PERTAMA DAN SIAPA RASUL TERAKHIR
manusia di bumi adalah untuk sementara. Kemudian mereka akan kembali lagi ke negeri asalnya yaitu surga
milik Allah Ta’ala. Untuk bisa hidup selamat di dunia dan bisa kembali dengan
selamat pula ke surga maka manusia
diberi bimbingan oleh Allah Ta’ala melalui para Nabi dan Rasul yang diutus-Nya.
Para Nabi dan Rasul itu jumlahnya sangatlah banyak sesuai dengan waktu dan
tempat yang Allah Ta’ala kehendaki.
adalah 124.000 orang, sedangkan jumlah
Rasul ada 312 orang. Rasulullah Salallahu
‘alaihi Wasallam ketika ditanya tentang
jumlah para nabi, beliau bersabda : “(Jumlah para nabi itu) adalah
seratus dua puluh empat ribu (124.000) nabi.” “Lalu berapa jumlah Rasul di
antara mereka ?” Beliau menjawab, “Tiga ratus dua belas (312)”
adalah orang orang yang telah diberi wahyu oleh Allah Ta’ala dengan berbagai
syari’at dan (Allah) memerintahkan mereka untuk menyampaikannya kepada manusia.
sebagaimana yang Allah Ta’ala firmankan : “Inna
auhainaa ilaika kamaa auhainaa ilaa nuuhin wan nabiyin min ba’dihi” Sesungguhnya
Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu
kepada Nuh dan Nabi nabi setelahnya. (Q.S an Nisaa’ 163)
hadits yang cukup panjang yaitu tentang meminta syafa’at, bahwa manusia kelak di padang Mahsyar akan berkata kepada Nuh : “Engkau adalah rasul pertama yang diutus oleh Allah di muka bumi” (H.R
Imam Bukhari dan Imam Muslim).
terakhir yaitu Nabi Muhammad Salallahu ‘alaihi Wasallam. Allah berfirman : “Maa kaana muhammadun abaa ahadin min
rijalikum wa laakin rasuulullahi wa khaataman nabiyin, wa kaanallahu bi kulli
syai-in ‘aliim”. Muhammad itu bukanlah bapak dari seseorang diantara kamu
tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para Nabi. Dan Allah Maha mengetahui
segala sesuatu (Q.S al Ahzaab 33).
Demikianlah penjelasan yang shahih dan disandarkan kepada al Qur
an dan as Sunnah tentang siapa Rasul pertama dan siapa pula Rasul terakhir yang
telah diutus oleh Allah Ta’ala sebagai pembimbing bagi manusia.




































