Cara Mengetahui Apakah Keyboard Rusak Secara Fisik atau Software
Keyboard yang bermasalah dapat mengganggu pekerjaan harian, apalagi jika kita tidak mengetahui penyebab kerusakannya. Masalah ini bisa berasal dari hardware (fisik) atau justru dari software seperti driver, pengaturan sistem, atau aplikasi tertentu. Artikel ini akan membantumu membedakan keduanya agar langkah perbaikannya tepat dan tidak salah arah.

1. Cek Keyboard Menggunakan Software Keyboard Tester
Tujuan: Mengetahui apakah sistem masih mengenali input keyboard.
- Gunakan aplikasi seperti Keyboard Test Portable (link download ada di bagian bawah).
- Jika tombol tidak terdeteksi saat ditekan → besar kemungkinan kerusakan fisik.
- Jika tombol terdeteksi tetapi tidak berfungsi di aplikasi tertentu → masalah biasanya ada pada software.
Tips Profesional: Jalankan tester di Safe Mode untuk hasil yang lebih akurat.
2. Restart dan Coba Keyboard di Sistem Operasi yang Berbeda
Tujuan: Membedakan apakah error berasal dari OS atau hardware.
- Lakukan Restart komputer dan cek apakah masalah tetap muncul.
- Coba boot menggunakan Live USB Linux (seperti Ubuntu) tanpa mengubah sistem komputer.
- Jika keyboard tetap bermasalah di OS lain → kemungkinan kerusakan pada hardware.
- Jika normal di OS lain → masalah kemungkinan berasal dari software/driver.
3. Uji dengan Keyboard Eksternal
Tujuan: Mengetahui apakah bagian port dan sistem PC masih berfungsi baik.
- Hubungkan keyboard eksternal USB.
- Jika keyboard eksternal berfungsi normal → keyboard internal rusak (masalah fisik).
- Jika keyboard eksternal juga bermasalah → masalah ada di software atau driver.
4. Cek Device Manager untuk Masalah Driver
Tujuan: Mendekteksi adanya error driver atau konflik sistem.
- Buka Device Manager di Windows.
- Cek bagian Keyboards dan lihat apakah ada tanda seru (!).
- Pilih “Update Driver” atau “Uninstall Device” lalu lakukan restart.
Saran Teknis: Jika masalah terjadi setelah update sistem, gunakan fitur System Restore.
5. Periksa Kondisi Fisik Keyboard
Tanda-tanda kerusakan fisik:
- Tombol terasa macet, longgar, atau tidak bisa ditekan.
- Terdapat bekas cairan atau kotoran.
- Keyboard tidak menyala sama sekali (terutama keyboard dengan lampu backlit).
Tips Perawatan: Gunakan blower atau kuas halus, jangan menggunakan cairan langsung ke keyboard.
Kesimpulan
Mendeteksi penyebab kerusakan keyboard sangat penting agar tidak salah langkah. Mulailah dari pemeriksaan software karena lebih mudah diselesaikan. Jika semua tes software menunjukkan normal, besar kemungkinan kerusakan berasal dari hardware dan membutuhkan penggantian atau servis.
Bonus: Alat Tes Keyboard
Unduh Keyboard Test Portable untuk memeriksa apakah tombol masih berfungsi dengan benar:
👉 Download Keyboard Test Portable
Untuk mengetahui apakah kerusakan pada keyboard kamu berasal dari fisik atau software, kamu juga dapat membaca panduan tambahan melalui link berikut:
👉 Cek Penyebab Kerusakan Keyboard



























