surga. Sungguh Allah melalui Rasul-Nya telah memberikan BANYAK SEKALI JALAN
UNTUK BISA MENDAPATKAN SURGA DAN BISA MEMASUKINYA DENGAN SELAMAT.
dari Abdullah bin Salam radhiyallahu ‘anhu ia
berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ وَصَلُّوا وَالنَّاسُ نِيَامٌ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ
بِسَلَامٍ
sambunglah tali silaturahmi, berikanlah makanan dan laksanakanlah shalat pada
saat manusia tertidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat. (H.R at Tirmidzi,
Ibnu Majah dan ad Darimi, berkata at Tirmidzi : Hadist ini Hasan Shahih)
Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam antara lain
mengingatkan orang orang beriman tentang empat jalan untuk MASUK SURGA
DENGAN SELAMAT.
muslimin.
orang beriman yaitu saling menebar salam yang intinya adalah saling mendoakan
diantara mereka. Bahkan Rasulullah menjelaskan bahwa yang lebih utama adalah
bagi orang yang lebih dahulu mengucapkan salam.
berkata bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :
أَوْلَى النَّاسِ بِاللَّهِ مَنْ بَدَأَهُمْ بِالسَّلَامِ .
Allah, adalah orang yang lebih dulu memberikan salam.(H.R Abu Dawud dan al
Baihaqi).
jalan untuk masuk surga dengan selamat. Selain itu ternyata bahwa diantara manfaat silaturahim adalah
memperpanjang umur dan menambah rizki.
‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
رِزْقِهِ ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturahim. (H.R
Imam Bukhari dan Imam Muslim)
orang miskin ataupun anak anak yatim sangatlah dianjurkan dan ini merupakan salah
satu jalan bagi pemberi makan untuk memasuki surga sebagaimana hadits dari
Abdullah bin Salam diatas.
lain terutama bagi yang sangat membutuhkan akan menghindarkan seseorang dari
api neraka yaitu sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :
hanya dengan memberikan makan sebesar setengah satu biji kurma’ ( H.R Imam Bukhari
dan Imam Muslim).
selamat adalah SHALAT PADA SAAT MANUSIA TERTIDUR. Dan yang dimaksud disini
adalah shalat lail. Selain itu, sungguh shalat lail ini memiliki keutamaan yang
banyak.
melaksanakan shalat lail, sebagaimana firman-Nya :
خَرُّوا سُجَّدًا وَسَبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ
خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ
yang beriman dengan ayat ayat Kami hanyalah orang orang yang apabila
diperingatkan dengannya, mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji
Rabb-nya dan mereka idak menyombongkan diri. LAMBUNG MEREKA JAUH DARI TEMPAT
TIDURNYA, mereka berdoa kepada Rabb-nya dengan rasa takut dan penuh harap dan
mereka menginfakkan sebagian izki yang Kami berikan kepada mereka. (Q.S as
Sajdah 15-16)
lail merupakan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu. Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
صَلاَةِ الْمَفْرُوْضَةِ، صَلاَةُ اللَّيْلِ.
shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari. (H.R Imam Muslim)
shalat lail ini. Dan shalat lail adalah kebiasaan orang-orang shalih yang betul
betul ingin mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Rasulullah bersabda :
فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ
إِلَى اللَّهِ، وَمَنْهَاةٌ عَنْ الإِثْمِ، وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ،
وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الجَسَدِ
karena itu merupakan kebiasaan orang shaleh sebelum kalian, mendekatkan diri
kepada Allah, mencegah dari perbuatan dosa, menghapus keburukan, dan mencegah
penyakit dari badan. (H.R. Imam Ahmad, at Tirmidzi dan al Hakim).
banyaknya jalan untuk mendapatkan surga-Nya. Semoga Allah memberi kita kekuatan
untuk mengamalkannya. Wallahu A’lam. (1.634)







































