BANYAK
untuk dilakukan sebagian orang pada waktunya. Mungkin karena waktu
pelaksanaannya adalah ketika manusia masih ingin meneruskan tidurnya.
shalat yang sangat berat untuk mereka
lakukan, yaitu shalat shubuh dan shalat isya.
‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
يَعْلَمُونَ مَا في العَتَمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوَاً
keutamaan yang ada pada shala Isya’ dan shalat Shubuh, tentu mereka akan
mendatanginya sambil merangkak. (H.R Imam Bukhari no. 615 dan Imam Muslim no. 437)
‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
صَلاَةٌ أثْقَلَ عَلَى المُنَافِقِينَ مِنْ صَلاَةِ الفَجْرِ وَالعِشَاءِ ، وَلَوْ
يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْواً
bagi orang munafik selain dari shalat Shubuh dan shalat ‘Isya’. Seandainya
mereka tahu keutamaan yang ada pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan
mendatanginya walau sambil merangkak. (H.R Imam Bukhari no. 657).
shubuh akan mendapati banyak sekali keutamaannya sebagaimana yang dijelaskan
oleh Rasulullah, diantaranya adalah :
surga
sallambersabda :
الْجَنَّة
(yaitu shalat shubuh dan shalat ‘ashar) maka dia akan masuk surga.” (H.R
Imam Bukhari no. 574 dan Imam Muslim no. 635)
Yaitu sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda :
قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا
melaksanakan shalat sebelum terbitnya matahari (yaitu shalat shubuh) dan shalat
sebelum tenggelamnya matahari (yaitu shalat ‘ashar). (H.R Imam Muslim no. 634)
Allah
:
فِي ذِمَّةِ اللَّهِ فَلَا يَطْلُبَنَّكُمْ اللَّهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ
فَإِنَّهُ مَنْ يَطْلُبْهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ يُدْرِكْهُ ثُمَّ يَكُبَّهُ
عَلَى وَجْهِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ
dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu
kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan
sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan
menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.”(H.R Imam Muslim no.
163)
Keempat : Dihitung seperti shalat
semalam penuh
mampu mendirikan shalat semalam penuh apalagi dilakukan tiap hari. Tapi dengan
kasih sayang-Nya Allah Ta’ala memberikan pahala shalat semalam penuh bagi
hambaNya yang melaksanakan shalat shubuh.
bersabda :
فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ
فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ
seolah-olah dia telah shalat selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat
shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya. (H.R Imam
Muslim no. 656)
shubuh yaitu disaksikan oleh siang dan malaikat malam.
sallammenjelaskan hal ini dalam sabda beliau :
وَمَلَائِكَةُ النَّهَارِ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ
berkumpul pada shalat fajar (subuh).” (H.R Imam Bukhari no. 137 dan Imam Muslim no.632)
dalam surat al Isra’ 78 sebagaimana telah disebutkan diatas. Allah berfirman
:
إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ
مَشْهُودًا
tergelincir sampai gelapnya malam dan
(laksanakan pula shalat) shubuh. Sungguh shalat shubuh itu disaksikan (malaikat).
keutamaan itu bisa menjadi pendorong
bagi orang orang beriman untuk menjaga shalat ini baik waktunya, cara
pelaksanaannya serta tempatnya yaitu di masjid bagi kaum laki laki.
Wallahu A’lam. (1.286)






































