
karena kita diciptakan sudah lengkap dengan rizkinya, dan tidak pernah meleset.
apa yang ditetapkan Allah untuk kita, pasti akan berjumpa.
dan apapun yang tidak ditetapkan Allah untuk kita, pasti tidak akan pernah bertemu.
kita diciptakan oleh allah ketika dirahim umur 4 bulan. kita sudah
ditetapkan rizki, ajal, nikmat dan musibah yang akan menimpa dan
amal-amal kita.
klita tidak disuruh mencari rizki, tapi kita disuruh menjemput rizki.
karena kalau dicari, belum tentu ada, antara ada dan tiada.
tapi kalau menjumput sudah pasti ada. walaupun belum tentu bertemu dikarenakan kurang sungguh-sungguh atau kurang terampil.
“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah
yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu
dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata
[Lauh Mahfuzh].” QS. Huud ayat 6.
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka,”
QS. Ar-Raad : 11.
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah [ni’mat]
kepadamu, dan jika kamu mengingkari [ni’mat-Ku], maka sesungguhnya
azab-Ku sangat pedih”. QS. Ibrahim ayat 7
Jangan pernah takut oleh rizki yang belum ada, tapi takutlah belum mensyukuri rizki yang sudah ada.
1. Hati yakin tidak ada pemberi karunia selain Allah, bukan perusahaan
yang menjamin kita, gaji, orang tua, gelar atau keterampilan, tetapi
hanya dari Allah.
2. Afdholu doa “Alhamdulillah” orang yang ahli syukur selalu memuji Allah dalam setiap kejadian.
3. Orang yang ahli syukur selalu berterimakasih kepada orang yang menjadi jalan rizki.
4. Gunakan nikmat untuk mendekat ke Allah. Punya kening gunakan untuk
banyak bersujud, punya mata gunakan untuk banyak membaca Alquran, punya
mulut gunakan untuk banyak dzikir, punya uang gunakan untuk banyak
menolong orang.
semoga bermanfaat.
KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)








































