mengajarkan banyak jalan bagi orang orang beriman untuk menghapus dosanya. Satu
diantaranya adalah ketika datang bulan Dzulhijjah ada kesempatan MENGHAPUS DOSA
DUA TAHUN yaitu tahun yang lalu dan
tahun yang akan datang dengan PUASA ARAFAH pada tanggal 9-nya.
wasallam bersabda :
والسنة التي بعده
Dzulhijjah) menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya. (H.R Imam
Muslim).
adalah satu bulan yang diutamakan bahkan diistimewakan karena padanya AMAL AMAL
SHALIH LEBIH DICINTAI ALLAH TA’ALA. Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam
bersabda :
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ
الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ» يَعْنِي
أَيَّامَ الْعَشْرِ، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ
اللَّهِ؟ قَالَ: «وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ
بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ
bersabda : Tiada hari-hari yang amal shalih di dalamnya LEBIH DICINTAI oleh
Allah daripada hari-hari ini (yaitu hari-hari awal sepuluh Dzulhijjah). Mereka (para sahabat) bertanya : Bagaimana dengan jihad dijalan
Allah ?. Beliau shalalallahu’alaihi wasallam bersabda : Juga jihad di jalan
Allah, kecuali seseorang yang keluar dengan diri dan hartanya kemudian ia tidak
kembali lagi dengan membawa sesuatu apapun (yaitu: ia mati syahid). H.R Abu
Daud.
dalam satu hadits qudsi :
تخطئون في الليل والنهار وأنا أغفر الذنوب جميعاً فاستغفروني أغفر لكم
dan siang, dan Aku mengampuni semua dosa, maka minta ampunlah kepada-Ku niscaya
Aku akan mengampuni kalian. (H.R Imam Muslim).
menjelaskan bahwa kita banyak berbuat dosa :
melakukan kesalahan dan sebaik-baik manusia yang banyak kesalahannya adalah yang banyak bertaubat. (H.R
at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Imam Ahmad dan juga yang selainnya).
bagi kita semua untuk mencari dan menempuh berbagai jalan agar dosa kita
diampuni. Diantaranya adalah dengan puasa Arafah tanggal 9 Dzulhijjah setiap
tahun. Apalagi amal 10 hari awal bulan Dzulhijjah
dihitung sebagai amal yang LEBIH
DICINTAI ALLAH TA’ALA dan tentu termasuk puasa hari Arafah ini yaitu sebagaimana keumuman makna hadits
riwayat Abu Daud tersebut diatas. Jadi sungguh beruntunglah orang orang beriman
yang mengamalkan puasa Arafah ini.





































