untuk bersahur atau makan sahur. Memang sahur tidak wajib hukumnya tapi sangat
sangat dianjurkan atau sunnah muakkadah.
sekedar pemenuhan gizi dan pemberi tambahan kekuatan saat menjalani puasa. Ketahuilah
bahwa dengan kasih sayang-Nya, Allah Ta’ala memberikan keutamaan yang banyak
terhadap hamba yang bersahur.
Rasulullah dalam banyak hadits, diantaranya adalah :
Rasulullah Salallahu ‘alaihi wa Sallam : “Innahaa barakatun a’tahaakumullahu
iyaahaa falaa tada’uuh”. Sesungguhnya dia (makan sahur) adalah berkah yang
diberikan Allah kepada kalian, maka janganlah kalian meninggalkannya. (H.R an
Nasa’i, dishahihkan oleh Syaikh al Albani).
barakah” Bersahurlah karena dalam sahur terdapat berkah. (H.R Imam Bukhari
dan Imam Muslim).
dijelaskan oleh Imam an Nawawi dalam
Syarah Sahih Muslim bahwa makna asal keberkahan adalah kebaikan yang
banyak dan abadi (di dunia sampai ke akhirat)
karunia yang amat besar bagi orang muslim yang bersahur. Oleh sebab itu perbanyaklah puasa sunat
disamping puasa wajib di bulan Ramadhan supaya banyak pula dapat kesempatan
bersahur. Dan sungguh dalam sahur itu
sangatlah banyak kebaikan dan berkah.
sebelumnya.
meskipun tidak wajib. Ini untuk membedakan dengan puasa orang orang sebelumnya.
Rasulullah bersabda : “Fashlu maa baina shiyaaminaa wa shiyaami ahlil kitabi
aklatatus sahar” Yang membedakan antara puasa kita dengan puasa ahlil kitab
adalah makan sahur. (H.R Imam Muslim).
puasanya ahli kitab yaitu Yahudi dan Nashara.
Allah dan para Malaikat. Dari Abu Sa’id al Khudri, Rasulullah bersabda : “Assuhuuru
aklatun barakatun, fala ta’uuhu walau an yajra’a ahadukumjar’atan min maa-inn,
fainnallaha wa malaaikatahu yushalluuna ‘alal mutasahhiriin” Sahur adalah
makanan berkah, maka janganlah kalian tinggalkan walaupun salah seorang dari
kalian hanya meneguk seteguk air, karena Allah dan para MalaikatNya bershalawat
atas orang orang yang bersahur. (H.R Imam Ahmad dan Ibnu Abu Syaibah).
malaaikatahu yushalluuna ‘alal mutasahhiriin” Sesungguhnya Allah dan para
Malaikat bershalawat atas orang orang yang bersahur. (H.R Ibnu Hibban dan ath
Thabrani, dihasankan oleh Syaikh al Albani).
beberapa sabda beliau. Oleh sebab itu seorang hamba haruslah melazimkannya
yaitu dalam rangka menegakkan sunnah, sebagai tanda kepatuhan kita kepada Rasulullah.
keutamaan dan keberkahan sahur ini akan diperoleh bukan hanya untuk puasa wajib
di bulan Ramadhan tetapi termasuk juga untuk puasa puasa sunat.
bersahur. Tapi dengan mengetahui keutamaan dan manfaatnya yang besar akan memberikan
tambahan semangat bagi kita untuk melakukan sahur meskipun dengan seteguk air.






































