setiap tahun. Satu bulan yang mulia, penuh berkah dan memiliki berbagai
keutamaan dan kebaikan di dalamnya. Satu diantaranya adalah malam lailatul qadr
yang lebih baik daripada seribu bulan. Ini hanya ada pada bulan Ramadhan. Tidak
ada pada bulan yang lain.
beribadah yang banyak dan pahalanya dilipat gandakan. Diantara ibadah yang
utama di bulan Ramadhan adalah puasa wajib, shalat taraweh, membaca al Qur an
dan mentadaburinya, berdzikir dan berdoa, zakat, i’tikaf dan yang lainnya.
berbagai macam amal shalih. Tapi janganlah
merasa cukup dengan ibadah di bulan Ramadhan saja. Ramadhan memang telah
berlalu tapi amalan amalan kita semestinya jangan berlalu pula menunggu
Ramadhan yang akan datang dan belum tentu kita dapatkan. Amalan amalan baik
kita tidak hanya diterima Allah di bulan Ramadhan dan Allah juga tidak hanya
mengampuni dosa dosa kita di bulan
Ramadhan saja tapi juga dibulan bulan selainnya bahkan setiap saat.
kita untuk tetap memperbanyak dan memperbaiki amal kita setelah Ramadhan.
kepada-Nya. Beribadah kapan saja. Terus menerus. Bulan Ramadhan atau bulan
bulan yang lainnya. Allah berfirman : “Wamaa qalaqtul jinna wal insa illaa
liya’budun” Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar beribadah
kepada-Ku. (Q.S adz Dzaariat 56).
Allah berfirman : “Wa’bud rabbaka hattaa yaktiyakal yaqiin” Dan
beribadahlah kepada Rabbmu sampai datang kepadamu yang diyakini (maut) Q.S al
Hijr 99).
saat kita menikmatinya termasuk pada bulan selain Ramadhan. Bahkan sekedar
menghitungnya saja pasti kita tidak sanggup karena jumlah dan jenisnya
sangatlah banyak. Allah berfirman : “Wain ta’uddu ni’matallahi laa tuhsuuha”
Dan jika (Q.S Ibrahim 34).
setiap saat adalah sangat tidak pantas kalau kita hanya beribadah pada bulan
tertentu saja tapi haruslah terus menerus setiap saat dan setiap keadaan.
karenanya sangatlah pantas jika kita
terus menerus bersyukur kepada Allah dengan melakukan ketaatan melalui amal
amal shalih setiap saat. Bukan hanya di bulan Ramadhan saja. Sungguh, amal shalih yang kita lakukan adalah bagian dari
tanda syukur kita kepada Allah Ta’ala.
ada peluang
:
kecuali karena nadzar. Tapi puasa sunat sangatlah banyak jenisnya yang bisa
kita amalkan dan mendatangkan kebaikan yang banyak pula. Diantaranya adalah :
Puasa enam hari di bulan Syawal, seolah olah berpuasa
setahun penuh.
Puasa tiga hari setiap bulan, seolah olah berpuasa
setahun penuh.
Puasa hari ‘Arafah, menghapuskan dosa setahun yang lalu
dan tahun yang akan datang.
Puasa hari ‘Asyura, menghapus dosa tahun yang lalu.
Memperbanyak pusa pada bulam Muharram.
Memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban.
Puasa hari Senin dan Kamis.
terbaik setelah puasa Ramadhan.
lakukan di bulan Ramadhan. Namun berusahalah mengamalkannya. Jika tidak
mampu mengamalkan semuanya maka janganlah pula meninggalkan semuanya.
tetap disyari’atkan dan sangat dianjurkan
untuk dilakukan setiap malam. Shalat malam yang dimaksud mencakup segala
bentuk shalat sunat di malam hari dan shalat Witir. Shalat malam, disebutkan oleh Rasulullah sebagai shalat
paling utama setelah shalat fardhu. Bagi hamba hamba Allah yang mampu dan ingin
mendapatkan keutamaan yang banyak berusahalah untuk mengamalkannya.
Imam Muslim : “Afdhalush shalaati ba’dal faridhati shalaatul laili.
Seutama utama shalat setelah shalat wajib adalah shalat malam.





































