Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Jangan Lemah Berjihad – TAFSIR QS Muhammad: 35

Keimanan by Keimanan
22.06.2020
Reading Time: 7 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

ADVERTISEMENT

Oleh:
Rokhmat S. Labib, MEI
“Janganlah kamu lemah dan minta damai
padahal kamulah yang di atas dan Allah pun bersamamu dan Dia sekali-kali tidak
akan mengurangi pahala amal-amalmu
.” (TQS. Muhammad: 35)
Islam
adalah dakwah. Agama yang memerintahkan umatnya untuk terus berdakwah dan
menyebarkan agamanya ke seluruh dunia. Thariqah
atau metode praktisnya adalah dengan berjihad fisabillah. Ini wajib diamalkan
oleh umat Islam. Dalam hal ini, umat Islam tidak boleh lemah dan gentar
menghadapimusuh-musuhnya. Ayat ini pun menerangkan beberapa sebab yang
meniscayakan umat Islam tidak boleh merasa lemah dan meminta orang kafir
berdamai.
Ketika Lebih
Kuat
Allah SWT
berfirman: Falaa tahinuu (janganlah kamu
lemah). Dalam ayat sebelumnya, Allah SWT menegaskan bahwa orang-orang kafir dan
menghalangi manusia dari jalan-Nya, kemudian mati dalam kafir tidak akan
diampuni dosa-dosanya.
Kemudian dilanjutkan dengan ayat ini yang ditujukan kepada
hamba-hamba-Nya yang Mukmin. Dikatakan oleh al-Khazin,
khithaab atau seruan ayat ini ditujukan kepada para sahabat
Nabi
ﷺ, kemudian berlaku umum untuk seluruh kaum Muslimin.
Mereka
semua diserukan agar: Falaa tahinuu
(janganlah kamu lemah). Makna kata al-wahn
adalah al-dha’if (lemah), baik dari segi
fisik maupun psikis, seperti dalam firman Allah SWT: Qaala innii wahana al-‘azham minnii (Ia berkata “Ya
Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah; TQS. Maryam [19]: 4). Juga
firman-Nya: Famaa wahanuu limaa ashaabahum
(Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka; TQS. Ali Imran
[3]: 146). Demikian kata al-Raghib al-Asfahani dalam al-Mufradaat fii Gharib al-Qur‘aan.
Makna ini
pula yang dikandung dalam ayat ini. Menurut Imam al-Qurthubi, penggalan ayat
ini bermakna: ”Janganlah kalian lemah untuk berperang.” Al-Hafidz Ibnu Katsir
juga berkata: ”Janganlah kalian lemah menghadapi musuh.” Dikatakan pula
oleh Ibnu Jarir al-Thabari, “Maka janganlah kalian lemah, wahai
orang-orang yang beriman kepada Allah untuk berjihad melawan orang-orang
musyrik dan takut memerangi mereka.”
Dengan
demikian, ayat ini melarang umat Islam untuk bersikap lemah dalam berjihad
menghadapi orang-orang kafir dan musuh-musuh mereka.
Kemudian
disebutkan: Wa tad’uu ilaa al-salm (dan
minta damai). Huruf al-wawu di sini
adalah ‘athf yang menyandingkan dengan
kata sebelumnya: Falaa tahinuu
(janganlah kamu lemah). Sehingga penggalan ayat ini juga merupakan larangan
kepada Muslimin. Mereka dilarang meminta al-salm
kepada orang-orang kafir. Makna al-salm
adalah al-shulh (perjanjian damai).
Demikian menurut Imam al-Qurthubi. Ibnu Katsir juga menafsirkannya sebagai al-muhaadanah wa al-musaalamah (perjanjian dan
perdamaian), dan melakukan gencatan senjata antar kalian dengan orang-orang
kafir.
Menurut
al-Khazin, perdamaian yang dilarang oleh ayat ini adalah perdamaian yang
sifatnya abadi. Mufassir tersebut berkata, ”Janganlah kalian mengajak
orang-orang kafir kepada perdamaian selama-lamanya. Allah SWT telah melarang
mereka untuk mengajak kepada orang-orang kafir kepada perjanjian dan
memerintahkan untuk memerangi mereka hingga mereka menyerah.”
Jika dikaitkan dengan perintah melakukan jihad dan perintah memerangi
orang-orang kafir hingga mereka beriman atau menjadi
ahli dzimmah yang tunduk terhadap hukum Islam dan membayar jizyah
(lihat: QS. al-Taubah [9]: 29), kesimpulan tersebut menemukan benang merahnya.
Itu juga yang diputuskan Rasulullah
ﷺ pada Perjanjian Hudaibiyyah. Dalam perjanjian
tersebut, dibatasi dengan masa, yakni sepuluh tahun.
Lalu
dilanjutkan dengan firman-Nya: Wa antum
al-a’lawna
(padahal kamulah yang di atas). Huruf al-wawu di sini merupakan wawu
al-haal
(yang menunjukkan keadaan). Artinya, larangan untuk berdamai
dengan orang-orang kafir itu tatkala kalian dalam keadaan lebih kuat, dan lebih
besar, baik jumlah kalian maupun persiapan kalian. Ibnu Katsir berkata, ”Yakni
dalam keadaan kalian mengungguli musuh-musuh kalian.”
Ketika Musuh
Lebih Kuat
Manakala
keadaannya sebaliknya, yakni orang-orang kafir lebih kuat dan lebih banyak jika
