Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Hot
    • Galeri
    • Populer
    • Viral
    • Terviral
    • Terbaik
    • Trending
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Viral! Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Lebaran, Stok Aman

    Viral! Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Lebaran, Stok Aman

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerita
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Hiburan
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Religi
    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

  • Tekno
  • More
    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Hot
    • Galeri
    • Populer
    • Viral
    • Terviral
    • Terbaik
    • Trending
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Viral! Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Lebaran, Stok Aman

    Viral! Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Lebaran, Stok Aman

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral! Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel Seminggu Sebelum Akad Nikah, Video Heboh di Media Sosial

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Viral Oknum TNI Todongkan Pistol ke Driver Online di Serpong

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerita
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Hiburan
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Religi
    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Belajar dari Sistem Ramadhan

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Liga Inggris 2025/2026 – Derbi Manchester Penuh ‘Aroma Dendam’ & Cara Nontonnya

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 – Lawan Kamboja, Vietnam & Singapura di GBK

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

    Hasil Drawing Indonesia Masters 2026: Lawan Jonatan Christie, Fajar/Fikri & 21 Wakil Indonesia Lengkap

  • Tekno
  • More
    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Mengenal Komunitas #IndonesiaTanpaJIL

Aopok by Aopok
21 Agustus 2014
Reading Time: 7 mins read
Donasi
0
Mengenal Komunitas #IndonesiaTanpaJIL
ADVERTISEMENT
Indonesia Tanpa JIL

Ramadhan kemarin, saya bersama teman-teman dari Komunitas One Day One Juz (ODOJ) berkesempatan silaturahim dalam agenda Buka Puasa Bersama dengan Komunitas #IndonesiaTanpaJIL (ITJ), sebuah komunitas yang concern pada penyelamatan umat dari kerusakan pemikiran yang dibawa oleh Jaringan Islam Liberal (JIL), demikian mereka mengidentitaskan dirinya.

RELATED POSTS

Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

Awalnya saya iseng-iseng mention akun @malakmalakmal, boss ITJ, agar kedua organisasi ini sesekali mengadakan buka puasa bersama. Maksud saya, supaya dua komunitas yang sedang digandrungi anak-anak muda ini bersinergi untuk membangun sebuah gerakan bersama dalam membangun umat dan bangsa. Tentu akan menjadi sebuah kekuatan dahsyat jika ODOJ yang concern pada kampanye ‘dekatan diri pada al-Quran’, bersinergi dengan ITJ yang concern pada penyelamatan akidah.

Rupanya gayung bersambut. Dan, Buka Bersama yang dikonsep dalam format diskusi pemikiran Islam itu berlajalan dengan sukses, diikuti dengan antusias oleh sekitar 100 orang anggota ODOJ dan ITJ. Tema yang diambil pun sengaja dibuat relevan untuk kedua komunitas, “al-Quran, Solusi atas Problematika Pemikiran Islam”, tema yang mewakili semangat Komunitas ODOJ maupun ITJ. Dalam kesempatan itu oleh panitia, saya dikerjain menjadi pembicara bersama Akmal Syafril, pemililik akun @malakmalakmal.

Sebagai alumni Jurusan Filsafat di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kajian pemikiran Islam bagi saya merupakan tema yang menarik. Gelombang apa yang di kalangan aktivis dakwah disebut sebagai Ghazwul Fikri (perang pemikiran) telah saya rasakan sejak menghirup udara OPSPEK di Kampus Islam terbesar di Indonesia itu. Selama ini UIN terkenal karena kenyelenehan pemikiran yang –terutama—dicetuskan oleh mahasiswa-mahasiswa Fakultas Ushuluddin. Dan saya merasa “beruntung” pernah diasuh oleh dosen-dosen yang terkenal liberalitas-pemikirannya itu, semisal Prof.Kautsar Azhari Noor (konon satu dari sedikit tokoh pemercaya wahdatul wujud di Indonesia, dimana eksplorasi tentang konsep manunggaling kawula gusti tersebut bisa digali dari disertasinya yg membedah Wahdatul Wujud ibn ‘Araby), atau Dr.Zainun Kamal, seorang pemikir bebas yang pernah menikahkan wanita Muslimah dengan Lelaki Nasrani, dll.

