muslimin baik laki laki maupun perempuan. Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam
bersabda :
setiap muslim. (H.R Imam Ahmad dan Ibnu Majah).
ilmu ilmu lainnya yang bermanfaat bagi kaum muslimin.
adalah kunci segala kebaikan. Ilmu merupakan sarana untuk menunaikan apa yang
Allah wajibkan pada kita. Tak sempurna keimanan dan tak sempurna pula amal
kecuali dengan ilmu.
mengingat Allah secara benar kecuali dengan ilmu (2) Tidaklah seorang hamba
bisa melakukan ketaatan kepada Allah dengan benar kecuali dengan ilmu. (3)
Tidaklah seorang hamba bisa bersyukur atas nikmat Allah kecuali
dengan ilmu (4) Tidaklah seorang hamba bisa bersabar secara
benar terhadap ujian yang diberikan Allah kecuali dengan ilmu.
bahwa Allah Ta’ala akan mengangkat derajat seorang hamba karena berilmu yaitu
sebagaimana firman-Nya :
الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ..
orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu
pengetahuan beberapa derajat…” (Q.S al Mujadilah 11).
yang lebih utama lagi bagi orang yang berilmu adalah mengamalkan ilmu.
tidaklah bermanfaat jika tidak diamalkan. Sesungguhnya buah ilmu adalah amal.
Dan Allah hanya akan memberikan balasan berdasarkan amal yang dilakukan. Allah Ta’ala
berfirman :
تَعْمَلُونَ
apa yang telah kamu kerjakan. (Q.S. Ath Thuur 16).
bahwa Allah tidak akan pernah menzhalimi seorangpun. Bahkan sebaliknya, Dia
senantiasa memberikan balasan kepada setiap orang sesuai dengan amalnya.
orang yang berilmu tapi tidak melupakan dirinya untuk mengamalkan. Allah
Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
وَتَنْسَوْنَ أَنْفُسَكُمْ وَأَنْتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
kebajikan sedangkan kamu melupakan (kewajiban) dirimu sendiri pada hal
kamu membaca Kitab. . Maka tidakkah kamu berfikir ?. (Q.S. al
Baqarah 44).
Syaikh as Sa’di antara lain menjelaskan bahwa ayat ini
turun, walaupun kepada Bani Israil, namun bersifat umum kepada setiap
orang, karena ini adalah firman Allah.
menyuruh orang lain kepada kebaikan lalu dia tidak melakukannya atau
melarang dari kemungkaran namun dia tidak meninggalkannya maka hal
itu menunjukkan tidak ada akal padanya. Dan ini suatu kebodohan. Khususnya bila
dia telah mengetahui hal itu dan hujjah benar-benar telah ditegakkan
atasnya.
kita adalah nikmat Allah Ta’ala dan termasuk perkara yang akan ditanya kelak di akhirat.
Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :
يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ عَنْ
عُمْرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ وَعَنْ مَالِهِ
مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَا عَلِمَ.
hari kiamat dari sisi Rabb-nya, hingga dia ditanya tentang lima perkara (yaitu)
: Tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang masa mudanya untuk
apa ia gunakan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan, dan dalam hal
apa ia belanjakan serta APA SAJA YANG TELAH IA AMALKAN
DARI ILMU YANG DIMILIKINYA. (H.R at-Tirmidzi, ath-Thabrani
dan dihasankan oleh Syaikh Albani).
belajar ilmu dan istiqamahlah dalam mengamalkannya. Insya Allah ada manfaatnya
bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.805)








