dibandingkan dengan seluruh kaum Muslimin dan imam (atau khalifah ) pun memandang terdapat kemaslahatan pada
perdamaian tersebut, maka dia bisa melakukannya.
Hal ini juga dilakukan oleh Rasulullah ﷺ ketika beliau
dihalang-halangi oleh kaum Quraisy untuk masuk ke kota Makkah. Mereka mengajak
beliau untuk mengadakan perdamaian dan melakukan gencatan senjata antara mereka
dengan beliau selama sepuluh tahun. Beliau pun menerima tawaran mereka.
Demikian penjelasan Ibnu Katsir dalam tafsirnya.
Menurut
Syihabuddin al-Alusi, sebagian ulama juga beristidlal
dengan larangan ini bahwa tidak boleh melakukan perjanjian damai dengan
orang-orang kafir kecuali dalam keadaan darurat; dan haramnya meninggalkan
jihad kecuali dalam keadaan lemah. (ketika lemah maka harus berusaha untuk
menjadi kuat)
Selanjutnya
Allah SWT berfirman: WalLaah ma’akum
(dan Allah pun bersamamu). Ini merupakan kabar gembira yang besar tentang
pertolongan dan kemenangan mereka atas musuh-musuh mereka. Al-Qurthubi berkata,
“Yakni dengan memberikan pertolongan dan bantuan.” Ini seperti firman
Allah SWT: Wa innalLaah lama’a al-muhsiniin
(dan sungguh, Allah benar-benar bersama orang-orang yang berbuat ihsan, TQS.
al-Ankabut [29]: 69).
Ayat ini
pun diakhiri dengan firman-Nya: Walan yatrakum
a’maalakum
(dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala
amal-amalmu). Menurut Ibnu Katsir, ini berarti: ”Dia tidak akan menghapus dan
menghilangkan amal-amal kalian sedikitpun. Bahkan, Dia akan membalas kalian
dengan pahala dan tidak akan mengurangi sedikitpun.”
Menurut
Abdurrahman al-Sa‘di, tiga perkara tersebut masing-masing meniscayakan
kesabaran dan tiadanya sikap lemah.
Pertama, al-a’liina
(lebih di atas). Ini berarti faktor-faktor yang menjadi sebab kemenangan bagi
mereka telah terpenuhi. Di samping itu, mereka juga dijanjikan Allah SWT dengan
janji yang benar. Patut dicatat, sesungguhnya manusia tidak akan merasa lemah
kecuali dia merasa lebih rendah dan lebih lemah terhadap orang lain, baik dari
segi jumlah maupun kekuatan, baik internal maupun eksternal.
Kedua, sesungguhnya Allah SWT bersama mereka.
Hal ini disebabkan karena mereka adalah orang-orang Mukmin; dan Allah SWT pun
bersama orang-orang Mukmin dengan bantuan, pertolongan, dan pengokohan. Ini
mengokohkan jiwa dan keberanian mereka terhadap musuh-musuh mereka.
Ketiga, sesungguhnya Allah SWT tidak akan
mengurangi sedikitpun amal mereka. Sebaliknya, Dia akan membalas dengan
sempurna pahala bagi mereka, menambah mereka dari karunia-Nya, khususnya dalam
ibadah jihad. Sebab, infak jihad balasannya dilipatgandakan hingga tujuh ratus
kali lipat, bahkan lebih.
Demikianlah. Islam adalah agama yang diperuntukan bagi seluruh manusia.
Sehingga, Islam mewajibkan Rasul
ﷺ dan umatnya untuk senantiasa mendakwahkan Islam.
Untuk itu disyariahkan jihad sebagai
thariqah atau metode
praktis dalam menyebarkan Islam ke seluruh dunia. Jihad dalam rangka
nasyr al-Islaam ilaa al’alaam (menyebarkan Islam ke seluruh dunia) dapat
dilaksanakan dengan sempurna ketika khilafah  tegak.
Wal-Laah a’alam bi al-shawaab.[]
Ikhtisar:
1. Umat
Islam tidak boleh lemah dalam berjihad di jalan Allah SWT dan memerangi
musuh-musuh-Nya.
2. Umat
Islam hanya diperbolehkan melakukan perdamaian dengan orang kafir ketika
kondisi mereka dalam keadaan lebih lemah dan khalifah  memandang terdapat kemaslahatan pada
perdamaian tersebut.
3. Allah
SWT bersama dengan orang-orang Mukmin dan akan membalas semua amalnya dengan
sempuma.[]
Sumber:
Tabloid Media Umat edisi 187
Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetPin
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?
Religi

Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?

13.06.2025
Next Post

Sejarah Lombok (15): Kota Bima Pasca Letusan Gunung Tambora (1815); Kelaparan dan Membangun Kota di Atas Reruntuhan

Day 16; Failed to MaeKlong, to Yaowarat Then!

Day 16; Failed to MaeKlong, to Yaowarat Then!

Iklan

Recommended Stories

ADA WANITA YANG BOLEH MEMILIH PINTU SURGA

29.04.2019

Tawarkan Diskon Sampai 70 Persen, INDOFEST 2023 Bakal Kebanjiran Pengunjung

29.05.2023

Identitas Kuliner & Gastronomi Indonesia

02.02.2022

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?