Karena itu pula, sejak kuliah saya sedikit akrab dengan buku-buku pemikiran Islam, mulai dari filsafat Yunani hingga filsafat Islam. Mulai dari Socrates hingga Ar-Razy. Mulai filsafat murni hingga filsafat politik. Mulai dari ilmu kalam hingga tasawuf.

ADVERTISEMENT

Berkesempatan membedah problematika pemikiran Islam dengan seorang founder Indonesia Tanpa JIL tentu akan menjadi pengalaman menarik, karena ITJ bagi saya merupakan sebuah komunitas yang unik. Disebut unik karena selama ini counter opinion terhadap pemikiran-pemikiran JIL umumnya hanya berkutat pada tataran akademis, tidak menyentuh ranah gerakan. Counter terhadap jurnal dan diskusi anak-anak JIL biasanya dibalas juga dengan jurnal dan diskusi-diskusi ilmiah dari kalangan aktivis-aktivis dakwah, fair. Hal ini cukup untuk menjadi bahan pustaka bagi kalangan yang selama ini memang concern pada pemikiran Islam. Tulisan berbalas tulisan, jurnal atau majalah berbalas jurnal dan majalah, misalnya Syir’ah vis a vis Islamia, diskusi berbalas diskusi. Itu cukup menjadi tesa dan antitesa untuk lahirkan paradigma yang konklusinya dikembalikan kepada para pembaca.

Tetapi untuk mereka yang awam terhadap dialektika pemikiran Islam, perlawanan terhadap ide-ide JIL tidak cukup berhenti di ranah itu. Perlu ada gerakan yang secara massif menyadarkan umat tentang bahaya pemikiran JIL. Ruang ini yang masih kosong, dan Akmal Syafril mengisi kekosongan itu. Ini yang membedakan antara mereka yang berkutat pada ranah intelektual an sich, dengan mereka yang bergerak pada ranah gerakan.

Dalam obrolan itu saya menjadi faham, mengapa misalnya, bahasa yang kerap digunakan oleh teman-teman ITJ dalam meng-counter liberalisme pemikiran Islam adalah bahasa sederhana yang mudah dipahami masyarakat awam. Padahal biasanya, kajian-kajian pemikiran Islam selalu sarat dengan ‘bahasa-bahasa langit’ yang tak familiar di telinga masyarakat luas. Bahasa langit yang dimaksud adalah istilah-istilah yang menjadi ‘sarapan pagi’ anak-anak pemikiran, seperti epistemology, ontology, transcendent, post modernisme, post tradisionalisme, oksidentalisme, bibliolatri, diabolisme, esoterisme, dan istilah-istilah asing lainnya.

Gerakan seperti ITJ diperlukan untuk menyederhanakan istilah langit tadi ke dalam bahasa bumi. Sehingga masyarakat bisa memahami kekeliruan JIL tanpa perlu mengerutkan kening seperti ketika membaca tulisan intelektual muda INSIST di jurnal Islamia, yang selama ini juga aktif meng-counter gagasan sesat JIL dengan tulisan-tulisan akademis yang –mengutip Prof.Nasaruddin Umar– advanced.

Untuk diketahui, predikat sesat atas gagasan-gagasan JIL di atas berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai paham pluralisme Agama, sekularisme, dan liberalisme. Saya percaya pada Ulama, jika anda tidak, mari saling hormati.

Vis a Vis Jaringan Islam Liberal

Dalam obrolan ringan sebelum presentasi, Akmal Syafril mengatakan bahwa kritik terhadap JIL tak hanya dari segi pemikiran, tapi dari juga dari kurangnya kepedulian JIL pada aspek sosial. Sangat jarang kita mendengar JIL misalnya,–untuk tidak mengatakan tidak pernah– mengadakan kegiatan sosial bagi masyarakat seperti sering dilakukan oleh kelompok-kelompok dakwah. Padahal, lanjut Akmal, rata-rata aktivis JIL adalah orang berada. Mari sama bertanya: kenapa?

