untuk melaksanakan shalat semalam penuh atau semalam suntuk. Apalagi terus
menerus. Bahkan juga tidak dianjurkan melakukannya karena cukup memberatkan.
hari. Allah berfirman : “Wa ja’alnaa naumakum subaataa” Dan kami jadikan
tidurmu untuk istirahat. (Q.S an Naba’ 9).
sayangNya, kepada ummat Muhammad, Allah memberikan nilai pahala bagi seorang hamba seolah olah dia shalat semalam
suntuk meskipun secara fisik tidak melakukan shalat semalam penuh.
faka-annamaa qama nishfal laili, waman shalla shubha fii jamaa’atin faka-annama
shalla laila kullah.” Barang siapa yang shalat ‘Isya berjamaah maka seakan akan
ia shalat separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah, maka
seakan akan ia shalat sepanjang malam. (H.R Imam Muslim).
shalat taraweh dan shalat witir yang jika dikerjakan bersama imam. juga akan
bernilai setara dengan shalat semalam suntuk. Rasulullah bersabda : “Barangsiapa
yang melaksanakan shalat malam (di bulan Ramadhan) bersama Imam sampai selesai
maka dicatat telah menegakkan shalat satu malam penuh (H.R Imam Ahmad, Imam at Tirmidzi dan
dishahihkan oleh Syaikh al Albani)
melaksanakan shalat fardhu berjamaah di Masjid dan pada bulan Ramadhan,
ditambah dengan melaksanakan shalat taraweh dan shalat witir di Masjid bersama Imam sampai
selesai. Ya Allah berilah kami kekuatan untuk melakukan kebaikan yang besar
ini.





































