ADVERTISEMENT
INDF ini sdh bbrp periode, masuk radar watchlist saya, tapi ternyata baru menarik minat saya untuk beli ketika Q1/2014-nya keluar. Selama bbrp triwulan ini, kinerja INDF selalu turun karena terseret SIMP dan LSIP yang kinerjanya jg turun terus. Tapi di Q1/2014, INDF terlihat mulai ada perbaikan..
Q1/2014 INDF (juta Rp)
Q1/2014 INDF (juta Rp)
1. Current Ratio = aset lancar : liabilitas jangka pendek = 1,62x
2. ekuitas = 39.246.192 ; growth = 2,28%
3. DER = 1,07x
4. aset = 81.356.290
5. jumlah saham = 8.780.426.500 lembar saham
6. Book Value (BV) = ekuitas : jumlah saham
= 39.246.192.000.000 : 8.780.426.500
= Rp 4469,74
7. Sales = 16.365.578 ; growth = 26,93%
8. Laba usaha = 1.961.734 ; growth = 46,57%
9. EPS = Rp 156 ; growth = 90,24%
10. ROE = (4 x laba berjalan) : ekuitas = 17,84%
11. arus kas operasi > laba periode berjalan
12. kas = 14.418.537
13. @ 7050, PER = 11,3x
PBV = 1,58x
Yield = 11,29%
14. Harga wajar = Rp 8026 —> MOS = 12,16%
Secara TA, MACD weekly INDF ada di atas 0 (bullish) dan sudah Dead Cross, dan berada di sekitar MA 60 weekly. MA 100 weekly ada di skitar 6520.
Saya tertarik dengan INDF, karena ada emiten CPO di sini (LSIP dan SIMP) dan juga ICBP. Dan menurut saya, beli INDF di harga sekarang lebih bernilai karena yield-nya lebih besar daripada beli LSIP, SIMP atau ICBP. Disclaimer.. 🙂
Rugi tanggung sendiri, ngga punya barang tanggung sendiri.. 🙂
Gudlak.. 🙂
Rgds,
V3
Untuk hitungan cara valuasinya, bisa dilihat di sini :
http://analisa-hargawajar-saham.blogspot.com/2014/05/analisa-lk-q12014-adro.html
2. ekuitas = 39.246.192 ; growth = 2,28%
3. DER = 1,07x
4. aset = 81.356.290
5. jumlah saham = 8.780.426.500 lembar saham
6. Book Value (BV) = ekuitas : jumlah saham
= 39.246.192.000.000 : 8.780.426.500
= Rp 4469,74
7. Sales = 16.365.578 ; growth = 26,93%
8. Laba usaha = 1.961.734 ; growth = 46,57%
9. EPS = Rp 156 ; growth = 90,24%
10. ROE = (4 x laba berjalan) : ekuitas = 17,84%
11. arus kas operasi > laba periode berjalan
12. kas = 14.418.537
13. @ 7050, PER = 11,3x
PBV = 1,58x
Yield = 11,29%
14. Harga wajar = Rp 8026 —> MOS = 12,16%
Secara TA, MACD weekly INDF ada di atas 0 (bullish) dan sudah Dead Cross, dan berada di sekitar MA 60 weekly. MA 100 weekly ada di skitar 6520.
Saya tertarik dengan INDF, karena ada emiten CPO di sini (LSIP dan SIMP) dan juga ICBP. Dan menurut saya, beli INDF di harga sekarang lebih bernilai karena yield-nya lebih besar daripada beli LSIP, SIMP atau ICBP. Disclaimer.. 🙂
Rugi tanggung sendiri, ngga punya barang tanggung sendiri.. 🙂
Gudlak.. 🙂
Rgds,
V3
Untuk hitungan cara valuasinya, bisa dilihat di sini :
http://analisa-hargawajar-saham.blogspot.com/2014/05/analisa-lk-q12014-adro.html






