Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Taaruf Ketujuh

Aopok by Aopok
16.09.2014
Reading Time: 3 mins read
0
Taaruf Ketujuh
ADVERTISEMENT
ilustrasi

Kenalan saya, Sayyid, seorang pendongeng, termasuk sedikit di antara dai yang mau berbicara buka-bukaan soal jumlah taaruf (perkenalan) dirinya sebelum mendapatkan seorang istri. Dengan enteng, lugas dan dibumbui canda, dia sebutkan angka belasan. Semuanya tak berhasil. Tak ada Muslimah yang berkenan menjadi pendamping hidupnya. Seingat saya, lebih banyak proposal Sayyid yang ditolak oleh para akhwat itu.

RELATED POSTS

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

Puasa Ramadan 2026 โ€” Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Sampailah pada taaruf kesekian belas, Sayyid berhasil mendapatkan istri. Dengan diuji soal harta menjelang pernikahan akhirnya diaโ€”atas izin Allahโ€”mendapatkan perempuan luar Jawa. Setiap berbicara pernikahan di ceramah-ceramahnya, Sayyid tak lupa menyinggung pengalaman pribadinya soal belum berhasilnya meminang di masa awal-awal. Tak ada yang ditutup-tutupi kecuali nama para akhwat yang pernah menolaknya, tentunya. Sayyid sepertinya ingin memberikan teladan soal kerja keras mendapatkan jodoh. Tidak cengeng hanya ditolak sekali atau maksimal tiga kali.
Menceritakan dengan enteng dan penuh humor menjadi jalan Sayyid mengkatarsis pengalaman pahit. Meski kini digarasikan ceria, saya tidak yakin setiap menghadapi jawaban penolakan itu Sayyid selalu berlapang dada. Pasti ada rasa sedih, kecewa dan kenangan untuk ditinggalkan setelah penolakan itu. Tetapi di sinilah letak keistimewaan Sayyid. Dia tidak menjadikan sesaknya dada setelah ditolak sebagai sebuah bab bernama roman kepiluan. Garis takdirnya selaku pendakwah mengharuskan dia tetap tegar, serapuh apa pun isi hatinya saat tertolak cintanya. Dan Sayyid melalui itu dengan manis. Jauh lebih manis dari kisah pedih Sayyid yang lain di jazirah Mesir yang dirujuknya: Sayyid Quthb.
Sayyid adalah contoh baik fenomena taaruf ketujuh. Ketujuh di sini tidak sama sekali merujuk taaruf sejumlah tujuh kali. Bukan itu maksudnya. Taaruf tujuh, dalam konteks ini, meminjam ilmu balaghah; bahwa kata โ€œtujuhโ€ dalam bahasa Arab sering kali dipakai untuk menunjukkan arti banyak. Banyak yang tak terhitung.
Dalam Al-Quran kata โ€œtujuhโ€, misalnya, dipakai dalam penciptaan langit (lihat surat al-Mulk [67]: 3; ath-Thalaaq [65]: 12); ilmu Allah (Luqman [31]: 27). Sepengetahuan saya, para mufasir tidak mengartikan tujuh di sini dalam arti denotatif, namun menunjukkan arti banyak, sebanyak-banyaknya.
Nah, jelaslah bukan bahwa taaruf ketujuh bukan berarti taaruf ketujuh kalinya, melainkan taaruf sebanyak-banyaknya tetapi dengan niatan ikhlas. Tak tebersit untuk mempermainkan perempuan atau sekadar gengsi-gengsian. Demi gengsi dalam taaruf, adakah? Ada, menjadi kebanggaan ketika berbincang-bincang lantas ketika dirinya berkata, โ€œKalau saya sudah taaruf dengan ikhwan sebanyak lima belas dan semuanya saya tolak! Tak ada yang sekufu.โ€ Atau kalimat lain, โ€œSitu baru taaruf dua kali gagal. Saya nih sudah taaruf dua puluh lima kali dengan akhwat, dan semuanya saya tinggalkan lantaran tak ada yang selevel!โ€
