Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Amerika Rezim Kejam Dan Memunculkan Rezim-Rezim Kejam

Keimanan by Keimanan
07.09.2010
Reading Time: 8 mins read
0
Kemana Sampah Kita? #2: Industri Daur Ulang di Indonesia
ADVERTISEMENT
Amerika Rezim Kejam Dan Memunculkan Rezim-Rezim Kejam

RELATED POSTS

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

Puasa Ramadan 2026 โ€” Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Bagian 1 Perang Ide-Ide : Kapitalisme Barat versus Islam

7 Amerika Mengekspor Demokrasi ke Luar Negeri, Membudidayakan Totalitarianisme di Dalam Negeri

Download Buku [ Imperialisme Barat Abad 21 dan Kembalinya Khilafah ]

“Mereka yang bisa mengorbankan kebebasan esensial untuk memperoleh sedikit keamanan temporer tidak layak atas kebebasan maupun keamanan.โ€ โ€“ Benjamin franklin

ADVERTISEMENT
Pada 8 Maret 2005, Presiden George Bush mengutip kemajuan di Afghanistan, Irak dan Palestina mengatakan bahwa demokrasi mulai menyebar ke seantero Timur Tengah dan bahwa โ€œkekuasaan otoritarian adalah nafas terakhir masa lalu yang suram.โ€

Pemerintahan Bush dan para pendukungnya telah memanfaatkan kejadian-kejadian di Timur Tengah untuk memberi penilaian baik reformasi demokratis dan kedudukan Amerika di daerah itu. Beberapa pihak bahkan lebih jauh lagi mengumpamakannya dengan jatuhnya tirai besi, sementara yang lain menunjuk pada justifikasi kebijakan Bush sejak 9/11.

Namun, di balik retorika, visi Bush mengekspor demokrasi ke Timur Tengah dan bagian-bagian lain dunia sangat jauh dari standar demokrasi Amerika yang secara rutin digunakan untuk menihilkan hasil pemilu, menghardik para tirani, dan menetapkan negara-negara dalam catatan.

Dogma sentral demokrasi mengharuskan rakyat untuk memilih wakil berlegitimasi dalam suatu keadaan yang tidak parsial, bebas dari intimidasi lokal dan intervensi asing. Bush cepat menerapkan standar ini pada Ukraina dan akhir-akhir ini pada Lebanon,

Dalam kasus Ukraina, Bush melanggar standar ini, seiring bukti muncul bahwa kedutaan AS bertanggung jawab atas pengaturan โ€œRevolusi Oranyeโ€ Yushchenko.

Di Lebanon, Washington membuka provokasi dan dukungan bagi โ€œRevolusi Cedarโ€ dan keinginannya bahwa pemilu yang akan datang tidak bisa adil dan bebas, kecuali Lebanon sepenuhnya bebas dari pendudukan Syria adalah berbau sikap hopikrit.

Tidakkah pemilu di Afghanistan, Irak dan Palestina diadakan di bawah penjajahan Amerika dan Israel? Bukankah para kandidat dianalisis oleh Amerika? Tidakkah atmosfer sebelum dan di hari pemilihan umum adalah dalam keadaan ketakutan dan ketidakamanan? Bukankah hasil-hasil pemilu dimanipulasi dan proses elektoral ditahap dan didalangi? Jelas jawaban untuk semua pertanyaan itu pasti โ€œyaโ€. Maka pemilu-pemilu di negeri-negeri itu hanya bisa dideskripsikan sebagai tidak fair, ilegal dan ditimpakan ke rakyat.

Tapi menurut penilaian demokrasi Bush, pemilu rendahan di Afghanistan, Irak dan Palestina adalah kesuksesan yang menggema. Bahkan dengan standar dunia ke-3 pemilu semacam itu pasti dinyatakan omong kosong dan tidak berarti.

Demikian juga, Bush telah gagal untuk mengevaluasi Pakistan, Mesir dan Arab Saudi dengan patokan demokrasinya. Referendum palsu Musharraf di 2002, kepalsuan presidensial Mubarak yang akan datang dan pemilu publik Saudi, yang melarang para wanita berpartisipasi, hanya bisa dianggap sebagai tersangka terhadap demokrasi.

Bukannya menghukum negeri-negeri itu karena melanggar demokrasi, Bush telah memberi mereka penghargaan dengan milyaran dollar bantuan dan menawarkan kritikan diam untuk menyelamatkan muka. Ini khususnya terbukti, setelah pidato penobatan Bush. Departemen Negara AS bergegas memastikan para penguasa Mesir, Pakistan dan Arab Saudi bukanlah target pidatonya.

Ironisnya, Iran, yang secara relatif lebih demokratis daripada Mesir dan Arab Saudi digabung, telah diagendakan untuk perubahan rezim. Namun, Amerika lebih perhatian tentang mengamankan cadangan besar minyak dan gas Iran daripada tentang merawat demokrasi di Iran. Di 1953, Amerika khawatir tentang nasionalisasi minyak Iran, menggusur Perdana Menteri waktu itu, Dr. Muhammad Mossadegh dan menggantinya dengan Syah โ€“ seorang monarkis absolut.

