Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Trading

Belajar menganalisa laporan keuangan secara sederhana..

Top Bisnis by Top Bisnis
22.04.2015
Reading Time: 10 mins read
0
ADVERTISEMENT
Ini posting saya buat khusus untuk investor pemula yang mau belajar menganalisa saham dengan analisa fundamental.. Dulu pernah saya buat posting sejenis, tapi itu bbrp thn yang lalu.. Sekarang saya buat lagi, siapa tau bisa lebih mencerahkan untuk investor pemula.. 🙂


First of all, investasi di saham yang bagus, dalam jangka panjang memberikan hasil investasi yang lebih baik daripada investasi di properti atau emas. Karena investasi di saham yang bagus, selain memberikan deviden tiap tahun, ada juga peningkatan dari harga sahamnya. Dan ngga ada lho biaya menyimpan saham tiap tahun. Kita cuma kena fee beli, fee jual dan pajak bila terima deviden sebesar 10% (bagi yang punya NPWP).


Investasi properti tiap thn ada biaya yang harus dikeluarkan, seperti biaya PBB dan juga maintenance utk properti tsb.


Investasi emas ngga produktif. Emas 100 gram akan tetap jadi 100 gram walaupun disimpan dalam waktu 30 thn. Dan harga emas cuma bs naik tinggi apabila sedang ada krisis ekonomi. Jadi selama ekonomi tumbuh dengan baik, harga emas cenderung stagnan..




Kapan waktu terbaik untuk membeli saham?




1. Ketika ekonomi tumbuh —> di Indonesia, kita bisa melihat apakah ekonomi tumbuh atau ngga, berdasarkan data pertumbuhan ekonomi (GDP growth) yang dirilis oleh BPS setiap 3 bulan sekali. Selama ekonomi tumbuh, investasi saham sangat bagus. Berapa pertumbuhan ekonomi Indonesia, bisa dilihat di website BPS, www.bps.go.id. Data terakhir pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2014 adalah 5,02% dalam setahun terakhir. 




2. Inflasi rendah —> inflasi yang wajar di bawah 10%. Apabila inflasi sdh di atas 10%, kita harus berhati-hati krn emiten2 mungkin akan tidak begitu bagus kinerjanya… Sekarang inflasi kita 6,38% (data inflasi bs dilihat di www.bi.go.id), jadi dgn inflasi sekarang, investasi saham masih menarik.



3. Suku bunga rendah —> suku bunga rendah membuat ekonomi bergairah. Emiten2 bisa melakukan ekspansi bisnis dengan bunga yang rendah. Suku bunga yang dianggap aman utk berinvestasi saham di Indonesia adalah 10%. Di sini yg jadi patokan adalah suku bunga Bank Indonesia (BI rate). Jadi selama BI rate di bawah 10%, investasi saham masih menarik.. BI rate bisa diliat di www.bi.go.id.




Sekarang, saham seperti apa yang harus dibeli? 


Ada beberapa kriteria dalam memilih saham yang bagus bagi investor pemula.


1. Nilai penjualannya terus tumbuh, minimal dalam 3 tahun berturut-turut. Berapa tumbuhnya? semakin besar semakin baik. Tapi saya sendiri menganggap suatu emiten termasuk bagus prospeknya bila penjualannya bisa tumbuh di atas 20% tiap tahun, minimal di atas 10%/thn.


2. Laba bersih dan EPSnya terus tumbuh, minimal 10%/thn. Idealnya di atas 20%/thn.


3. Rasio laba bersih terhadap modal (ROE), minimal 15%


4. Rasio utang terhadap modal (DER), maksimal 1,5x.


Bagaimana melihat history pertumbuhan suatu emiten? 


Bisa dilihat dari summary laporan keuangan yang ada di online trading sekuritas, atau melihat ke Laporan Tahunan Emiten. Laporan tahunan emiten bisa didonlod di www.idx.go.id —> buka Perusahaan Tercatat —> klik Laporan Keuangan dan Tahunan —> centang bagian Laporan Tahunan dan tinggal isi emiten dan tahun laporan tahunan yang kita mau donlod.


Nah, sekarang kita sampai ke menganalisa laporan keuangan secara sederhana. 




Ada 3 bagian laporan keuangan yang akan kita bedah.




Untuk contoh, saya pakai Laporan keuangan Q1/2015 UNVR (laporan dalam juta Rupiah). Laporan keuangan bisa didonlod di www.idx.go.id —> buka Perusahaan Tercatat —> klik Laporan keuangan dan Tahunan —> centang bagian Laporan Keuangan dan isi emiten dengan UNVR dan periode dengan Triwulan 1. LK UNVR ini sangat sederhana, sehingga sangat bagus untuk investor pemula memulai belajar analisa laporan keuangan.






