Chaniago
karena telah memberi saya nikmat yang paling besar dari segala nikmat yaitu
beragama Islam. Sungguh Islam adalah agama disisi Allah, sempurna
dan agama yang Allah ridha dengannya.
diina ‘indallahil islam” Sesungguhnya agama disisi Allah adalah Islam. (Q.S
Ali Imran 19).
‘alaikum ni’mati wa radhitu lakumul islaami diina” Pada hari ini telah Aku
sempurnakan bagi kamu agamamu dan telah Aku cukupkan nikmatKu kepadamu dan Aku ridha Islam sebagai agama bagimu (Q.S al
Maidah 3).
menjaga posisi yaitu : SAYA DENGAR DAN SAYA PATUH. Saya menyadari bahwa
jika bergeser dari posisi ini dan
melanggar apa yang dilarang Allah Ta’ala maka saya benar benar takut akibat
buruk yang akan menimpa diri saya yang sangat lemah ini.
hikmah yang sempurna dibalik semua itu. Bukankah Allah Maha Mengetahui yang
terbaik buat hamba hamba-Nya. Dalam hal ini termasuk larangan Allah dalam
memilih pemimpin kafir.
atau keburukan yang akan menimpa diri
saya jika mengabaikan perintah Allah
yaitu nekad memilih pemimpin dari kalangan orang kafir, diantaranya adalah :
dalam pandangan orang orang yang kafir, dan
mereka menghina orang orang yang beriman. Padahal orang orang yang bertakwa itu berada diatas
mereka pada hari Kiamat. Dan Allah memberi rizki kepada orang yang Dia
kehendaki tanpa perhitungan. (Q.S al Baqarah 212).
beriman. Kalau mereka dipilih jadi pemimpin lalu punya kekuasaan maka mereka akan lebih leluasa menghina
(agama) Islam ini. Lalu datang pertanyaan. Apakah ada yang tega jika dia dan agamanya dihina orang kafir ?.
pertolongan Allah akan jauh dari saya.
Nasrani) setelah ilmu (kebenaran) sampai
kepadamu, tidak akan ada bagimu
pelindung dan penolong dari Allah.” (Q.S al Baqarah 120).
ini Allah Ta’ala memberikan ancaman :
Jika orang beriman mau mengikuti kemauan
manusia yang tidak senang kepada orang beriman (termasuk kemauan mereka agar
orang beriman memilih mereka menjadi
pemimpin) maka Allah akan mencabut perlindungan dan pertolongan-Nya bagi orang
beriman. Kalau Allah Ta’ala mencabut perlindungan dan pertolongan-Nya kepada
saya lalu kemana lagi saya akan memohon perlindungan dan pertolongan.
siksaan kepada orang orang yang menjadikan orang kafir sebagai pemimpin. Jika
saya memilih orang kafir sebagai pemimpin berarti saya menyelisihi perintah Allah.
orang orang yang berani menyelisihi perintah-Nya. Allah berfirman : “Falyahdzril ladzina
yukhaalifuuna ‘an amrihii an tushiibahum fitnatun au yushiibahum ‘adzaabun
aliim” Maka hendaklah orang orang yang menyalahi (menyelisihi) perintah-Nya
takut akan mendapat cobaan atau ditimpa adzab yang pedih. (Q.S an Nuur 63).
telah melarangnya dengan tegas, maka berarti saya mengingkari perintah Allah
dan Allah akan mendatangkan adzab-Nya.
Allah berfirman : “Innal ladziina kafaruu
biayaatillahi lahum ‘adzaabun syadiidun
wallahu ‘aziizun dzun tiqaam”. Sungguh orang orang yang ingkar
terhadap ayat ayat Allah akan memperoleh adzab yang berat. Allah Mahaperkasa
lagi mempunyai hukuman. (Q. S Ali Imran 4).
melarang diri saya untuk memilih orang orang kafir menjadi pemimpin. Intinya
adalah : (1) Saya telah mewajibkan diri
untuk berpegang kepada perintah Allah (2) Saya sangat takut dengan adzab
Allah.
teman saya yang memang memiliki rasa takut terhadap adzab Allah Ta’ala untuk
tidak memilih pemimpin dari golongan kafir.
petunjuk dan hanya kepada Allah kita memohon pertolongan. Wallahu A’lam. (821)




































