salah satu surat yang banyak dibaca bahkan dihafal oleh kaum
muslimin. Banyak yang menghafalnya
karena surat ini termasuk salah surat pendek. Terdiri dari 4 ayat dan ayatnya
tidak panjang. Semuanya terdiri dari 47 huruf. Dan juga surat ini menjelaskan
ke Mahaesaan Allah serta mengandung berita yang jelas tentang Allah Ta’ala.
ba’diyah maghrib dan sunah Fajr atau shalat sunat qabliyah shubuh . Dan juga
beliau membaca surat ini pada rakaat ketiga shalat witir.
salallahu ‘alaihi wasallam yaqra-u fiir rak’ataini ba’dal maghribi wa fiir
raka’ataini qablal fajri “qul yaa aiyuhal kaafiruuna wa qul huwallahu ahad”. Dari Ibnu Mas’ud ia berkata : Tidak
terhitung olehku berapa banyak kudengar Rasulullah selalu membaca pada dua
raka’at ba’diyah maghrib dan dua rakaat qabliyah shubuh
“qul yaa aiyuhal kaafiruuna dan qul huwallahu ahad”. (H.R Imam at
Tirmidzi).
wasallam yaqra-u fil witri bi sabbihis ma rabbikal a’la waqul yaa ayuhal
kaafiruuna wa qul huwallahu ahad fii rak’atin rak’atin. Dari Ibnu Abbas ia berkata : Adalah Rasulullah biasa membaca
pada saat witir dengan sabbihis ma rabbikal a’la, wa qul yaa ayuhal
kaafiruuna, wa qul huwallahu ahad dalam setiap rakaat (H.R Imam at Tirmidzi
dan Imam an Nasa’i).
surat ini adalah ketika orang orang musyrik atau orang orang Yahudi yang
berkata kepada Rasulullah : Beritakan kepada kami sifat Rabbmu. Kemudian Allah
Ta’ala menurunkan surat ini.
Rasulullah bersabda : “Innahaa ta’dilu tsulutsal qur-an” Bahwa dia
(surat al Ikhlas) menyamai sepertiga al Qur an. (H.R Imam Bukhari dan Imam
Muslim)
Shalih al Utsaimin menjelaskan bahwa : Sepertiga al Qur an tetapi tidak dapat
menggantikan sepertiga al Qur an tersebut. Dalilnya, kata beliau, kalau seorang
membaca surat ini sebanyak tiga kali di dalam shalat, masih belum mencukupi sebelum
dia membaca surat al Fatihah. Pada hal jika ia membacanya tiga kali seolah olah
ia membaca seluruh ayat al Qur an (termasuk al Fatihah, pen) tetapi tidak dapat
mencukupinya. (Kitab Tafsir Juz ‘Amma, Syaikh Utsaimin).
an adalah bahwa pembahasan al Qur an adalah meliputi :
berita tentang peristiwa peristiwa yang tengah terjadi dan akan terjadi.
syirik dan yang lainnya.
karena surat ini menyampaikan berita tentang Allah Ta’ala.
(Lihat Kitab 100
Pelajaran dari Kitab Aqidah Wasithiyah).





































