TERUTAMA KETIKA ORANG TUA MULAI MEMASUKI USIA LANJUT, adalah berbuat baik
dengan sungguh sungguh kepada keduanya. Allah berfirman :
بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي
عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ
berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam
keadaan lemah yang bertambah tambah dan menyapihnya dalam dua tahun.
Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku
kembalimu. (Q.S Luqman 14).
satu atau kedua orang tua sering membuat jengkel ?. Pada hal saya sudah berusaha berbuat baik
kepada keduanya. Iya, keadaan ini sering terjadi ketika orang tua mulai berusia
lanjut.
diketahui diantaranya adalah :
IMAN SEORANG ANAK melalui orang tuanya. Ingatlah firman Allah :
يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
: Kami telah beriman, dan mereka tidak diuji ?. (Q.S al Ankabut 2)
orang tua.
janganlah berkata tidak baik kepada kedua orang tuanya. Jangankan berkata kasar,
BERKATA AH saja kepada orang tua sudah sagat tercela disisi Allah Ta’ala. Allah
berfirman :
إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ
الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا
تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
menyembah selain Dia dan HENDAKLAH BERBUAT BAIK KEPADA IBU BAPAK. Jika salah
seorang diantara keduanya atau kedua duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu
maka sekali kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “AH” dan
janganlah engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang
baik. (Q.S al Isra’ 23).
janganlah kamu memperdengarkan kepada keduanya perkataan yang buruk, walaupun
perkataan hanya perkataan “ah” yang merupakan perkataan buruk yang paling
rendah. Dan janganlah kamu membentak mereka, yaitu janganlah ada pada
dirimu kepada mereka melakukan perbuatan yang tidak baik.
mulia apalagi kepada kedua orang tua. Kesabaran haruslah TERUS MENERUS TANPA
ADA BATAS. Kesabaran tidak boleh ada batasnya karena pahala sabar juga tidak
terbatas.
أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
hanya orang-orang yang bersabarlah yang
disempurnakan pahala mereka tanpa batas (Q.S az
Zumar 10)
: Adapun kesabaran, pahalanya berlipat ganda tidak terbatas.
Hal ini menunjukkan bahwa ganjarannya sangat besar sekali hingga tak mungkin
bagi seorang insan untuk membayangkan pahalanya karena tidak bisa dihitung
dengan bilangan.
Allah tanpa bisa dibatasi. Tidak pula dapat disamakan dengan mengatakan satu
kebaikan dilipat gandakan sepuluh kali sampai tujuh ratus kali lipat. Kesabaran itu pahalanya tanpa batas. (Syarah Riyadush
Shalihin).
kebaikan orang tua.
untuk membalas kebaikan orang tuanya. Namun demikian, Rasulullah menjelaskan bahwa
ada satu cara yang bisa dilakukan seorang anak untuk dapat membalas semua kebaikan
orang tuanya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
يَجْزِى وَلَدٌ وَالِدَهُ إِلاَّ أَنْ يَجِدَهُ مَمْلُوْكًا فَيَشْتَرِيَهُ
فَيُعْتِقَهُ
belum dianggap membalas kebaikan orang tuanya, kecuali jika dia mendapatkan orang tuanya
sebagai budak lalu dia membelinya dan memerdekakannya. (H.R Imam Bukhari,
dalam Adabul Mufrad dan Imam Muslim).
sekarang dimana seorang anak bisa membeli dan memerdekakan orang tuanya yang didapatinya
sebagai budak ?. Wallahu A’lam.
Bagaimanapun secara zhahir ini sangat kecil kemungkinan bisa terjadi,
kecuali kalau Allah Ta’ala berkehendak.
dalam sabdanya bahwa ridha orang tua diperlukan untuk mendapatkan ridha Allah.
ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ
tua dan murka Allah tergantung kemurkaan orang tua. (H.R Imam Bukhari dalam
Adabul Mufrad, at Tirmidzi dan juga ahli hadits selainnya, dihasankan oleh
Syaikh al Albani dalam ash Shahihah).
membuat orang tua marah.
sewaktu kecil sampai remaja berapa ribu kali anak anak telah membuat orang tua
jengkel atau tak suka dengan perkatan dan perbuatan anaknya. Tetapi orang tua tetap menjaga,
merawat dan membiayai kehidupan anaknya.
menerima perlakuannya yang terkadang mendatangkan kemarahan atau menjengkelkannya.
Wahai anak anak kuatkanlah dirimu menerima keadaan orang tuamu apa adanya. Insya
Allah pintu surga terbuka untukmu.
pahami ketika menghadapi orang tua yang suka mendatangkan kemarahan anak
anaknya baik perkataan maupun perbuatan. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita
semua. Wallahu A’lam. (1.364).







































