ROMAJI:Hajimete wa kimatte ita no
Fureta kara somatteru desho?
Hiraita kuchi kara kao wo dasu
Amai amai saikoguramu
“Boku ni wa misenai sono kao wa nan desu ka?”
Hora chikutto shimasho
“Akiramete nakayoku suru no wa itsu desu ka?”
Hora chikutto shimasho
Kitanai kotoba darake da
Boku wa nomikomarete shimattan da
Wakaru yo wakaru yo datte sou da
Somosomo ai wa tariteru no
Nee kimi ga suki da yo
Suteki sugite watashitakunai
Nee boku janai naraba dare wo erabun dai?
Hora kowakunai yo
Tatoebanashi, moshimobanashi
Kotaerarenai no nara kimi wa iranai ya
Omoi hodo bibitto kuru no
Kitsuku hora shibatte kure yo
Onokoshi wa dame yo chanto tabete
Amai amai saikoguramu
“Sugu ni henji shite yo nee ima doko desu ka?”
Jora chikutto shimasho
“Usotsuki wa kisu de oharai shite agemashou”
Hora chikutto shimasho
“Gomen nasai” wa ii kara sa
Kimi wa kawarazu ni waratte ite
Shinpai sasenaide tsurai sayonara wa
Nido to konain da
Nee kimi ga suki da yo
Futarikiri wo yumemiteta no
Mou nigetari shinaide boku ga mamoru kara
Jama suru katachi wa
Hitotsu hitotsu omocha ni shiyou
Subete wa kimi no tame daremo iranai ya
Nee kimi ga suki da yo
Suteki sugite watashitakunai
Nee boku janai naraba dare wo erabun dai?
Hora kowakunai yo
Tatoebanashi, moshimobanashi
Kotaerarenain da yo ne? kimi wa kitanai ya
Hora kowakunai yo
Mou hanasanai yo
INDONESIA:Telah diputuskan sejak pertama kali
Ia akan ternodai jika disentuh, iya kan?
Bagai keluar dari mulutmu yang terbuka
Physcogram yang terasa begitu manis
“Ada apa dengan wajah yang tak pernah kau perlihatkan?”
Ayolah, segera suarakan
“Kapankah kau akan menyerah dan mulai dekat denganku?
Ayolah, segera suarakan
Aku bagaikan tenggelam
Dalam kata-kata yang begitu kotor
Aku mengerti, aku mengerti, karena
Lagipula cinta itu saja sudah cukup
Hei, aku mencintaimu
Terlalu indah, aku tak ingin kehilangannya
Hei, siapa yang akan kau pilih jika bukan aku?
Jangan pernah takut lagi
Itu hanya umpama saja, seandainya saja
Jika kau tak menjawabnya, aku tak memerlukanmu
Menjadi lebih jelas dan semakin berat
Hei, ikatlah diriku dengan sangat erat
Kau tak boleh pergi, makanlah dengan benar
Physcogram yang terasa begitu manis
“Jawablah dengan segera, hei sekarang kau berada di mana?”
Ayolah, segera suarakan
“Mari mengkontimasikan kebohongan dengan sebuah ciuman”
Ayolah, segera suarakan
Aku tak memerlukan “maafkan aku”-mu
Tersenyumlah seperti kau biasanya
Jangan membuatku khawatir, dan perpisahan itu
Takkan pernah datang lagi
Hei, aku mencintaimu
Aku melihat kita berdua di dalam mimpi
Jangan pergi lagi karena aku akan melindungimu
Mereka yang mengganggu
Mari kita membuatnya mainan satu per satu
Segalanya demi dirimu, aku tak perlu siapa pun
Hei, aku mencintaimu
Terlalu indah, aku tak ingin kehilangannya
Hei, siapa yang akan kau pilih jika bukan aku?
Jangan pernah takut lagi
Itu hanya umpama saja, seandainya saja
Kau takkan menjawabnya, kan? Kau begitu kotor
Jangan pernah takut lagi
Aku takkan meninggalkanmu