![]() |
| Ustadz Yusuf Mansur |
bersamaislam.com London – Pertengahan November ini, Ustadz Yusuf Mansur mengadakan kunjungan di Inggris dan bersilaturahim dengan masyarakat muslim dari Indonesia selama seminggu. Selain itu Ustadz Yusuf Mansur juga menjajaki prospek untuk mendirikan Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an di negara Ratu Elizabeth tersebut.
Ustadz Yusuf Mansur mengaku, selama seminggu ke Inggris, ia memiliki beberapa tujuan.
“Kedatangan saya ke Inggris ini punya banyak tujuan, diantaranya adalah membangun komunikasi dan jaringan dengan para Hafidz Al qur’an yang ada di Inggris,” ujar Yusuf Mansur kepada Antara London, seperti yang dilansir Republika (20/11)
Selama di Inggris, Ustadz Yusuf Mansur bersama istri, bertemu dengan keluarga muslim Indonesia yang ada di London. Pertemuan itu sendiri bertempat di Indonesia Islamic Centre (IIC) yang biasa digunakan untuk tempat pengajian masyarakat muslim asal indonesia.
IIC direncanakan akan menjadi tempat bagi muslim Indonesia di Inggris untuk menuntut ilmu sekaligus menjadi mushalla yang berada di seputar Colindale, pinggiran Kota London.
“Sambutannya luar biasa dan saya ingin menngucapkan terima kasih atas sambutan dan antusiasme masyarakat Indonesia yang ada di Inggris,” ujar Ustadz Yusuf Mansur.
Ia juga turut prihatin dengan belum terwujudnya keinginan masyarakat muslim Indonesia di London untuk memiliki tempat ibadah yang ideal seperti yang telah dimiliki oleh umat muslim dari Timur Tengah. Ustadz Yusuf Mansur memberikan tausiyah di IIC di London yang dipimpin Mehmet Purnama Hasan, dan menurut panitia, ustadz menyumbangkan sejumlah uang untuk pengembangan Islamic Centre.
Pada kesempatan ini Ustadz Yusuf Mansur mengajak para alumni yang pernah menuntut ilmu di Inggris yang sudah menjadi pejabat, agar dapat membantu mewujudkan keinginan umat muslim di Inggris untuk membangun masjid.
“Saya ajak para alumni yang pernah belajar di Inggris bisa menyisihkan uangnya untuk membantu mendirikan mesjid Indonesia,” imbuhnya.
Selama di Inggris, Ustadz Yusuf Mansur juga berkunjung ke berbagai universitas seperti Universitas Birmingham dan menyaksikan ruangan yang digunakan untuk berbagai agama. Namun yang justru ia saksikan, lebih banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa muslim untuk shalat lima waktu seperti di St Francis Hall, University of Chaplaincy.
Selain mengunjungi Glasgow University, Oxford University serta Birmingham University di Nottingham dan Birmingham, Yusuf Mansur juga menyampaikan ceramahnya dengan topik wiraswasta untuk menuju kemandirian keluarga. Ia juga menyempatkan diri menyaksikan pertandingan sepak bola di Stadion Old Trafford, milik klub Manchester United.
Dia juga berharap suatu saat akan ada santri dari pesantrennya yang akan mampu menjadi pemain sepakbola profesional sekaligus hafal Al-Qur’an. Dalam kesempatan kunjungan ke Inggris, ustadz Yusuf Mansur juga berharap akan ada duta-duta hafidz Al-Qur’an dari seluruh dunia termasuk dari Inggris.
Putri ustadz Yusuf Mansur, Wirda dan temannya, Caca yang ikut dalam rombongan, akan mengikuti program “sit in” di sekolah menengah dan kampus di Birmingham dan Colchester.
ADVERTISEMENT










