
Jamur ternyata tak hanya dapat diketemukan dikulit, tapi juga didalam rongga mulut.Kondisi ini amat terkait dengan menjaga kebersihan area tersebut. Hal yang sebenarnya mudah untuk dilakukan namun sering malas dikerjakan oleh sebagian orang.
Jamur mulut yang juga disebut dengan oral thrus adalah infeksi jamur yang pada umumnya disebabkan oleh jamur golongan candida . Dengan jumlah sedikit, jamur itu pada dasarnya normal hidup didaerah pencernaan dan juga genital (alat kelamin). Jamur bisa menjadi penyebab infeksi jika dalam jumlah yang banyak dengan didukung faktor luka kecil ( mikrokopis) dan rendahnya daya tahan tubuh seseorang.Jamur itu normal ada juga pada permukaan mukosa atau dinding mulut . Tanpa ada pemicunya maka tidak akan bisa membuat infeksi.Nah , jika ada luka dalam dinding mulut maka bisa menjadi media pemicu tumbuhnya jamur lebih hebat.Baik lanjut usia , dewasa, anak- anak , hingga bayi, bisa mengalami infeksi jamur dimulutnya. Terutama pada mereka yang tidak menjaga kebersihan mulutnya, memiliki penyakit kronik, penurunan sistem pertahanan tubuh, keganasan, ataupun yang sedang mengkondumsi obat- obatan penekan daya tahan tubuh.
Jangan Sampai Masuk Pembuluh Darah
Meskipun jamur candida merupakan flora normal , jangan sampai menganggap sepele masalah tersebut . Jamur flora normal itu , biasanya akan sulit diobati bahkan dapat mengacam jiwa jika dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan . Jumlahnya akan menjadi banyak karena rendahnya tingkat kebersihan, akan semakin berbahaya ketika mulai masuk dalam pembuluh darah.
Fungemia akan tetjadi saat jamur masuk dalam pembuluh darah dan resikonya akan mengancam jiwa.Dampak kecilnya mungkin menyebabkan turunnya nafsu makan dan minum,yang disebabkan oleh hilangnya rasa .Hal ini akan menyebabkan kurangnya asupan makanan dalam tubuh.Hal yang benar – benar harus diwaspadai adalah jangan sampai pada infeksi itu terjadi diare.
Jaga Kebersihan Satu – satunya Kunci
Umumnya jamur mulut tidak dapat dihilangkan dengan sendirinya .Mengatasi jamur mulut harus dengan menggunakan pengobatan yaitu dengan menggunakan gentian violet atau obat tetes nistatin drop yang digunakan pada daerah yang terdapat jamurnya .Untuk mencegahnya , cukup dengan menjaga kebersihan mulut .Untuk pertolongan pertamanya , bila memang terinfeksi dapat dilakukan dengan membersihkan rongga mulut dengan lain kasa lalu mengolesinya dengan gentian violet.
Bayi Sangat Rentan
Memiliki bayi lucu dan sehat tentu tidak mudah
.Kondisi bayi lebih yang lebih sensitif membutuhkan perawatan yang exstra teliti dan hati – hati terutama untuk kesehatan dan kebersihannya .Ada bagian tertentu tubuh yang kadang luput dari perhatian sang ibu , yaitu sekitar rongga mulut.Nah , jangan biarkan kelincahan dan kelucuan si kecil terampas hanya karena kurangnya kebersihan disekitar rongga mulut yang dapat menyebabkan infeksi jamur dimulutnya.
Infeksi jamur candida dapat menyerang semua umur , terutama pada anak yang minum susu lewat botol .Botol adalah salah satu penyebab terbanyak terjadinya infeksi jamur mulut .Selain melalui botol , juga bisa melalui benda lain seperti tangan atau kuku orangtua , luka gosok gigi pada balita dan sebagainya.
Kepala Susu atau Jamur ?
Jamur mulut pada anak secara tampilan dapat berupa bercak – bercak putih seperti kepala susu . Secara tampilan memang susah dibedakan antara kepala susu yang menempel dilidah bayi dengan jamur candida.Tidak perlu khawatir untuk membedakan keduanya .Putih dilidah atau disekitar rongga mulut yang disebabkan oleh bekas susu atau kepala susu , biasanya akan mudah dibersihkan menggunakan kain kasa.Lain halnya bila putih tersebut disebabkan oleh jamur candida , maka akan susah dibersihkan.Hal itu karena jamur melekat erat di dinding bawahnya .Jika dipaksa dibersihkan akan meninggalkan luka dan memerah.Jamur menempel pada lidah dinding mulut dan langit – langit bahkan bisa masuk kedalam saluran pencernaan.
TIPS
Berikut ini tips terkait perawatan gigi dan mulut bayi anda:
1.Pada anak yang belum memiliki gigi, berikan ASI sebagai makanan utamanya.ASI dijamin ĺebih terjaga kebersihannya dan tingkat kesterilannya karena tersimpan dalam tubuh sang ibu.
2.Berikan air putih setelah memberi susu pada bayi.Hal itu fungsinya sebagai pembilas mulut bayi agar tetap bersih.
3.Bagi anak yang telah keluar giginya, ajarkan menggosok gigi yang benar.Menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur.
4.Jangan lupa menggosok lidah juga saat menggosok gigi.
ADVERTISEMENT






