Bisa saja sebetulnya, sebab JIL sejak awal memang hanya concern pada dimensi pemikiran Islam, sehingga tidak berfokus untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial seperti kelompok yg kerap mereka sebut sebagai ‘Islam literalis’ itu. Dan menariknya, justru dari sudut inilah ITJ membendung pemikiran JIL di tengah umat.

Selama ini, perkumpulan aktivis-aktivis dakwah semacam ITJ, seumpama Lembaga Dakwah Kampus, One Day One Juz, Peduli Jilbab, Forum Lingkar Pena, dll., akrab dengan kegiatan-kegiatan sosial sehingga lebih dekat kepada masyarakat, berbeda dengan JIL yang di mata masyarakat seperti menara gading. Indah, menarik, tapi tak terlalu berdayaguna. Mereka asyik masyuk mendiskusikan terma-terma asing yang sarat bahasa langit, dengan referensi buku filsafat nan tebal, siang dan malam, sementara umat duduk di pinggir jalan menunggu sumbangan makan berbuka. Mereka asyik dengan dunia intelektualnya, seperti filosof Rousseau yang asik berkontemplasi namun membunuh bayi-bayi di belakang rumah. Ibarat padang rumput dan bulan purnama: takkan pernah bertemu. Tidak membumi.

Tapi bagi saya itu semua tak masalah. JIL memang bukan komunitas yang bertujuan untuk berlomba memperbanyak anggota. JIL hanyalah ‘sekumpulan sangat sedikit orang’ yang memberikan ruang untuk berbeda pendapat bahkan pada hal-hal yang dianggap tabu dalam agama, yang selam ini acap dihindari oleh kebanyakan kaum santri.

salah satu hinaan Ulil

Itulah mengapa kita paham, JIL tak membuka kantor cabang di daerah-daerah. Dan, JIL bukan merupakan kumpulan dari orang-orang yang sepakat dalam semua hal. Ide Luthfie Asy-Syaukani misalnya, bisa saja berbeda dengan Ulil Abshar Abdalla atau Abdul Moqseth Gazali. JIL bukan kelompok pemikir yang punya satu madzhab. Mereka hanya sepakat pada satu hal: bahwa perbedaan itu dibolehkan, dan manusia diberikan kebebasan untuk berpikir sejauh yang mereka mau, liberal. “sejauh yang mereka mau” itu yang membedakannya dengan ITJ.

Sayangnya, aktivis-aktivis Islam liberal tak sepenuhnya liberal, dalam arti menghargai ragam keyakinan oang lain. Ulil Abshar buktinya, yang dikenal sebagai tokoh Islam liberal paling moncer saat ini, pernah menghina wanita bercadar di twitter-nya dengan menyamakan wanita berhijab itu seumpama bungkusan kantung sampah (lihat gambar). Dari gambar itu, kita akan paham bahwa Ulil justru harus diajari bagaimana cara menghargai keragaman dalam berkeyakinan.

Atau bagaimana kita membaca sebuah catatan harian seorang Sandrina Malakiano, mantan presenter populer di Metro TV, yang menaruh kecewa kepada “para penganut Islam liberal” lantaran menyinggung keputusan istri pengamat politik Eep Saefullah Fatah itu untuk kenakan hijab. Waktu itu, menurut Sandrina, seorang yang dikenal liberalismenya dalam pemikiran Islam justru menyindirnya dengan sarkastik, “Semoga Sandrina kembali ke jalan yang benar”. Sehingga kemudian presenter cerdas itu berkesimpulan, bahwa radikalisme tak hanya berada di balik kepala kalangan yang selama ini dicap sebagai kaum fundamentalis, tapi juga bisa hinggap di balik kepala mereka yang mengaku liberal.

Jaringan Islam Liberal juga senyap dari pembelaan terhadap isu-isu Islam. Ketika penggunaan jilbab di larang di sejumlah instansi di Bali misalnya, kita tidak dengar suara lantang para intelektual itu sebagaimana mereka membela Gereja, atau membela aliran-aliran yang dikategori sesat oleh MUI.

Sehingga, wajar jika kemudian muncul pandangan di tengah masyarakat Muslim bahwa JIL, sebetulnya bukan pembela Hak Asasi Manusia dalam beragama dan berkeyakinan seperti yang acap mereka klaim, tapi tak lebih dari sekelompok kaum Islamophobia. Phobia terhadap hal-hal yang berbau Islam: Ekonomi Syariah, jilbab, nasyid-nasyid modern, atau isu-isu dunia Islam, dll.

