lakumul laila wan nahara litaskunu fiihi wa litabtaghu min fadhlihi wa la’allakum tasykurun”.
Dan diantara
rahmatNya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada
malam itu dan supaya kamu mencari sebagian dari karuniaNya (pada siang hari)
dan agar kamu bersyukur kepadaNya. (Q.S. Al Qashash 73).
siang) adalah rahmat Allah bagi manusia yang wajib bagi manusia untuk
bersyukur.
mencari bekal akhirat. Jika digunakan untuk ibadah insya Allah akan dipetik
hasil yang baik. Begitupun sebaliknya.
yang sering dilupakan.
Bersiaplah untuk menghadapi akhirat yang kekal. Jangan sia-siakan. Jangan melalaikan nikmat
waktu yang diberikan Allah. Gunakan untuk sesuatu yang bermanfaat.
kasyirum minannasish shihatu wal faragh”
Dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia adalah
kesehatan dan waktu luang (H.R. Bukhari).
bersabda : “Min husni islamil mar’i tarkuhu ma laya’niih” Paling baiknya Islam seseorang (ialah) meninggalkan
perkara yang tidak bermanfaat baginya. (H.R Ibnu Majah, dalam
shahihul Jami’).
akhirat sangat jauh. Bekal kita masih
sangat sedikit. Orang-orang saleh, sudah jauh didepan kita. Cerdaslah dalam
menggunakan waktu agar waktu yang terbatas ini bisa memberikan sebesar besar
manfaat.
ulama salaf mengingatkan kita agar senantiasa menggunakan waktu secara cerdas
sehingga mendatangkan bermanfaat.
bertafakkur, itu adalah sumber kekuatan.
berdoa, itu adalah sumber ketenangan.
belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.
dan dicintai, itu adalah hal istimewa yang
diberikan Allah.
bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.
bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.
beramal, itu adalah kunci menuju surga.
paling utama adalah untuk ibadah.
berfirman : “Wama khalaqtul jinna wal insa illa
liya’buduun” Aku (Allah) tidak menjadikan jin dan manusia melainkan agar
mereka beribadah kepadaKu. (Q.S. adz Dzariat 56). Oleh
karena itu jangan lalai sedikitpun, beri prioritas waktu secara khusus untuk
beribadah. Jangan buat prioritas untuk kegiatan lain sebelum prioritas untuk
ibadah.
dan menjaga waktu-waktu khusus dan utama untuk ibadah. Diantaranya, kata beliau
adalah : waktu khusus untuk berdoa,
waktu khusus untuk shalat, waktu khusus untuk tafakkur, waktu khusus untuk
muhasabah dan waktu khusus untuk
memperbaiki hati atau tazkiyatun nufus.
belakangan.
penyesalan datang belakangan. Tidaklah disebut penyesalan kalau adanya di
depan. Sungguh telah ada peringatan dari Allah bahwa manusia yang tidak
menggunakan waktu hidupnya didunia untuk beribadah kepada Allah pastilah akan
merugi dan menyesal dikemudian hari.
au na’qilu maa kunna fii ashhabis sa’iir.
Dan mereka berkata, sekiranya (dahulu) kami mau mendengarkan atau memikirkan
(peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang
menyala-nyala. (Q.S. Al Mulk 10).
na’mal shalihan inna muqinuun” (Mereka berkata)
Ya Rabb kami , kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami
(ke dunia), niscaya kami akan mengerjakan amal saleh.
Sungguh kami adalah orang-orang yang
yakin (Q.S. As Sajdah 12).
ini adalah penyesalan dari orang orang yang sudah meninggalkan dunia ini.
Semuanya tidak lagi berguna karena datangnya belakangan.
bermanfaat untuk kita semua. Wallahu A’lam. (277)





































