
membosankan, disetiap sudut daerahnya selalu ada obyek wisata yang seru untuk
di kunjungi. Seperti tempat wisata Dusun Bona Desa Belega di kabupaten gianyar
ini memiliki keunikan tersendiri. Tak sekit para wisatawan berbondong-bondong
untuk mengunjunginya mulai dari wisatawan domestik hingga wisatawan mancanegara
hlo Guys.
abad ke-17 yang saat itu adalah masa pemerintahan Dalem Ketut yang memiliki beberapa
patih terkenal dimana salah satunya adalah Ki Kebo Iwa yang memrintah di daerah
Blahbatuh, Gianyar. Dimasa kepemimpinan Ki Kebo Iwa, daerah Blahbatuh dikenal oleh
masyarakat luas dengan kesaktian dan kekebalan Ki Kebo Iwa yang mandara guna
serta sulit dikalahkan.
Kata Blahbatuh berasal dari dua sukukata yang tak lain adalah “Blah” dan “batu” yang masing-masingnya memiliki arti
rakyat dan batu atau kuat. Dari rangkaian 2 suku kata inilah kemudian kata
Blahbatuh dimuroti ( diartikan / maknai ) dengan penegrtian suatu rakyat yang
mempunyai pemimin yang sangat tangguh, kuat dan sakti bernama patih Ki Kebo Iwa.
belum membahas persoalan yang menjadi judul diatas, untuk Desa Belega pada saat
itu kawasan wilayahnya masih dikuasai oleh kepemimpinan daerah Blahbatuh. Kata Belega
juga memiliki arti tersendiri dan terdiri dari 2 suku kata hlo, yakni Bala dan
Aga yang berarti rakyat dan asli.
menunjukkan ciri khas keaslian penduduknya bahwa yang merupakan penduduk asli
Blahbatuh. Sebagian besar mata pencaharian warganya sebagai pengrajin beraneka
jenis peralatan yang terberbahan baku bambu, kerajinan yang dibuatnya mulai
dari kursi, meja, tempat tidur, dan lain-lain yang bertaraf ekspor ke luar
negeri.
Sementara kerajinan yang dibuatoleh masyarakat Dusun Bona pada umumnya membuat macam-macam kerajinan berbahan
dasar daun lontar. Meskipun begitu hasil kerajinannya tak kalah menarik yang
diantaranya adalah tas, topi, kipas,
sandal keranjang, pohon natal, dan barang-barang lainnya yang sangat menggoda
bagi siapapun wisatawan yang melihatnya.
berwisata di Dusun Bonatak lain ialah masyarakat Dusun Bona ini juga sanagat
terkenal dengan pertunjukan Tari Kecak dengan menceritakan cerita Ramayana. Tak
jarang juga pada saat pertunjukkan Tari Kecak, diiringi dengan pertunjukan Tari
Sanghyang Dedari yang ditarikan oleh dua orang gadis yang dirasuki roh ( tak
sadarkan diri ).
berkesan, kareta seusai pertunjukan Tari Sanghyang Dedari selesai berlanjut dengan
pertunjukan Tari Sanghyang Jaran yang mana dilakukan oleh seorang laki-laki
yang menari serta membawa bara api di tangan dengan telanjang kaki.
sebelum berkunjung telebih dahulu harus mengetahui lokasinya ya dan obyek
wisata nan eksotis penuh dengan keseruan ini berada di Kecamatan Blahbatuh,
Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.
daerahnya masih berada di kawasan Desa Belega.
nan seru Kabupaten Gianyar seru lainnya di bawah ini :








