Bahkan Jaringan Islam Liberal, dari namanya sudah mengandung sebuah ‘contradictio interminis’ atau kontradiksi di dalam dirinya. Seorang Muslim yang belajar agama secara sahih tidak mungkin liberal, karena ia dipagari oleh norma-norma agama yang membatasi kehidupannya dalam banyak hal.



Haruskah saling Menegasi?

Jangan salah kira, sekalipun dari namanya ITJ terkesan anti perbedaan—setidaknya dengan keinginan untuk membubarkan JIL—sebetulnya ITJ adalah kelompok yang mudah menerima ragam pemahaman. Mereka bisa berbeda dan menerima keragaman, juga kebebasan berfikir. Bahkan member ITJ sendiri punya latar belakang beragam-ragam, ITJ bukan komunitas dengan member yang homogen.

Hanya saja perlu dipahami, kebebasan yang dipahami ITJ adalah kebebasan berpikir yang dibatasi oleh, atau berada dalam pagar norma agama: Tidak lagi membincangkan hal-hal yang sudah diatur keabsolutan kebenarannya oleh nash atau teks al-Quran maupun hadits Nabi. Misalnya mempertanyakan otentisitas al-Quran, memperdebatkan bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi Terakhir, meragukan kehendak dan keadilan Tuhan, meragukan kredibilitas shahabat Nabi, dst., yang tabu bahkan cenderung merusak akidah kalangan yang awam terhadap agama.

Dan ITJ, atau Akmal khususnya, merasa terpanggil untuk menjaga umat dari hal tersebut. Bagian ini saya kira merupakan jawaban untuk catatan Pandji, presenter kondang Messake Bangsaku, atas program diskusi JIL versus ITJ di HardRock FM tahun lalu, tentang mengapa harus ada perbedaan yang saling menegasikan: Bahwa ITJ merasa terpanggil untuk menjaga akidah umat dari apa yang dipahami ITJ sebagai kerusakan pemikiran Islam, semata karena kecintaannya kepada saudara-saudaranya sesama Muslim.

Dalam beragama, memang terdapat kecenderungan bagi penganut agama untuk mengajak orang lain menuju jalan kesalehan sebagaimana yang ia imani. Sebab itulah muncul da’i-da’i dalam Islam, dan missionaris dalam iman kristiani. Dan lahirnya ITJ semata merupakan ekspressi dari hal itu, sekalipun tak lepas dari momentum isu “Indonesia tanpa FPI” yang digerakan oleh Jaringan Islam Liberal beberapa tahun lalu.

Lahirnya ITJ adalah ekspressi dari kecintaan kepada ummat, agar tak terpengaruh oleh virus Islam liberal. Sama persis, sebagaimana di seberang mereka JIL juga mengajak manusia untuk menerima gagasan-gagasannya dan menolak paham yang bertentangan dengan prinsip JIL. Dalam alam demokrasi, dan saya sepakat dengan Pandji, semua boleh ada. Kita boleh berbeda pendapat, dan itu sah dalam perspektif demokrasi.

Tapi tentu saja, sebagai penganut agama Islam yang besar dalam tradisi Nahdhatul Ulama, saya menaruh keprihatinan yang serupa dengan rekan-rekan ITJ, bahwa Umat ini berada dalam bahaya jika terpengaruh oleh pemikiran-pemikiran yang digagas rekan-rekan JIL.

Bisakah anda bayangkan jika umat Islam ini pelan-pelan menjadi seorang atheis, atau agnostic yang meragukan eksistensi Tuhannya? Atau meragukan bahwa Nabi Muhamad sebagai Nabi terakhir? Jika anda seorang liberalis tentu hal ini tak masalah, karena agama dipahami sebagai urusan personal-individual dimana tidak ada pihak luar yang berhak menghukumi keyakinan orang lain di luar dirinya. Iman adalah urusan masing-masing pribadi dengan Tuhan. Tapi sebetulnya agama tidak membiarkan itu. Agama mengajak orang lain untuk menempuh jalan menuju Tuhan sebagaimana diyakininya. Sebagai seorang democrat religious, penerimaan terhadap keragaman dalam berkeyakinan di batasi oleh doktrin-doktrin agama itu sendiri. Penghormatan terhadap nilai-nilai agama yang dipandang mapan merupakan hal yang final.

