Azwir B. Chaniago
qur-aana hudan linnaasi wa baiynaatin
minal hudaa wal furqaan”. Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang
didalamnya diturunkan al Qur an. Sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan
penjelasan mengenai petunjuk itu dan
pembeda (antara yang benar dengan yang bathil). Q.S al Baqarah 185.
Qur an maka seorang muslim mempunyai kewajiban untuk terus menerus beriteraksi
dengan al Qur an. Diantaranya adalah :
kesempatan untuk mendapat pahala berlipat ganda dari al Qur an adalah dengan
membacanya. Dalam satu hadits yang yang diriwayatkan oleh at Tirmidzi, al Hakim
dan dishahihkan oleh Syaikh al Albani,
Rasulullah bersabda : “Man qara-a harfan min
kitaabillah falahu bihi hasanatun. Wal hasanatun bi’asyri amtsalihaa. Laa
aquulu “aliflammim” harfun. Walakin alifun harfun, wa laamun harfun wa miimmun
harfun” .Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka
baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Aku
tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu
huruf dan Mim satu huruf. (H.R Imam at Tirmidzi).
setiap ayat, setiap surat dan setiap juz dari al Qur an. Diantara surat yang
pendek dalam al Qur an adalah surat al Kautsar yang terdiri dari 42 huruf.
Untuk membacanya membutuhkan waktu hanya kira kira 13 detik dan mendatangkan
420 pahala. Kemudiaan surat al Ikhlas. Surat ini terdiri dari 47 huruf dan
untuk membacanya butuh waktu kira kira 15 detik. Ini akan mendatangkan 470
pahala bagi yang membacanya.
mendatangkan kebaikan yang lebih banyak lagi bagi pembacanya. Tinggal
menghitung jumlah huruf dan mengalikannya dengan sepuluh. Diantaranya adalah
surat an Naba’ terdiri dari 690 huruf dan surat al Insan terdiri dari 1054
huruf. Bukankah ini seharusnya menjadi pendorong yang kuat bagi kita untuk
senantiasa membaca al Qur an karena ada kebaikan yang banyak disitu.
bagi orang orang yang mau membaca al Qur an. Bahkan yang masih terbata batapun
ketika membaca al Qur an dijanjikan
dengan dua pahala, bukan satu, yaitu pahala karena mau membacanya dan pahala
karena berat dan susahnya dalam membaca. Sedangkan yang mahir akan bersama
malaikat yang mulia.
yang membaca al Qur an dengan mahir, akan bersama Malaikat yang mulia lagi taat
dan yang membaca al Qur an dengan terbata bata dan merasa berat, maka ia
mendapat dua pahala” (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).
muslimin, betapa para pembaca dan pengamal al Qur-an akan mendapatkan anugerah
yang besar dan pahala yang agung. Tidak lalai darinya kecuali orang orang yang
(hatinya) lalai. Demi Allah itulah kesenangan yang hakiki. Kesenangan dan
kebahagian yang tidak semu. Tidak tertipu dengan dunia yang rusak. Bangga
dengan kendaraan, makanan, minuman, tempat tinggal dan jabatan.
kitab Rabb-mu. Jadikan al Qur-an sebagai pedoman hidupmu dalam segala urusan.
Dengan itu kamu akan mengembalikan kebesaranmu, kemuliaanmu dan kesucianmu.
(Dinukil dari salah satu Khutbah, Syaikh Sudais di Masjidil Haram)
kekuatan dan kemampuan untuk selalu belajar al Qur an, memahami maknanya,
mengamalkan dan mengajarkannya.
kita semua. Wallahu A’lam. (891)







































