yang memiliki banyak sekali kebaikan dan jasanya kepada murid muridnya. Apalagi
guru guru yang mengajarkan ilmu syariat dan juga ilmu ilmu lainnya yang bermanfaat
bagi kaum muslimin umumnya.
berusia lanjutpun orang orang masih rajin hadir di majlis ilmu. Duduk dan
belajar dihadapan guru. Selain itu, kita juga belajar dari guru guru kita
melalui kitab kitab yang mereka tulis,
rekaman audio atau video serta tulisan tulisannya di media sosial.
itulah kita semua bisa memahami AQIDAH YANG LURUS, IBADAH YANG BENAR, AKHLAK
YANG MULIA SERTA BERMUAMALAH SECARA PATUT. Bahkan hakikatnya guru telah
mengajarkan kepada kita sesuatu yang SANGAT PENTING yaitu cara cara untuk
selamat di dunia dan selamat di akhirat kelak.
menjaga adab kepada guru gurunya. Ini merupakan suatu kewajiban jika si murid tak mau
disebut sebagai manusia yang tak tahu
berterima kasih.
salah satu cara agar dimudahkan mendapat ilmu. Itulah sebabnya ulama ulama
terdahulu selalu mengingatkan agar orang orang belajar adab terlebih dahulu
sebelum belajar ilmu.
Ibnu Husain : DENGAN MENJAGA ADAB MAKA ENGKAU AKAN MUDAH MEMAHAMI ILMU.
memperhatikan adab maka akan mudah meraih ilmu. Sedikit perhatian pada adab
maka ilmu akan disia siakan.
adalah :
derajatnya disisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman :
مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ
orang orang beriman diantara kamu dan orang orang yang diberi ilmu beberapa
derajat. (Q.S al Mujadilah 11).
ليس منا من لم يجل كبيرنا و يرحم صغيرنا و يعرف لعالمنا حقه
yang tidak menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda serta yang
tidak mengerti hak ulama (H.R Imam Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh al Albani).
mengajari kalian. (Atsar, diriwayatkan oleh al Baihaqi)
bagi murid murid adalah senantiasa menghormati gurunya karena telah banyak memberikan
manfaat baginya.
yang santun.
biasa yang pada suatu waktu bisa melakukan kesalahan. Cuma, sebagai orang yang
berilmu kemungkinannya berbuat salah tentu jauh lebih sedikit dibanding
kesalahan kita.
karena lupa dan yang lainnya hendaklah disampaikan nasehat kepadanya. Sungguh
agama ini adalah nasehat.
عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ قَالَ الدِّيْنُ
النَّصِيْحَةُ قُلْنَا : لِمَنْ ؟ قَالَ للهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُوْلِهِ
وَلِأَئِمَّةِ المُسْلِمِيْنَ وَعَامَّتِهِمْ
Daari, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Agama
adalah nasihat.” Kami bertanya, “Untuk siapa?” Beliau menjawab, “Bagi
Allah, bagi kitab-Nya, bagi rasul-Nya, bagi pemimpin-pemimpin kaum muslimin,
serta bagi umat Islam umumnya. (H.R Imam Muslim).
dengan posisinya sebagai orang terhormat. Jadi gunakan kalimat yang santun dan
sebisanya, jika lebih bermanfaat, mengingatkan kesalahannya tidak di depan
orang banyak.
orang orang yang telah memberikan ilmu yang nilainya tidak bisa dibanding
dengan materi. Oleh karena itu berterima kasihlah kepada guru guru.
shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
النَّاسَ
Allah bagi siapa yang tidak (tahu)
berterima kasih pada manusia. (H.R Abu Daud dan at Tirmidzi, dishahihkan
oleh Syaikh al Albani).
adalah dengan mendoakan banyak kebaikan baginya. Perhatikanlah bagaimana orang
orang terdahulu mendoakan guru gurunya. Diantaranya, Abu Bakar al Khalad
berkata : Aku selalu berdoa kepada Allah di akhir shalatku untuk Imam as
Syafi’i. (Siyar an Nubala’).
sesama muslim bahkan telah banyak memberi manfaat kepada kita. Rasulullah
sangat menganjurkan untuk mendoakan saudara sesama muslim. Mendoakan saudara
apalagi guru guru maka manfaatnya juga
akan didapat oleh yang mendoakan. Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam
bersabda :
لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ
كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ
وَلَكَ بِمِثْلٍ
lainnya) yang tidak berada di hadapannya akan dikabulkan oleh Allah. Di atas
kepala orang muslim yang berdoa tersebut terdapat seorang malaikat yang
ditugasi menjaganya. Setiap kali orang muslim itu mendoakan kebaikan bagi
saudaranya, niscaya malaikat yang menjaganya berkata : Aamiin (semoga Allah
mengabulkan) dan bagimu hal yang serupa. (H.R Imam Muslim).
لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلاَّ قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ
saudaranya tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata kepadanya : Dan
bagimu seperti apa yang kamu mohon. (H.R Imam Muslim)
diantara adab seorang murid terhadap guru gurunya yang kiranya bisa membalas sebagian
dari kebaikannya. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam.
(1.393)






































