Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Berdakwah Dengan Bahasa Sederhana

Keimanan by Keimanan
02.04.2021
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT






















Islamedia – Sebut saja namanya Ucup, dia adalah seorang mahasiswa semester I di
Universitas ternama di kota Bandung. Suatu malam setelah melihat hasil
jerih payahnya selama satu semester dengan penuh bangga, dia menelpon
ibunya yang ada di kampung guna melaporkan hasil ujian. 

RELATED POSTS

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Setelah
mendaftar paket hemat telpon malam, dia pun menelpon ibunya. Lalu
terjadilah tanya jawab mengenai kabar antara sang anak dan sang ibu yang
saling merindu satu sama lain. Sang ibu kemudian berinisiatif
menanyakan mengenai hasil ujian anak sulungnya tersebut. Si ucup dengan
senyum sumringah dan nada suara bangga mengatakan, “Buk, ucup semester
ini dapet nilai Tiga Koma Tujuh Lima lho…!” 


Dengan ekpresi kaget bak aktris sinetron sang ibu mengatakan,
“Apaaaa…..!!! Susah payah ibu sama bapak banting tulang peras
keringat siang dan malam biar bisa transferin kamu tiap bulan, kok kamu
cuman dapet Tiga koma cup… Dulu waktu SMA kamu bisa dapet Delapan
bahkan Sembilan, kok sekarang tiga koma nak…” Tiba-tiba hening pemirsa.

Cerita di atas adalah salah satu fenomena dimana tidak terjadinya
komunikasi yang efektif antara sang anak dan ibunya. Sang anak
menggunakan bahasa yang tidak dimengerti oleh ibunya yang -mohon maaf-
notabene orang kampung untuk menyampaikan hasil perkuliahannya selama
satu semester. Sang ibu hanya paham nilai tertinggi itu adalah 10.

ADVERTISEMENT

Para aktivis dakwah juga berpotensi mengalami hal yang sama seperti
sang anak di atas saat berdakwah kepada masyarakat. Mungkin karena ingin
tampak alim, menguasai ilmu, faqih dan fasih, kita menggunakan bahasa
tingkat tinggi yang membuat masyarakat menganga tanda tak paham dan
garuk-garuk kepala tanda tak mengerti. Atau tanpa memikirkan bagaimana
kondisi usia, starata pendidikan, obyek dakwah, kita dengan seenaknya
melontarkan pernyataan-pernyataan tertentu yang menyebabkan berbagai
macam tafsiran dari mereka.

Agar nampak intelek, kita biasanya menggunakan kata-kata hasil
serapan bahasa asing, mengganti kata “perubahan” dengan “transformasi”,
kata “kemunduran” dengan “degradasi”, kata “ujian” dengan “evaluasi”,
kata “pilihan” dengan “opsi”, kata “berlebihan” dengan “over” dan masih banyak lagi. Mirip-mirip kasus Vicky “artis dadakan” yang tenar di televisi beberapa saat yang lalu.

Agar terlihat alim di depan mente yang baru belajar Islam, para mentor ada yang menggunakan kata-kata berbahasa Arab, seperti ana, antum, afwan, syukron, naam dan lain sebagainya. Bisa jadi adik mente  dengan polosnya menjawab saat ditanya, “bagaimana menurut antum?”. “Di sini gak ada yang bernama antum kak!”.

Rasulullah SAW bersabda:  “Aku diperintahkan untuk sederhana dalam
berbicara, sebab sederhana dalam berbicara adalah suatu kebaikan.” (HR.
Abu Daud dalam bab Al-Adab)

Kita selayaknya mencontoh Rasulullaah SAW yang bahasanya dalam
berdakwah mudah dimengerti dan dipahami mulai dari kalangan budak miskin
jelata sampai kaisar Romawi dan raja Persia. Bahkan dengan bahasa yang
sederhana namun menyentuh bisa menyebabkan jalan hidayah bagi orang
lain.

