Azwir B. Chaniago
dengan seyakin yakinnya tentang adanya surga dengan neraka yang dijanjikan
Allah Ta’ala. Lalu ada pula yang bertanya apakah surga dan neraka itu telah ada
saat ini. Apakah surga dan neraka itu baru akan diciptakan Allah Ta’ala setelah
hari Kiamat atau setelah Yaumil Hisab ?.
shahih telah menyebutkan bahwa surga dan neraka memang saat ini telah ada.
Telah diciptakan Allah Ta’ala.
Utsaimin menjelaskan bahwa surga dan neraka sudah ada sebagaimana dijelaskan dalam al Kitab dan as
Sunnah. Adapun (dalil dari) al Kitab, Allah berfirman tentang neraka : “Wattaqun naaral latii u’iddat lil kaafiriin”.
Dan peliharalah dirimu dari api neraka yan disediakan untuk orang orang kafir.
(Q.S Ali Imran 131). Al I’dad (disiapkan) berarti telah disediakan.
Ta’ala berfirman : “U’iddat
lilmuttaqiin”. Disediakan untuk orang orang yang bertakwa. (Q.S Ali Imran
133). Al ‘iddat (disiapkan) bermakna telah disiapkan juga.
kitab lainnya dalam kisah gerhana matahati bahwa Nabi Salallahu ‘alaihi
Wasallam berdiri untuk shalat. Maka ditampakkan kepada beliau surga dan neraka.
Beliau melihateliau surga hingga ingin
mengambil satu tanda darinya kemudian terlintas dmikialam pikiran beliau untuk
tidak mengambilnya.
melihat ‘Amr bin Luhay al Khuza’I menyeret ususnya di dalam neraka karena dia
adalah orang yang pertama kali memasukkan kesyirikan ke tanah Arab sehingga dia
menanggung siksaan orang yang datang
setelahnya.
perempuan disiksa di dalam neraka
disebabkan dia menahan seekor kucing
sampai mati. Dia tidak memberinya makan dan tidak melepaskannya hingga
makan serangga di bumi.
surga dan neraka sudah ada sekarang. (Kitab Majmuu’ Fataawaa asy Syaikh).
tentang telah adanya surga dan neraka saat ini. Dan setiap hamba sangatlah dianjurkan berdoa agar di jauhkan dari siksa neraka dan dimasukkan ke surga-Nya. : “Rabbanaa aatinaa fid dun-yaa hasanatan wa
fil aakhirati hasanatan wa qinaa ‘adzaaban naar” . Ya Rabb kami, berilah
kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari adzab
neraka. (Q.S al Baqarah 201).
kita semua. Wallahu A’lam. (917).








