Taaruf ketujuh adalah seperti Sayyid berikhtiar serius, bukan untuk bangga-banggaan. Kalaupun dia menolak, ada landasannya; tidak asal putus. Pun kalau dia mengobati hatinya saat gagal mendapatkan jodoh gara-gara jawaban si akhwat di luar perkiraan optimisnya, pasti dia tengah mengamalkan ilmu ikhlasnya.
Taaruf ketujuh merupakan sebuah pencarian tanpa henti tidak dalam kerangka takabur dan ujub. Merasa diri berada di level aktivis nomor wahid, jam terbang tak terhitung, anak kesayangan ustad senior, akses ke jamaah dakwah luas. Semua ini hanya modal, tetapi tidak untuk dikedepankan sebagai alat menekan calon pendamping. Semua yang dilakukan pelaku taaruf ketujuh ya wajar-wajar saja. Menjadi dirinya sendiri dengan pelbagai kekurangan tanpa harus diselubungi dengan modal-modal tadi.
Seperti Allah yang bekerja menciptakan langit dalam enam masa (lihat: as-Sajadah [32]: 4), begitu pun kita dalam berikhtiar menjemput jodoh. Bagi saya, Sayyid merupakan kisah heroisme tersendiri. Lebih berkesan ketimbang kisah seorang ikhwan langsung mendapatkan pendamping dalam sekali usahanya. Tak ada keringat dan perihnya kaki berjalan saat tertolak. Rekomendasi ustad senior menjadi penentu pengabulan si akhwatโ€”rasa-rasanya taaruf sukses ini sejatinya bukan kisah teladan mengenai bab kegigihan dan keluar dari rasa putus asa.
Maka, ditolak lantaran pendapatan masih serabutan; diusir calon mertua lantaran gelar hanya lulusan SMP; ditekan baik-baik mundur oleh guru mengaji si akhwat lantaran jenjang kadernya masih pemula; disurati si akhwat agar menjadi ustad dulu baru melamarnya; semua ini bagian dari episode merangkai rumah tangga sesungguhnya. Tidak seru dan tidak ada hujan pahala bila kita tembak langsung sukses. Sama halnya dengan tidak ada barakahnya mereka yang sekadar terobsesi bertaaruf lantaran demi gengsi berbangga-bangga dalam menolaki calon pendamping.
Taaruf, sungguh, sebuah kerja-kerja cinta yang menarik. Ada harap, ada sedih, ada haru, dan ada pinta. Mentaarufi ketujuh sebuah ikhtiar dengan sepenuh hati, insya Allah, membuahkan hasil yang tidak serampangan. Karena taaruf ketujuh bukan sebuah permainan sia-sia. Ia justru aktivitas serius dalam menggapai ridha-Nya. Jadi, ditolak berkali-kali hingga lima puluh kali, tetap semangat. Bahkan seorang Abu Bakar dan Umar pun pernah mengalami penolakan jawaban dari Muslimah yang hendak dipinangnya. []
Oleh : Yusuf Maulana
ADVERTISEMENT
Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetPin
Aopok

Aopok

Related Posts

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 โ€” Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 โ€” Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?
Religi

Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?

13.06.2025
Next Post

Haji Mabrur Pahalanya Syurga

Bagi Orang yang Sok Hati-hati & Mengaku Bersikap Hikmah

Soeharto, Bu Tien, dan Tutut bersama keluarga Ratu Belanda (1), 1970

Iklan

Recommended Stories

Pelayaran Dunia Selama 132 Hari Ini Akan Mengelilingi Bumi pada 2026 dan Mengunjungi 6 Benua

29.02.2024

Ternyata.. saya (pernah) aL4y

30.03.2012

Momiji Shirakawa-Go

17.01.2018

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?