LEBIH BAIK
benih yang baik, dipelihara dengan baik tentu akan mendapatkan hasil panen yang
baik pula. Demikian juga perlakuan kita terhadap orang lain. Jika ingin
mendapat perlakuan baik maka cara paling tepat adalah dengan terlebih dahulu
memperlakukan orang lain dengan baik. Dengan kata lain adalah menanam kebaikan
diri kita pada diri orang lain.
kepada orang lain – merekapun akan berbuat baik terhadap Anda.
membantu orang lain – merekapun akan
bersungguh-sungguh terhadap Anda.
terhadap orang lain – mereka akan
berlaku sopan terhadap Anda.
terhadap orang lain – merekapun akan berlaku kasar kepada Anda.
terhadap orang lain maka merekapun akan bersikap bersahabat dengan Anda.
akan bersikap bermusuhan dengan Anda.
terhadap orang lain – merekapun akan bersikap hormat kepada Anda.
tidak dibalas dengan kebaikan. Bahkan ada yang dibalas dengan keburukan.
Ketahuilah bahwa hal itu memang kadang kala terjadi. Itu nama ujian atau cobaan
dari Allah Ta’ala untuk menguji kesabaran dan keimanan seorang hamba.
amannaa wahum laa yuftanuun” Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan
dibiarkan saja mengatakan kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji. (Q.S
al Ankabuut 2).
jalan. Bisa jadi dia menabrak mobil orang lain atau di tabrak oleh orang lain.
Barangkali dibalik musibah atau ujian itu ada hikmah yang kita tidak
mengetahuinya.
teman saya beberapa tahun yang lalu. Mobilnya (secara tidak sengaja) ditabrak
oleh mobil yang dikemudikan oleh seorang anak muda berumur kira kira 30 tahun.
Mereka sepakat untuk tidak mau bertengkar di jalan karena bisa membuat
kemacetan. Lalu teman ini mengajak anak muda yang menabrak tersebut
ke rumahnya yang tidak jauh dari tempat kejadian.
kemudian keluarlah anak perempuan teman
saya ini (umur kira kira 25 tahun) menghidangkan air minum untuk tamu tersebut.
Ternyata anak muda ini tidak tertarik dengan minuman yang dihidangkan tapi tertarik dengan anak perempuan teman saya
ini. Singkat cerita beberapa waktu kemudian anak muda ini datang bersama orang
tuanya melamar anak perempuan teman yang mobilnya ditabrak tadi. Itulah hikmah
yang ada dibalik kejadian tabrakan itu.
asal berbuat baik ikhlas karena Allah, adalah akan mendapat kebaikan
baik di dunia maupun di akhirat kelak.
ahsantum, ahsantum li anfusikum. Wain asa’tum falahaa” Jika kamu berbuat
baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat
buruk maka (akibat keburukan) itu untuk dirimu sendiri.
ihsan” Balasan perbuatan baik adalah kebaikan pula (Q.S ar Rahman 60).
keadaan. Lalu sekarang apalagi yang ditunggu. Segeralah berbuat baik. Fastabiqul khairat.





































