Ramadhan yang penuh berkah dan maghfirah serta keutamaan keutamaan lainnya yang
amat banyak. Oleh karena itu orang orang beriman selalu berharap dan berdoa
untuk dipertemukan dengan Ramadhan. Selain itu juga bermohon kepada Allah Ta’ala
agar diberi kekuatan untuk mengisi bulan Ramadhan dengan banyak melakukan ibadah
yang disyariatkan.
dipertemukan dengan Ramadhan dan diantara doanya adalah :
إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً
sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku
di bulan Ramadhan. (Lathaif al Ma’arif,
dan sangat masyhur dikalangan orang orang beriman di malam Ramadhan adalah
shalat lail atau shalat taraweh. Sedangkan di 10 malam terakhir adalah shalat
taraweh, i’tikaf dan mencari lailatul qadr.
Ramadhan tidaklah termasuk ibadah yang wajib tetapi sunnah muakkadah yaitu shalat
sunnah yang sangat ditekankan karena banyak kebaikan padanya. Oleh karena itu
berusahalah melakukannya secara penuh. Sungguh sangatlah merugi orang orang
yang melalaikannya. Diantara keutamaan dan kebaikan yang ada pada shalat
taraweh adalah :
dosa dan mengangkat derajat.
Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى
الله عليه وسلم « مَنْ تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ
مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِىَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ
اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالأُخْرَى تَرْفَعُ
دَرَجَةً » .
Barang siapa yang berwudhu di rumahnya, lalu berangkat ke salah satu rumah
Allah (masjid) untuk melaksanakan salah satu kewajiban yang Allah wajibkan
(shalat). Maka langkah-langkahnya yang satu menggugurkan dosa, dan yang satunya
lagi mengangkat derajat. (H.R Imam Muslim).
وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
bulan Ramadan iimaanan wahtisaaban (dengan keimanan dan mengharap pahala),
diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim)
Maksud iman di situ adalah keyakinan dengan kebenaran kewajiban puasa padanya.
Sedangkan ihtisab, meminta pahala dari Allah Ta’ala.
bersama imam seperti shalat semalam penuh.
‘alaihi wa sallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau
bersabda :
حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً
sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh. (H.R
Imam Ahmad, Abu Dawud dan yang lainnya, dishahihkan oleh Syaikh al Albani).
ini merupakan anjuran agar kaum muslimin
mengerjakan shalat taraweh secara berjama’ah
dan mengikuti imam hingga selesai. Dan mereka yang mengamalkannya akan
mendapatkan pahala shalat semalam penuh.
kebaikan dan pahala yang diperoleh orang orang beriman ketika bersemangat
melakukan shalat taraweh di bulan Ramadhan, diantaranya bernilai seperti shalat
semalam penuh. Sungguh hakikatnya tak ada yang mampu diantara kita secara fisik untuk melakukan
shalat semalam suntuk apalagi terus menerus.
orang beriman, ketika bertemu dengan Ramadhan, akan sangat sungguh sungguh
mengisinya dengan berbagai ibadah termasuk shalat taraweh di masjid bersama
imam. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.620).