Bagian 1, NERACA




1. Jumlah Aset lancar = 6.725.675


2. Jumlah liabilitas jangka pendek = 7.705.404


3. Modal kerja (working capital) = jumlah aset lancar – jumlah liabilitas lancar
 = 6.725.675 – 7.705.404 =  -979.729 —> modal kerja UNVR negatif. Kondisi ini tidak bagus, karena pada saat utang jangka pendek jatuh tempo, bisa jadi perusahaan ngga punya cash untuk melunasinya. Tapi mungkin saja perusahaan memiliki piutang yang bisa ditagih untuk membayar utang jangka pendeknya. Dalam kondisi paling ekstrim, perusahaan akan menjual sebagian aset untuk melunasi utang jangka pendek yang jatuh tempo ini. Tapi sepanjang yang saya tau, UNVR ada beberapa kali mengalami hal ini, dan tidak ada masalah dgn kinerjanya. Jadi bagi UNVR, modal kerja yang negatif tidak menimbulkan efek yang membahayakan. Bagi perusahaan lain, apalagi perusahaan yang kita belum kenal namanya, kita harus lebih hati-hati bila menemukan kasus seperti ini..


4. Jumlah liabilitas = 8.434.341


5. Jumlah saham =  7.630.000.000 lembar


6. Jumlah ekuitas = 6.338.213 —> pertumbuhan ekuitas = [ (6.338.213 – 4.746.514) : 4.746.514 ] = 33,47%


7. Nilai buku saham (Book Value) = 6.338.213.000.000 : 7.630.000.000 = Rp 830,69

8. DER = jumlah utang : jumlah ekuitas = 8.434.341 : 6.338.213 = 1,33x 






Bagian 2, Laporan Laba Rugi 


1. Penjualan bersih = 9.413.452 —> pertumbuhan penjualan = [ (9.413.452 – 8.725.116) : 8.725.116 ] = 7,89%


2. Laba usaha = 2.093.540 —> pertumbuhan laba usaha = [ (2.093.540 – 1.865.413) : 1.865.413] = 12,22%


3. Margin laba usaha = laba usaha : penjualan bersih = 2.093.540 : 9.413.452 = 22,24%


4. Laba periode berjalan (laba bersih) = 1.591.699 —> 
pertumbuhan laba bersih = [ (1.591.699 – 1.360.981) : 1.360.981] = 16,95%


5. Margin laba bersih = laba bersih : penjualan bersih = 1.591.699 : 9.413.452 = 16,91%


6. Laba bersih per saham (EPS) = Rp 209 —> pertumbuhan EPS = [(209 – 178) : 178] = 17,42%


7. ROE = laba bersih disetahunkan (annualized) : jumlah ekuitas 
= (1.591.699 x 4 ) : 6.338.213 = 25,11% —> dalam menghitung ROE, karena ini adalah LK Q1, maka laba bersih harus dikalikan dengan 4 dulu. Kalo LK Q2, laba bersih harus dikali 2. Kalo LK Q3, laba bersih dikali dengan 4/3. 




Bagian 3, Laporan Arus Kas


1. Arus kas dari aktivitas operasi = 1.054.803 —> arus kas positif, tapi masih di bawah laba bersihnya. Bisnis yang sehat secara operasional, arus kas operasinya minimal mendekati laba bersihnya. Bisnis yang sangat sehat secara operasional, arus kas operasinya malah bisa di atas laba usahanya.


2. Pembelian aset tetap (banyak disebut sebagai CAPEX) = 265.885 —> pertumbuhan capex = [ (268.885 – 177.506) : 177.506 ] = 51,49%. UNVR berinvestasi lebih banyak pada mesin dan sejenisnya dibandingkan thn 2013, sehingga diharapkan labanya di tahun-tahun yang akan datang juga akan tumbuh lebih besar..


3. Kas dan setara kas pada akhir periode = 463.278 —> kalo di LK Q4, posisi kas ini penting, untuk kita bs melihat apakah perusahaan punya kas yang cukup untuk membayar deviden 🙂 jangan sampai labanya cuma di atas kertas aja, krn duitnya ngga di tangan.. hehehe..




Oke, saya pikir cara-cara di atas sudah cukup untuk kita bisa menganalisa laporan keuangan suatu perusahaan. Blog saya ini khusus investor pemula, jadi saya ngga akan nulis yang berat-berat di sini (padahal juga ngga mampu sih.. hehe).




Sekarang kita masuk ke langkah Menghitung Harga Wajar suatu saham (valuasi).


Saya pakai metode yang saya dapat dr Pak TOM DS di milis Obrolan Bandar, sekitar thn 2010. Metode ini cocok buat saya karena simpel, sehingga bisa dihitung dengan kalkulator di handphone. Dan saya senang krn dia memasukkan unsur Bi rate dan ROE di sini.


Kalo tentang keakuratan suatu metode valuasi, saya pikir semua sama aja. Yang simpel belum tentu ngga powerful. Semua metode valuasi bisa ada salahnya. Dan kalo  semua bisa saja ada salahnya, maka saya pikir lbh baik cari yang simpel aja.. 🙂


Saya langsung ke step-step valuasinya ya..


