MEMBACA AL QUR-AN
Azwir B. Chaniago
Sungguh ini akan mendatangkan keuntungan dan
kebaikannya yang banyak baginya. Apalagi jika diiringi pula dengan amal
shalih yang lainnya seperti shalat, berinfak dan yang lainnya.
dalam firman-Nya : “Sesungguhnya orang
orang yang selalu membaca Kitab Allah (al Qur an) dan malaksanakan shalat dan
menginfakkan sebagian rizki yang kami anugerahkan kepadanya dengan diam diam
dan terang terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi. Agar Allah
menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karnia-Nya. Sungguh Allah
Maha Pengampun Maha Mensyukuri. (Q.S Faathir 29-30).
membaca al Qur-an adalah sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah tentang adanya syafaat
dari al Qur an. Beliau bersabda : Aqra-ul
qur-aana fa innahu ya’tii yaumal qiyamati syafii’an li ash-haabih. Bacalah
al Qur an karena ia akan datang pada hari kiamat memberi syafaat kepada orang
orang yang membacanya. (H.R Imam Muslim).
Tirmidzi, al Hakim dan dishahihkan oleh Syaikh al Albani, Rasulullah bersabda :
“Man qara-a harfan min kitaabillah falahu bihi hasanatun. Wal hasanatun
bi’asyri amtsalihaa. Laa aquulu “aliflammim” harfun. Walakin alifun harfun, wa
laamun harfun wa miimmun harfun” .Barang siapa yang membaca satu huruf dari
Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas dengan
sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf, akan tetapi
Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf. (H.R Imam at Tirmidzi).
setiap ayat, setiap surat dan setiap juz dari al Qur an. Diantara surat yang
pendek dalam al Qur an adalah surat al Kautsar yang terdiri dari 42 huruf.
Untuk membacanya membutuhkan waktu hanya kira kira 13 detik dan mendatangkan
420 pahala. Kemudiaan surat al Ikhlas. Surat ini terdiri dari 47 huruf dan
untuk membacanya butuh waktu kira kira 15 detik. Ini akan mendatangkan 470
pahala bagi yang membacanya.
mendatangkan kebaikan yang lebih banyak lagi bagi pembacanya. Tinggal
menghitung jumlah huruf dan mengalikannya dengan sepuluh. Diantaranya adalah
surat an Naba’ terdiri dari 690 huruf, surat al Insan terdiri dari 1054 huruf,
surat al Waqi’ah 1703 huruf dan surat al Baqarah terdiri dari 25.500 huruf.
Bukankah ini seharusnya menjadi pendorong yang kuat bagi kita untuk senantiasa
membaca al Qur an karena ada kebaikan yang banyak disitu.
yang seharusnya menjadi pendorong bagi
setiap hamba untuk terus melazimkan dirinya membaca al Qur-an di setiap waktu
dan keadaan.
berusaha memahami dan mentadaburi makna maknanya untuk diamalkan.
Perhatikanlah apa yang dikatakan Syaikh as Sa’di dalam menafsirkan potongan awal dari surat Fathir 29
: “Sesungguhnya orang orang yang selalu
membaca kitab Allah” maknanya, mengkaji
perintah perintahnya dan melaksanakannya.
lalu mereka meninggalkannya. Terhadap kabar yang dibawanya lalu mereka
membenarkan dan meyakininya. Mereka tidak mengutamakan apa apa yang
bertentangan dengannya dari pendapat pendapat manusia. Dan merekapun membaca
lafazh lafazhnya dengan mempelajarinya membaca artinya dengan menghayati dan
menyimpulkannya. (Tafsir Taisir Karimir Rahman).
(735).






































