melaksanakan shalat baik shalat fardhu maupun shalat sunat. Tujuannya adalah
untuk membersihkan diri dari hadats kecil karena seseorang yang akan shalat haruslah
dalam keadaan suci.
muslim dan membaca doa sesudahnya memiliki
manfaat yang besar baginya. Diantaranya adalah :
“Tidak seorang pun diantara kamu yang berwudhu’ lalu menyempurnakan wudhu’nya,
kemudiaan membaca “Asyhadu alla ilaaha ilallah wahdahu
laa syariikalahu wa asyhadu anna muhammadan
abduhu wa rasuuluhu” Aku bersaksi bahwa tidak Tuhan yang
berhak disembah kecuali Allah Yang Mahaesa dan tidak ada sekutu bagi-Nya dan
aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Melainkan akan
dibukakan baginya delapan pintu surga dan ia boleh masuk
dari pintu mana saja yang ia kehendaki (H.R Imam Muslim no 234 dan juga
diriwayatkan oleh banyak ahli hadits selainnya).
yaitu : Allahummaj’alnii minat tawwabiina waj’alnii minal mutathah- hiriin. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang orang
yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang orang yang mensucikan diri.
karena Rasulullah yang mengabarkan melalui sabda beliau dalam hadits yang
diriwayatkan oleh Imam Muslim no. 244, yaitu : “Apabila seorang hamba muslim atau
mukmin berwudhu’ :
setiap kesalahan dari pandangannya dengan kedua belah matanya bersama air atau
bersama tetes terakhir dari air tersebut.
kesalahan yang telah dilakukan oleh kedua tangannya bersama air atau bersama
tetes air terakhir.
setiap kesalahan yang dijalani oleh kedua kakinya bersama air atau bersama
tetes air yang terakhir.
mendatangkan ampunan, zahirnya mencakup dosa besar dan kecil, akan tetapi para
ulama mengkhususkannya dengan dosa dosa kecil, karena pada riwayat yang lain
tercantum pengecualian terhadap dosa dosa besar. (Fathul Baari)
petunjuk kepada kita semua untuk selalu melakukan wudhu’ dengan sempurna dan senantiasa membaca doa
sesudahnya. (123).





































