
Dulu, kalau kebetulan sedang 1 shift, kami makan bersama, pulang naik becak bertiga (bahkan jam 12 malam masih niat banget naik becak langganan yang bapak becaknya sudah tuaaaaaaa bangetโฆ), sampai sering digodain teman teman yang lain : โkok ya nggak bosen bareng terus, nggak di rumah, nggak di hotel kumpul terus :Dโ. Tapi kenyataannya memang kami tidak pernah bosan. Ada saja bahan cerita terutama tamu tamu hotel yang 1001 modelnya.
Waktu itu kami senang sekali ke Qemi, diskotek paling OK (saat itu) dan nonton midnight.. Bahkan film yang jelek sekalipun asal mainnya midnight kami tontonโฆsampai tertidur di dalam bioskop dan baru bangun setelah lampu dinyalakan tanda film usai, sambil tengok sana tengok sini trus tanya satu sama lain : cerita filmnya tadi apa..hahaha.. Kalau pulang kerja sore, nggak pernah langsung pulang tapi jalan dulu ke Tunjungan Plaza yang hanya sekitar 1km dari hotel. Di sana adaaaaaaaaa aja yang kami (terutama aku dan Joseph) beli, barang barang nggak pentingโฆhehe..waktu itu nggak mikir panjang kalau mau beli apa apa, soalnya semua masih single dan seperti lirik lagu ‘Yesterday’, itulah gaya hidup kami : all our problems seemed so far away…
Didik sebenarnya asli dari Surabaya, beda dengan aku dan Joseph yang pendatang. Tapi waktu kami kontrak rumah bareng, Didik ikutan..hehehโฆsaking senengnya kumpul kali ya. Di rumah kontrakan kami ada 1 orang pembantu dari Madura, namanya Sum. Orangnya polossss tapi suka bandel juga. Pernah suatu saat kami semua sakit perut selama berhari hari. Telusur punya telusur, ternyata Sum nyuci gentong air bakal air minum kami dengan Porstex. Alasannya biar cepat bersih. Tapi mungkin dia kurang bersih membilasnya, jadi air yang kemudian dimasak itu menyebabkan kami sakit. Waktu dimarahin, Sum cuma cengengesan, nggak merasa bersalah sama sekali.
Pada masa masa surampun, kamiย saling menjadi support satu sama lain. Pendeknya, kami tertawa bersama dan menangispun bersama – menangis dalam arti sesungguhnya – .karena bukan hanya aku yang sering menangis sambil ditungguin merekaโฆmerekapun, cowok cowok itu sering menangis dan aku tungguin..hehe..cowok toh berhak menangis juga kalau sedang sedih toh? How I miss that years…
Waktu loyang spring form dibuka, penampilannya seperti ini :

Nah, untuk menghiasnya aku pakai whipped cream yang dioleskan seputar cake. Trus ditempel dengan almond yang sudah di oven sampai kuning kecoklatan.
Di bagian atas aku beri olesan selai blueberry Paletta dan Ebb blueberry. Ebb blueberry adalah selai blueberry yang masih ada butiran butiran buahnya. Kemudian pinggirnya whipped cream lagi,




Tentang sup merah, ada sedikit cerita juga nih. Tadi malam pulang kerja aku diajak sama ibu ibu tetangga melayat. Aku bilang, kalau nggak lama aku ikut, tapi kalau lama nggak bisa karena mau bikin pesanan. bu Wardi tanya, bikin apa. Aku bilang cheesecake dan sup merah. Eh, ternyata beliau ikutan pesen.. โฆya wis, tadi pagi begitu sup siap, aku kirimkan. Sementara ini cukup buat berempat dulu ya, lain kali lebih banyak deh, Buโฆheheโฆdan maafย pesanan spaghettinya belum keturutan โฆsabar ya, pasti dibuatin kok.
Hmmmโฆ.cape ngetik nih..hehehโฆ.pokoke : Happy birthday, Josephโs soul mate. Hope both of you will be together forever, be faithful and give the best for each other till death do you apart. Danโฆ.kalo tidur jangan pada malam malamโฆkecuali kalau kalian jadi bakul kueโฆheheheโฆ. Love you, guys !




























![[Lirik+Terjemahan] AKB48 – Kaisoku to Doutai Shiryoku (Kereta Express Dan Pandangan Yang Bergerak)](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/01/A.jpg?fit=398%2C400&ssl=1)


