![]() |
| Hillary Clinton |
bersamaislam.com Washington – Hillary Clinton mengadakan pertemuan dengan keluarga Sullivan, yang kehilangan lima saudaranya dan menjadi pahlawan Perang Dunia II paling terkenal di Waterloo, Iowa, Amerika Serikat. Pertemuan diadakan di balai kota pada Rabu (9/12) dan membicarakan soal kepemimpinan. Hillary menegaskan mereka bertindak dengan kekuatan tekad dan tidak takut dalam peperangan.
Clinton lalu dialihkan ke masalah Donald Trump, yang sedang heboh karena pernyataan kontroversialnya melarang Muslim memasuki Amerika Serikat.
“Ini bukan hanya memalukan, tapi malah berbahaya,” ujar Clinton seperti dilansir ABC News. Ia mengatakannya di depan 400 orang undangan.
Mantan ibu negara AS itu juga mengatakan retorika Trump bertentangan dengan apa yang ia dan Gedung Putih lakukan. Hillary mengaku harus meminta bantuan dari Muslim Amerika dan umat Islam di seluruh dunia dalam mengalahkan para teroris radikal.
Dia mengatakan sebagian besar Muslim di AS dan luar negeri ada di pihaknya dan harus bekerja untuk memerangi ISIS. Donald Trump katanya, bukan hanya membahayakan dirinya sendiri dengan pernyataan tersebut, kandidat lain juga ikut menanggung resikonya.
“Ini adalah pertarungan yang harus kami menangkan. Dan saya berniat untuk melakukan apa saja karena itu adalah melawan musuh yang brutal, yang membawa atribut agama Islam untuk membenarkan idenya melakukan pembunuhan massal.” ujar Hillary.
Seperti diketahui, lima bersaudara Sullivan yang menjadi inspirasi film pemenang Academy Award ‘Saving Private Ryan’ ikut berperang di kapal USS Juneau dalam Perang Dunia II dan tewas bersama ketika kapal mereka terkena torpedo yang ditembakkan kapal selam Jepang dan tenggelam ke dasar lautan. (mh/abcnews)