Bahkan, seorang paling liberal sekalipun, tetap menginginkan sesuatu negasi dari dunia ini: yaitu hal-hal yang mengganggu atau merusak liberalisme.

Sebagaimana kaum liberalis merasa nyaman andai tiap orang di dunia ini bisa seliberal dirinya –dalam arti menerima perbedaan dengan selapang-lapangnya sebagaimana ia yakini–, maka demikian pula penganut agama yang mendasarkan hidupnya pada keyakinan agama, akan merasa nyaman jika orang lain selamat dan memahami agama secara shahih. Dalam arti, sekalipun terdapat keragaman dalam mengaktualisasikan agama, perbedaan hanya terjadi pada hal-hal yang dianggap cabang , atau dalam istilah agama disebut furu’iyyah, bukan pada doktrin inti agama.

Dan, tentu saja perlu difahami, kalangan seperti ITJ ini juga menaruh hormat pada keyakinan umat beragama lain, kepada Kristen, Hindu, Buddha, Kong Hu Chu, dst. Mereka hanya terganggu, dengan apa yang mereka nilai merupakan sebuah pembusukan Islam dari dalam, itulah mengapa mereka berkeinginan: Indonesia, tanpa JIL! []

Penulis: Sigit Kamseno
Twitter @mistersigit

Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetSendShare
Aopok

Aopok

Related Posts

Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026
Nasional

Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

18 Februari 2026
Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
Religi

Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

29 Januari 2026
Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan
Religi

Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

29 Januari 2026
Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?
Religi

Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

28 Januari 2026
Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa
Religi

Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

26 Januari 2026
Belajar dari Sistem Ramadhan
Religi

Belajar dari Sistem Ramadhan

25 Januari 2026
Next Post
Maya Rumantir – Apa Dosaku

Maya Rumantir - Apa Dosaku

Embung Nglanggeran – Wisata Telaga di Puncak Bukit

Embung Nglanggeran - Wisata Telaga di Puncak Bukit

Iklan

Recommended Stories

Dj Qhelfin, InongBZ & Hesty – Ko Yang Terindah Chord

8 September 2021

Cake Pengantin Jawa Windy

14 Desember 2012
Mengenal Flexbox dan Grid CSS ( Pengertian, Sejarah, dan Contoh Penerapan )

Mengenal Flexbox dan Grid CSS ( Pengertian, Sejarah, dan Contoh Penerapan )

28 Juni 2021

Popular Stories

  • The Uncut

    Sejarah Bahasa (227): Bahasa Boano Pulau Boano di Kepulauan Maluku; Bahasa Boano dan Orang Boano di Pantai Barat Sulawesi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • How to Instantly Get Updated & Get Inspired: My 10 Favorite TED Talks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral “Cukur Kumis” Ramai Dicari Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Chindo Adidas Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Viral Pemuda Bangunkan Sahur Karyawan SPPG Pakai Lagu MBG, Aksi Kocaknya Bikin Netizen Ngakak

Viral Pemuda Bangunkan Sahur Karyawan SPPG Pakai Lagu MBG, Aksi Kocaknya Bikin Netizen Ngakak

10 Maret 2026
Viral! Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Lebaran, Stok Aman

Viral! Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Lebaran, Stok Aman

10 Maret 2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Gosip
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Perang Dunia
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu
  • Video

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscribe
  • Kategori
    • Berita
    • Explore
      • Food & Travel
      • Kuliner
      • Sejarah
      • Review
    • Bisnis
    • Edukasi
    • Entertainment
      • Lifestyle
    • Otomotif
    • Religi
    • Sports
    • Teknologi & Sains
  • Terbaru
  • Join Komunitas
  • Pasang Iklan Gratis
  • Trading & Investasi
  • Seputar Bisnis
  • Biodata Viral
  • Networks
    • Berita Viral
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Seputar Bangka
    • Seputar Kripto
    • Tempo Doeloe
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?