kita yang paling nyata adalah syaithan yang kegiatan utamanya adalah
mengelincirkan dan menyesatkan kita dari jalan yang lurus. Allah Ta’ala
berfirman :
فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا ۚ إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ
السَّعِيرِ
perlakukanlah dia sebagai musuh karena sesungguhnya syaithan itu hanya mengajak
golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala nyala. (Q.S Fathir
6).
syaithan kepada kalian menjadi perhatian. Jangan kalian meremehkan serangan
serangan (musuh ini) yang bisa terjadi setiap waktu. Sebab syaithan bisa
melihat kalian dan kalian tidak bisa melihatnya. Dan dia selalu mengintai
kalian. (Kitab Taisir Tafsir Karimir Rahman).
memiliki lebih banyak waktu untuk memperdaya, mengganggu da menyesatkan manusia. Imam Hasan al Bashri
pernah ditanya : Apakah syaitan itu tidur. Beliau menjawab : Kalau syaithan itu
tidur maka ada saat dimana bani Adam bisa beristirahat (dari gangguannya,
pen.).
dan mengganggu manusia dengan berbagai
cara termasuk MENGIKATKAN TIGA TALI ditengkuk kepala seseorang dan
mengencangkannya saat manusia tidur. Perkara ini dijelaskan Rasulullah dalam
sabda beliau :
رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ
عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ ، فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ
انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ صَلَّى
انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ
خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ
ikatan di tengkuk kalian. Di setiap ikatan setan akan mengatakan : Malam masih
panjang, tidurlah !. Jika ia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu
ikatan. Kemudian jika ia berwudhu, lepas lagi satu ikatan berikutnya. Kemudian
jika ia mengerjakan shalat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan
bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, jiwanya jadi
kotor dan malas. (H.R Imam Bukhari).
cara dilakukan syaithan untuk mencelakakan manusia. Dan dalam hadits pula Rasulullah
Salallahu ‘alaihi Wasallam telah mengajarkan CARA MELEPASKAN IKATAN tersebut
yaitu :
yang diajarkan Rasulullah:
بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ
(membangunkan) kami setelah mematikan (menidurkan) kami dan kepada-Nyalah kami
dibangkitkan (H.R Imam Bukhari)
ketika bangun dari tidur lalu ke kamar mandi tapi tidak berwudhu. Hanya sekedar
buang air kecil dan bisa jadi tidur lagi.
syaithan yang ketiga.
demikian jiwa orang tersebut menjadi bersih dan ia bersemangat dan gembira di
pagi harinya. Semangat dan gembira dalam beribadah, semangat dalam berbuat
kebaikan dan yang lainnya.
syaithan yang diajarkan Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam. Insya Allah ada
manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.721)






































