mendambakan keluarga SAKINAH, MAWADDAH
WA RAHMAH. Bahkan doa yang paling populer
untuk penganten baru di negeri kita ini adalah SEMOGA PASANGAN INI MENJADI
KELUARGA YANG SAKINAH, MAWADDAH WA RAHMAH. Terkadang ada pula yang menyingkat
saja dengan semoga menjadi KELUARGA SAMARA.
mawaddah wa rahmah ?. Secara bahasa maknanya adalah :
tenteram dan nyaman dengan pasangannya.
Mawaddah bermakna, selalu saling memiliki perasaan bersama dan bersatu dengan
pasangannya.
pernikahan.
mendapatkan sesuatu kebaikan tentu tidaklah cukup dengan berdoa saja. Harus
diikuti dengan usaha dan selanjutnya adalah berserah diri kepada Allah.
penganten lama harus berusaha untuk mendapatkan KEADAAN KELUARGA YANG
SAKINAH, MAWADDAH WA RAHMAH yang mereka inginkan ini. Ada beberapa cara dan
upaya yang bisa dilakukan oleh setiap pasangan dalam hal ini, diantaranya
adalah :
kelebihan pasangannya.
nikmat Allah Ta’ala bagi keluarga dan harus disyukuri. Dan Allah telah berjanji
akan menambah nikmatnya bagi hamba hamba-Nya yang bersyukur, yaitu sebagaimana
firman-Nya :
لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
memaklumkan : Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah
(nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya
adzab-Ku sangat pedih”. (Q.S Ibrahim
7)
: Selalu bersabar dengan kekurangan pasangannya.
kekurangan itu adalah semacam ujian sehingga diperlukan kesabaran. Sungguh
amatlah tinggi kedudukan orang yang bersabar karena dia dijanjikan Allah Ta’ala
untuk mendapat pahala yang tidak
terbatas.
diketahui ganjarannya kecuali kesabaran yang ganjarannya seperti air mengalir.
Kemudian beliau membacakan firman Allah Ta’ala :
يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
yang bersabarlah yang disempurnakan
pahala mereka tanpa batas (Q.S az Zumar
10)
: Adapun kesabaran, pahalanya berlipat ganda tidak terbatas.
Hal ini menunjukkan bahwa ganjarannya sangat besar sekali hingga tak mungkin
bagi seorang insan untuk membayangkan pahalanya karena tidak bisa dihitung
dengan bilangan. Bahkan juga, pahala sabar
termasuk pahala yang maklum diisi Allah tanpa bisa dibatasi. Tidak pula dapat
disamakan dengan mengatakan satu kebaikan dilipat gandakan sepuluh kali sampai
tujuh ratus kali lipat. Kesabaran itu pahalanya
tanpa batas. (Syarah Riyadush Shalihin).
pasangan dengan lapang hati.
bijak berkata : Tak ada manusia yang sempurna kebaikannya dan sebaliknya tak
ada pula manusia yang sempurna kekurangannya.
kekurangan dari pasangannya. Ada
kekurangan yang serius dan ada pula yang tidak terlalu berat. Tapi bagaimanapun
kekurangan kekurangan itu bisa diperbaiki menjadi lebih baik. Bahkan bisa jadi
kekurangan itu merupakan ladang pahala
jika disikapi dengan sabar dan
sama sama ingin memperbaiki.
melihat kekurangan pasangannya bahkan tak mau pula melihat kekurangan dirinya,
egois, Biasanya ini menjadi landasan pertama terjadinya kericuhan rumah tangga.
وَعَاشِرُوهُنَّ
بِٱلۡمَعۡرُوفِۚ فَإِن كَرِهۡتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰٓ أَن تَكۡرَهُواْ شَيۡٔٗا
وَيَجۡعَلَ ٱللَّهُ فِيهِ خَيۡرٗا كَثِيرٗا
bergaullah kalian dengan mereka (para istri) secara patut. Kemudian bila kalian
tidak menyukai mereka (maka bersabarlah) karena mungkin kalian tidak menyukai
sesuatu, padahal Allah menjadikan pada dirinya kebaikan yang banyak. (Q.S an
Nisa’ 19)
Ibnu Katsir rahimahullah berkata tentang ayat ini : Yakni mudah-mudahan kesabaran kalian
dengan tetap menahan mereka (para istri dalam ikatan pernikahan), sementara
kalian tidak menyukai mereka, akan menjadi kebaikan yang banyak bagi kalian di
dunia dan di akhirat sebagaimana perkataan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma tentang ayat ini, “Si suami mengasihani (menaruh iba) istri (yang
tidak disukainya) hingga Allah subhanahu wa
ta’ala berikan rezeki padanya berupa
anak dari istri tersebut dan pada anak itu ada kebaikan yang banyak. (Tafsir Ibnu Katsir).
mengajarkan bagaimana sikap seseorang dalam menghadapi kekurangan pasangannya.
Beliau bersabda :
يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ
mukminah. Jika ia tidak suka satu tabiat/perangainya maka (bisa jadi) ia ridha
(senang) dengan tabiat/perangainya yang lain. (H.R Imam Muslim)
berkata : Hendaknya seorang laki laki jangan membenci wanita, Jika dia
mendapati pada wanita ada perangai yang tidak disukai maka pasti dia akan
mendapati perangai lain yang dia sukai, seperti misalnya parasnya kurang cantik
tetapi dia taat dalam beragama. Atau
bagus akhlaknya, penyayang, selalu menjaga diri dan sebagainya. (Syarh
Shahih Muslim).
mengingatkan dan menasehati dengan lemah lembut.
untuk mendapatkan keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah adalah saling berlemah
lembut. Hindari perkataan kasar dan kalimat yang buruk. Berlemah lembutlah.
Sungguh sikap lemah lembut itu semuanya kebaikan.
: “Innallaha
yuhibbu rifqa fii amri kullih” Sesungguhnya
Allah mencintai lemah lembut di segala perkara (H.R Imam Bukhari dan Imam
Muslim).
meriwayatkan, dari Jabir bin Abdullah
bahwa Nabi Salallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
يُحْرَمِ الْخَيْرَ
sifat lembut, maka tidak akan mendapatkan kebaikan.
bahwa dalam memberi nasehat kita bermaksud menarik hati manusia untuk melakukan
kebaikan. Dan tidaklah kita bisa menarik hati manusia dengan cara yang kasar
BAHKAN DENGAN HARTA SEKALIPUN kecuali
dengan lemah lembut.
yang suka berbicara KASAR atau BERLAKU KASAR biasanya dia sering
menyesalinya. Merasa terlanjur dan menyesal.
wajib bagi kalian untuk berlemah lembut dan berhati hati. Jangan cepat marah
dan berlaku kasar. Kalian tidak akan menyesal selama lamanya bila berlemah
lembut.
diantara pasangan suami istri. Diantara doa yang disebutkan dalam al Qur an
adalah :
لَنَا مِنْ أَزْوَجِنَا وَ ذُرِّيَّتِنَا قُرَّةَ أَعْينٍ وَ اجْعَلْنَا
لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً
Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai
penyejuk hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang
bertakwa. (Q.S al Furqan 74).
membaca doa ini dan doa doa lainnya untuk saling memohon kebaikan dari Allah
Ta’ala.
sebagian dari upaya yang bisa dilakukan untuk menggapai keluarga sakinah,
mawaddah wa rahmah yang diidamkan oleh setiap keluarga muslim. Insya Allah cara
dan upaya ini bermanfaat bagi penganten
baru dan penganten lama. Wallahu A’lam. (1.326)





