Ummul Mu’minin, Aisyah r.a. berkata, “Sesungguhnya perkataan
Rasulullah SAW cukup jelas dan mudah dimengerti oleh setiap
pendengarnya”. (H.R. Abu Dawud dalam bab Al-Adab)

Teringat kisah Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani -penulis kitab
Bulughul Maram- yang pernah diceritakan dengan apik oleh Ustadz Salim A.
Fillah dalam suatu kajian. Al kisah, Ketika Al-Hafizh Ibnu Hajar
Al-Asqalani menjadi Qadhi di Mesir, beliau yang sedang berdinas dengan
keretanya pernah dicegat seorang Yahudi penjual minyak dan ter (aspal
cair) dalam perjalanan. Si Yahudi berkata: “Nabimu mengatakan
bahwa dunia ini penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir,
tapi ku lihat dirimu hidup mewah berkecukupan sementara aku begitu
nestapa dalam kepapaan. Apa ini tidak terbalik?”

Ibnu Hajar tersenyum bijak mendengarnya, dan beliau pun menjawab:
“Dunia adalah penjara bagi orang mukmin seperti kami, karena di akhirat
kami mendapatkan kenikmatan agung yang jauh lebih baik dari ini, yang
tiada akan putus selamanya. Sementara, dunia ini adalah surga bagi
kalian karena di akhirat kalian akan mendapatkan kehinaan, siksa, dan
kenestapaan abadi jauh lebih mengerikan daripada yang kau alami saat
ini”. Seketika itu juga si Yahudi-pun bersyahadat dan masuk Islam. Ibnu
Hajar yang menggunakan pakaian mewah tanpa memperhatikan kotor dan
dekilnya si Yahudi, langsung memeluknya dalam dekapan ukhuwah.

Tanpa menggunakan dalil yang berbelit-belit dan penjelasan yang
bertele-tele, singkat tapi padat, Ibnu Hajar berhasil menjadi jalan
hidayah bagi si Yahudi miskin. Bagaimana dengan kita, yang sering
menyampaikan banyak taushiyah namun sayang kering akan hikmah. Sering
menyampaikan materi tapi sayang miskin isi.

Selayaknya kita sebagai da’i bisa menguasai diri dengan memilih
kata-kata yang mudah dicerna dan dipahami ketika berhadapan dengan
masyarakat yang starata pendidikan ataupun usianya berbeda dengan
dirinya. Kita sebaiknya menyampaikan sesuai dengan ilmu dan pemahaman
yang ada pada dirinya tanpa melebih-lebihkan atau memfasih-fasihkannya.

Dalam berdakwah kita ingin, masyarakat sebagai obyek dakwah kita
mendapatkan pencerahan dan hidayah lewat kita, Salah sedikit saja kita
dalam menyampaikan, bisa menyebabkan obyek dakwah menjauh dan menjadi
antipati terhadap kita.

“Ajaklah manusia ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang
baik. Dan debatlah mereka dengan cara yang paling baik. Sungguh Tuhanmu
lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan orang-orang yang
mendapat petunjuk”. (QS. An-Nahl: 125)

Wallaahu a’lam.

Fais al-Fatih
Mahasiswa Pascasarjana Informatika
Anggota Kelompok Studi Palestina

Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetSendShare
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya
Religi

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026
Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta
Religi

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Next Post

Sejarah Australia (16): Kanguru, Hewan Endemik Khas Papua dan Australia; Apakah Populasi Kanguru Asli Papua Telah Punah?

Berislamlah! Engkau Akan Welas Asih

Iklan

Recommended Stories

Usaha Yang Menjanjikan

21.11.2013

BENAR BENAR FOKUS BERIBADAH KETIKA I’TIKAF

30.04.2019

Sejarah Menjadi Indonesia (372): Pahlawan Nasional Fatmawati (Bengkulu); Soekarno, Flores Bengkulu Padang Djakarta Bengkulu

23.01.2022

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?