sangat mencintai Allah Ta’ala dalam berbagai keadaannya. Allah Ta’ala berfirman
tentang bagaimana kecintaan orang orang beriman kepada-Nya :
أَشَدُّ حُبّٗا لِّلَّهِۗ
besar cintanya kepada Allah. (Q.S al Baqarah 165)
dibuktikan dengan mengutamakan segala sesuatu yang disenangi Allah di atas diri
kita, jiwa dan harta kita. Lalu ketaatan
kita kepada Allah dalam kesendirian dan keramaian, kemudian kesadaran diri akan
kelalaian dalam mencintai Allah. Secara
totalitas kita mencintai Allah dengan mencurahkan jiwa dan raga serta
pengembaraan hati dalam upaya mencari Sang Kekasih, dengan lisan yang selalu
bergerak untuk menyebut nama-Nya.
alaihi wa sallam mengajarkan doa agar kita senantiasa mencintai Allah Ta’ala :
وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ
mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan mencintai amal yang
mendekatkan diriku untuk mencinta-Mu.
Ta’ala tetapi yang LEBIH PENTING LAGI adalah kita harus berusaha dan sangat mengharapkan
DATANGNYA KECINTAAN ALLAH.
sepuluh sebab yang mendatangkan kecintaan Allah Ta’ala kepada hamba hamba-Nya. Salah satunya kata beliau
adalah : Mendekatkan diri kepada Allah dengan MENGERJAKAN IBADAH
SUNNAH. (Madarijus Saalikin).
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Allah Ta’ala berfirman : “Barangsiapa memerangi wali (kekasih)-Ku,
maka Aku akan memeranginya. Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku
dengan amalan wajib yang Kucintai. Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri pada-Ku
dengan amalan-amalan sunnah SEHINGGA AKU MENCINTAINYA.
telah mencintainya, maka Aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia
gunakan untuk mendengar, memberi petunjuk pada penglihatannya yang ia gunakan
untuk melihat, memberi petunjuk pada tangannya yang ia gunakan untuk memegang,
memberi petunjuk pada kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon
sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan,
pasti Aku melindunginya.” (H.R
Imam Bukhari).
yang mendatangkan kecintaan Allah adalah mengerjakan amal-amal sunnah sesudah
yang wajib secara istiqamah. Dan jika Allah sudah mencintai hamba, maka Allah
akan memberi petunjuk pada anggota tubuhnya. Sehingga ia akan berkata dan
berbuat sesuai keridhaan-Nya.
senantiasa melakukan amalan sunnah setelah amalan wajib dipenuhi. Janganlah
merasa berat atau malas melakukan amalan sunnah. Sungguh ini akan mendatangkan
kecintaan Allah Ta’ala. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu
A’lam. (1.685)








































