Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

MENGENDALIKAN PERASAAN MARAH

Keimanan by Keimanan
22.06.2016
Reading Time: 11 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

MENGENDALIKAN PERASAAN MARAH
Oleh :
Azwir B. Chaniago
Dari Abu Hurairah : Anna rajulan
qaala lin nabiyi  Salallahu ‘alaihi
Wasallam : “Au-shinii, Qaala : Laa taghdhab, faraddada
miraaran, Qaala : Laa
taghdab.  Bahwa seorang laki laki berkata kepada Nabi :
Berwasiatlah kepadaku. Beliau bersabda : Jangan
engkau marah !. Orang itu terus mengulangi (meminta nasehat berkali kali)
kepada beliau, lalu Nabi bersabda : Jangan
engkau marah.
(H.R Imam Bukhari). 
Demikianlah wasiat Nabi kepada laki
laki itu berulang ulang dengan jawaban yang sama. Ini menunjukkan bahwasanya
marah itu memang ada dalam diri manusia. Cuma saja diantara manusia ada yang
memiliki sifat marah yang besar tapi ada pula yang tidak terlalu cepat marah.
Tinggal menghitung stratanya. 
Rasulullah memberikan pujian
terhadap seorang hamba yang bisa mengendalikan atau menahan marahnya. Beliau
bersabda : “Man kazhama ghaizhan wa huwa
yastathi’u an yunfidzahu, da’aahullahu yaumal qiyaamati ‘alaa ru-uusil
khalaa-iqi hatta yughaiyirahu fii ayyil huuri syaa-a”.
Siapa yang menahan
amarah padahal dia mampu untuk melampiaskannya, Allah akan memanggilnya pada
hari Kiamat di hadapan semua makhluk, hingga memberikannya kesempatan untuk
memilih bidadari yang dia inginkan. (H.R Imam Ahmad, Abu Dawud, at Tirmidzi dan
Ibnu Majah).
Jadi sangatlah dianjurkan bagi
setiap hamba untuk berusaha mengendalikan marahnya. Rasulullah bersabda : “Laisasy syadiidu bish shura’ati, wa
innamaasy syadiidul ladzii yamliku nafsahu ‘indal ghadab”.
Orang yang
perkasa itu bukan orang yang jago bergulat, akan tetapi orang yang perkasa itu
adalah yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah. (H.R Imam Ahmad).  
      
Sungguh Rasulullah adalah uswah
hasanah bagi umatnya.  Beliau memiliki
pribadi yang lembut dan tidaklah pernah beliau marah kecuali ada yang
melanggar  hal hal yang dilarang Allah
Subhanahu wa Ta’ala.  
Imam Ibnu Rajab al Hambali berkata
: Yang wajib atas seorang mukmin adalah agar marahnya dalam rangka menolak
gangguan dalam agama, baik untuknya maupun untuk orang lain dan membalas yang
bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya. Inilah sikap Rasulullah. Beliau tidak pernah membalas (marah) untuk
kepentingan diri beliau. Akan tetapi apabila hal hal yang Allah haramkan
dilanggar maka tidak ada sesuatu pun yang dapat mencegah marah beliau.
Marah memang terkadang diperlukan,
tapi haruslah pada saat yang tepat,  dengan cara yang tepat serta marah untuk
keadaan yang tepat pula. Namun demikian menahan 
atau mengendalikan marah tentu jauh lebih baik.
Diantara kisah tentang bagaimana
seorang ulama salaf yang tidak memperturutkan kemarahannya tapi beralih kepada
memaafkan demi mencari ridha Allah Ta’ala yaitu tentang Ja’far ash Shadiq
sebagaimana disebutkan dalam Kitab al Mustathraf al Absyihi.
Pada suatu saat ada seorang budak
yang hendak menuangkan air kepada Abu Ja’far ash Shadiq. Tetapi ternyata bejana
yang berisi air tersebut jatuh sehingga mengenai wajah Ja’far. Ja’far melihat
kepada budaknya dengan wajah marah.
Melihat wajah Ja’far yang sedang
marah, lalu si budak  berkata dan
membacakan ayat kepada Ja’far. Ya Tuan, Allah berfirman :  “Wal
kaazhimiinal ghaizh”.
Dan orang yang menahan marahnya. (Q.S Ali Imran 134).
Lalu Ja’far berkata : Ya, aku tahan
marahku. Si budak berkata lagi, Allah berfirman selanjutnya : “Wal ‘aafiina ‘anin naas”. Dan suka
memaafkan manusia.
Kemudian Ja’far berkata : Ya, sudah
aku maafkan kesalahanmu. Si budak berkata lagi, Allah selanjutnya berfirman
juga : “Wallahu yuhibbul muhsiniin”. Dan
sesungguhnya Allah mencintai orang orang yang berbuat baik.
Ja’far berkata : Pergilah !.
Sekarang engkau aku merdekakan. Aku bebaskan engkau karena mengharapkan ridha
Allah Ta’ala. 
Kisah ini menunjukkan keindahan
akhlak seorang ulama salaf. Dia memaafkan, tidak memperturutkan  marahnya karena memahami makna dan
mengamalkan   ayat al Qur-an yang
dibacakan kepadanya. 
Sebagai penutup, inilah berita
gembira dari  Rasulullah bagi orang orang
yang mampu menahan marahnya yaitu diriwayatkan dari Muadz bin Anas al Juhani,
beliau bersabda
: “Man kazhama ghaizhan wa huwa yastathi’u an yunfidzahu,
da’aahullahu yaumal qiyaamati ‘alaa ru-uusil khalaa-iqi hatta yughaiyirahu fii
ayyil huuri syaa-a”.
Siapa yang menahan amarah padahal dia mampu untuk
melampiaskannya, Allah akan memanggilnya pada hari Kiamat di hadapan semua
makhluk, hingga memberikannya kesempatan untuk memilih bidadari yang dia
inginkan. (H.R Imam Ahmad, Abu Dawud, at Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Insya Allah ada manfaatnya bagi
kita semua. Wallahu A’lam (701)
ADVERTISEMENT
Tags: AgamaAgama IslamDakwahIlmuIslamiMuslimPengetahuanWawasan
ShareTweetPin
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?
Religi

Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?

13.06.2025
Next Post

Berbagi Kebahagiaan di Panti Werdha

MENIKMATI FANTASI BULAN MADU KE PULAU DODOLA

Iklan

Recommended Stories

Aksi Polisionil 1: Propaganda Belanda untuk warga Sukabumi, 1947

25.10.2017

Penginapan / Hotel Murah di Lombok (Mataram – NTB)

14.02.2016

ORANG BERIMAN TAK AKAN MENDAPATI DAHSYATNYA KIAMAT

14.06.2019

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?