dan seharusnya selalu dipelihara dan
dilazimkan oleh seorang hamba dalam menjalani kehidupan ini. Terlebih lagi pada
saat seseorang mendapat ujian, cobaan ataupun kesulitan.
tinggi derajatnya dari sabar. Ridha
lebih tinggi dari sabar dan ada perbedaannya, yaitu :
mampu bersabar dan menjaga dirinya dari
perbuatan haram.
terhadap apa yang telah dipilihkan Allah untuknya. Ia selalu berjalan dengan
qadha dan qadar Allah dan tidak memperdulikan apakah yang dirasakannya itu baik
maupun buruk baginya.
bersabar dan ridha terhadap apapun yang Allah Ta’ala takdirkan bagi kita.
Sunguh Allah telah berfirman : “Qul lan yushiibanaa illa maa kataballahu
lana, huwa maulaanaa wa ‘alallahi falyatawakkalil mu’minuun”. Katakanlah,
Tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami.
Dialah pelindung kami dan hanya kepada Allah bertawakkal orang orang yang
beriman. (Q.S at Taubah 51).







