1. Bi rate= 7,5% —> Tentukan Yield SUN = 1% + 7,5% = 8,5%


2. PER SUN = 1 : 8,5% = 11,7647


3. ROE saham – Yield SUN = 25,11% – 8,5% = 16,61%


4. 16,61% x 11,7647 = 1,9541


5. PER wajar saham = 1,9541 + 11,7647 = 13,7188


6. Harga wajar saham = EPS annualized x PER wajar saham = ( 209 x 4) x 13,7188 = Rp 11.468 —> jadi harga wajar UNVR adalah Rp 11.468 , berdasarkan metode valuasi ini.


7. Margin of safety (MOS) = 1 – (harga sekarang : harga wajar) 
 = 1 – ( 40.350 : 11.468) = minus 251,8%. 
Terlihat bahwa dengan metode ini, UNVR sekarang sangat overvalued. Dan berdasarkan pengalaman saya dengan saham-saham yang memiliki PER tinggi di atas 30x, biasanya memang metode ini ngga begitu “kena”. Tapi buat saya ini bagus, krn saya memang ngga begitu seneng beli saham yang PER-nya di atas 20x.. 🙂


MOS ini menyatakan brp diskon harga saham saat ini dibandingkan dengan harga wajarnya. MOS semakin besar, artinya saham ini semakin murah, krn diskonnya semakin banyak. 
Tapi hati-hati menerapkan MOS pada saham yang labanya sedang turun.
Karena kalo saham sedang turun, MOS yang sekarang kelihatan besar akan menjadi mengecil atau malah negatif bila kinerja perusahaan semakin memburuk.

RELATED POSTS

6 Hal Menarik Tentang Saham BMTR

Memahami Laju Pertumbuhan Majemuk (CAGR)

HRUM, saham coal yang murah..


Sekarang coba kita lihat, di harga Rp 40.350 :
 Price to Earning (PER) UNVR = 40.350 : ( 4 x 209) = 48,26x
 Price to Book Value (PBV) UNVR = 40.350 : 830,69 = 48,57x
 Yield saham UNVR = ROE : PBV = 25,11 : 48,57 = 0,52% 


Untuk yield saham, terlihat UNVR hanya memberikan yield sebesar 0,52% di harga Rp 40.350. Saya sendiri menyukai saham dengan yield yang besar, minimal ya di atas bunga deposito. Karena investasi saham ini lbh beresiko daripada deposito, jadi wajar kalo saya juga mengharapkan yield yang lebih besar daripada bunga deposito. 


Ok, mdh2an tulisan ini bisa membantu investor pemula untuk belajar menganalisa laporan keuangan suatu perusahaan. Selamat belajar, semoga bisa menjadi investor saham yang hebat di masa depan. 🙂


Belajar pelan-pelan aja, krn analisa saham ini seperti belajar nyetir mobil. Lama lama akan mahir sendiri bila jam terbang semakin bertambah.. 🙂 Yang penting terus belajar dan ngga mudah putus asa.. 🙂




Regards,
V3


ini ada beberapa posting saya di masa lalu, yang saya pikir lumayan bagus utk dibaca dan dipelajari. Kalo ada perbedaan di cara-cara analisa, wajar aja, karena saya juga terus belajar yahh, jadi pasti akan ada perubahan-perubahan dalam analisa yang saya lakukan 
— silakan liat ke http://analisa-hargawajar-saham.blogspot.com/2013/05/pamit.html



ADVERTISEMENT
Tags: Belajar InvestasiBelajar TradingDagangInvestasiPanduanTrading
ShareTweetPin
Top Bisnis

Top Bisnis

Related Posts

8 Rahasia Paling Menjijikkan dari Hotel yang Disembunyikan dari Tamu
Trading

6 Hal Menarik Tentang Saham BMTR

20.08.2020
Inilah 5 Tempat dan Cara Ngabuburit yang Menambah Pahala
Trading

Memahami Laju Pertumbuhan Majemuk (CAGR)

15.08.2020
Trading

HRUM, saham coal yang murah..

13.08.2020
Trading

RANC, saham bagus untuk investasi long term..

12.08.2020
Sekali-kali Lewatlah Jalan Tol, Meski Rombongan ataupun Naik Bus Umum
Trading

Economic Moat pada Investasi Saham

31.07.2020
2 Bentuk Kecurangan Pedagang Makanan pada Pelancong
Trading

Memahami PBV (Price To Book Value)

25.07.2020
Next Post

Selamatan di Bogor dengan wayang golek, kepala kerbau, dan makan bareng di tahun 1930

Menghadapi Kompetisi Bisnis - Kenali Pesaing Anda (Tamat)

Iklan

Recommended Stories

SANGAT DIANJURKAN MEMOHON AMPUN DI SEPERTIGA MALAM TERAKHIR

04.09.2022
Syaikh Zainuddin Sarawak

Seribu Cup Gratis Dibagikan di Semarak Kopi Bengkulu CFD Jakarta

26.11.2017

Tips Masak Buat Mencegah Diabetes Part 1

02.12.2013

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?