Obsesi Amerika dengan membuat klaim-klaim tegas tentang menyebarkan demokrasi dan kebebasan, sementara di saat yang sama memunculkan rezim-rezim kejam memiliki sejarah panjang. Pada 12 Maret 1947, Presiden Truman mengatakan, โ€œSalah satu tujuan utama kebijakan luar negeri Amerika Serikat adalah penciptaan kondisi di mana kita dan negara-negara lain akan bisa bekerja sama menciptakan jalan hidup yang bebas dari penyiksaanโ€ฆ rezim-rezim totalitarian yang ditimpakan atas rakyat merdeka, melalui agresi langsung dan tidak langsung, menghancurkan pondasi kedamaian internasional dan oleh karenanya keamanan Amerika Serikat.โ€ vii

Maka dari itu, Amerika bersenjatakan dengan โ€œDoktrin Trumanโ€ berlanjut mensabotase demokrasi dan kebebasan di seantero dunia Muslim demi mengeksploitasi berbagai sumberdaya untuk korporasi-korporasi multinasional mereka dan mengamankan kepentingan strategis mereka. Amerika melakukan ini dengan mendukung semua tindakan otokrasi sekular, monarki dan kerajaan Syeikh.

Visi Bush bagi suatu dunia Muslim demokratis sama dengan doktrin Truman. Kedua-duanya, pengeksporan demokrasi dan kebebasan, juga dukungan untuk kediktatoran adalah sepenuhnya menuruti kepentingan-kepentingan korporat Amerika.

Amerika tidaklah sendirian dalam mempromosikan berbagai kepentingan korporasinya dihias dalam nilai-nilai Barat. Berbagai kekuatan Barat lainnya terutama Inggris, Perancis dan Uni Eropa berkompetisi dengan AS dalam mengalahkan nilai-nilai itu. Penghapusan perbudakan di abad ke-19 dan dorongan untuk memberi kemerdekaan pada para koloni di abad ke-20 semata-mata dimotivasi oleh perlombaan di antara kekuatan-kekuatan besar untuk menguasai sumberdaya-sumberdaya berharga mereka. Mengekspor nilai-nilai Barat adalah yang terakhir dari perhatian mereka.

Hari ini, ada perjuangan pahit antara Uni Eropa dan Amerika atas berbagai sumberdaya di dunia Muslim, khususnya cadangan-cadangan energinya. Bush di bawah selubung kebebasan dan demokrasi sedang berusaha menggusur rezim-rezim baik yang pro-Eropa maupun yang mendekat ke Eropa untuk petunjuk dan asistensi. Konflik UE-AS atas minyak dan gas bisa ditemukan di negeri-negeri Muslim seperti Sudan, Maroko (masalah Sahara Barat), Irak, Afghanistan, Iran, Libya, dan kerajaan-kerajaan Syeikh.

Mereka umat Muslim minoritas yang masih tersihir oleh nilai-nilai Barat perlu menyadari bahwa kekuatan-kekuatan Barat tidak tertarik pada pembebasan dunia Muslim. Tidak juga mereka tertarik dalam memberi kaum Muslimin kebebasan dan demokrasi.

Para Muslim itu harus melihat cepat pada urusan-urusan domestik negara-negara Barat dan mereka akan segera belajar bahwa nilai-nilai Barat hanyalah mitos. Hukum anti-teror di Inggris, the Patriot Act di AS, penahanan hingga waktu tak ditentukan kaum Muslimin di Guantanamo dan Belmarsh (Inggris) dan penghinaan para tahanan Muslim di Abu Ghraib, Bagram dan Basra jelas mengabaikan nilai-nilai mereka.

Bagi orang-orang Barat, mereka perlu melihat dengan serius bagaimana pemerintah mereka menggunakan perang terhadap terorisme sebagai alasan untuk menetapkan hukum-hukum draconian yang mengubah masyarakat liberal mereka menjadi totalitarian.

Hukuman seperti pemenjaraan tanpa pengadilan, penahanan warga negara, penyiksaan ekstra-judisial, konsentrasi kekuatan di tangan eksekutif, para penasihat pemerintah tanpa-pemilihan, para menteri mengendalikan yudikatif, batasan-batasan pers lebih besar, cerita-cerita berita buatan, menekan informasi dan menyusup ke privasi pribadi menikam ke jantungnya demokrasi liberal.

Seberapa cepat Amerika dan Eropa mentransformasi diri mereka sendiri menjadi benteng totalitarianisme bergantung pada apakah nilai kebebasan dan demokrasi orang-orang Amerika dan Eropa aman.

Maret 17, 2005

[Amerika Rezim Kejam Dan Memunculkan Rezim-Rezim Kejam ]

Tentang buku : 21st Century Western Imperialism and the Return of the Caliphate
Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetPin
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 โ€” Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 โ€” Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?
Religi

Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?

13.06.2025
Next Post
Daur Ulang melalui Bank Sampah

PBB Menyerang Kaum Muslimin โ€“ Kezaliman PBB

Masjid Agung Air Mata - Kupang

Iklan

Recommended Stories

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di  Jakarta Timur

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di Jakarta Timur

20.11.2020

Air Terjun Tegan Kiri: Dari Suara Tangis sampai Keindahannya

10.04.2012

Khutbah Idul Adh-ha (Renungan Terhadap Keadaan Kita)

08.10.2013

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?