Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Adab Terhadap Tetangga

Keimanan by Keimanan
12.07.2017
Reading Time: 11 mins read
0
ADVERTISEMENT
بسم
الله الرحمن الرحيم

RELATED POSTS

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

Adab Terhadap Tetangga

Segala puji bagi Allah
Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah,
keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari
kiamat, amma ba’d
u:

Berikut pembahasan
tentang adab terhadap tetangga, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini
ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, Allahumma aamin.

Pengantar

ADVERTISEMENT
Seorang muslim mengakui
bahwa tetangga memiliki hak yang patut dipenuhinya, dan bahwa memenuhinya
merupakan ibadah, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkannya, Dia
berfirman,

وَاعْبُدُوا
اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي
الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ
الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ
أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

“Sembahlah Allah dan
janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu. Berbuat baiklah kepada dua
orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga
yang dekat, tetangga yang jauh, dan teman sejawat, Ibnu sabil (musafir yang
kehabisan bekal), dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.”
(Qs. An Nisaa: 36)

Rasulullah shallallahu
alaihi wa sallam bersabda,

«مَا زَالَ جِبْرِيلُ
يُوصِينِي بِالْجَارِ، حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ»

“Jibril senantiasa
berpesan kepadaku (untuk berbuat baik) terhadap tetangga, sehingga aku mengira
bahwa ia akan mendapatkan warisan.” (Hr. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar)

مَنْ
كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

“Barang siapa yang
beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia muliakan tetangganya.”
(Hr. Bukhari dan Muslim)

Adab Terhadap Tetangga

Berikut adab-adab
terhadap tetangga:

1. Tidak menyakitinya
baik dengan ucapan maupun perbuatan.

Rasulullah shallallahu
alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ
كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلاَ يُؤْذِ جَارَهُ

“Barang siapa yang
beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka janganlah ia sakiti tetangganya.”
(Hr. Bukhari dan Abu Dawud)

«لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ
مَنْ لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ»

“Tidak masuk surga
seorang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya.” (Hr. Muslim)

Beliau juga pernah
bersabda, “Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah,
tidak beriman.” Lalu ada yang bertanya, “Siapa wahai Rasulullah?” Beliau
menjawab,

«الَّذِي لاَ يَأْمَنُ
جَارُهُ بَوَايِقَهُ»

“Yaitu orang yang
tetangganya tidak aman dari gangguannya.” (Hr. Bukhari)

Imam Ahmad meriwayatkan
dengan sanadnya yang sampai kepada Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata,
“Ada seorang yang bertanya, “Wahai Rasulullah, ada seorang fulanah disebut
namanya karena banyak shalatnya, puasanya, dan sedekahnya, namun ia menyakiti
tetangganya dengan lisannya?” Beliau bersabda, “Dia di neraka.” Ada pula yang
bertanya, “Wahai Rasulullah, si fulanah disebut namanya karena sedikit
puasanya, sedekahnya, dan shalatnya, serta mengeluarkan sedekah dari sepotong
aqith (susu beku), dan lisannya tidak menyakiti tetangga?” Beliau bersabda,
“Dia di surga.” (Dinyatakan isnadnya hasan oleh pentahqiq Musnad Ahmad
cet. Ar Risalah).

Catatan:

Terkadang tanpa kita
sadari kita mengganggu tetangga kita, seperti menghidupkan
radio atau tipe dengan suara keras, karena boleh jadi
tetangga kita merasa terganggu dengannya meskipun kita senang mendengarnya,
karena kita tidak tahu apa sebenarnya yang disenangi tetangga kita sebagaimana
kita tidak mengetahui apa yang mereka benci. Boleh jadi di antara tetangga kita
ada yang sedang tidur, ada yang punya anak kecil, ada yang sedang sakit, ada yang
butuh ketenangan, ada yang sedang beribadah yang butuh kekhusyuan, dsb. Oleh
karena itu, cukuplah terdengar oleh kita saja.

Penulis terkadang temukan di beberapa
daerah, di dalam rumahnya terdapat speaker aktif yang cukup besar dengan maksud
memperdengarkan suara musik yang dinyalakan ke tetangga sekitar. Menurut
penulis, tindakan ini merupakan contoh mengganggu tetangga dengan lisan dan
suara kita yang mendapatkan ancaman seperti yang disebutkan dalam hadits di
atas.

Jika seorang berkata,
“Lalu mengapa masjid-masjid di zaman sekarang di Indonesia sering terdengar
suara darinya begitu keras?”

Menurut penulis -dan Allah
lebih mengetahui-, bahwa yang dikeraskan ke tengah-tengah manusia hanyalah
suara azan sebagai pemberitahuan tibanya waktu shalat dan sebagai syiar Islam.
Adapun suara dzikr, maka sunnahnya dipelankan (dibaca namun tidak perlu
menggunakan pengeras suara) sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

وَاذْكُرْ
رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ
بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ

“Dan sebutlah (nama)
Tuhannmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan
tidak mengeraskan suara,
di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu
termasuk orang-orang yang lalai.”
(Qs. Al A’raaf: 205)

Adapun dalam shalat,
dalam bacaan yang dijaharkan/dikeraskan (Subuh, Maghrib, dan Isya), maka sebaiknya
suaranya pertengahan (tidak terlalu keras dan tidak terlalu pelan). Allah
Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَلَا
تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu
mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya. Carilah
jalan tengah di antara kedua itu.”
(Qs. Al Isra’: 110)

Petunjuk dan arahan yang
bijak sebenarnya sudah diterangkan dalam Al Qur’an, hanyasaja kita tidak mau
mempelajarinya.

Abu Qatadah radhiyallahu anhu menerangkan, bahwa Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu malam pernah melewati Abu Bakr yang sedang
shalat malam dengan merendahkan suaranya, dan pada saat yang bersamaan Beliau
melewati Umar yang sedang shalat malam dengan mengeraskan suaranya. Ketika
keduanya berkumpul di hadapan Beliau, maka Beliau bersabda, “Wahai Abu Bakr,
aku melewati (rumah)mu sedangkan engkau dalam keadaan shalat dengan merendahkan
suaramu
.” Abu Bakr berkata, “Wahai Rasulullah, aku memperdengarkan kepada
Tuhan yang kepada-Nya aku bermunajat.” Beliau kemudian bersabda kepada Umar, “Wahai
Umar, aku melewati (rumah)mu sedangkan engkau dalam keadaan shalat dengan
mengeraskan suaramu.
” Umar berkata, “Wahai Rasulullah, aku membangunkan
orang-orang yang tidur dan mengusir setan.”
Maka Beliau bersabda kepada Abu Bakr, “Wahai
Abu Bakar, naikkanlah suaramu sedikit.
” Dan bersabda kepada Umar, “Rendahkanlah
suaramu sedikit
.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud, dan dishahihkan oleh Al Albani)
.

2. Berbuat
baik kepada tetangga.

Contohnya adalah
membantunya jika memerlukan bantuan, menjenguknya ketika sakit, mengiringi
jenazahnya ketika meninggal dunia, menyambutnya ketika bergembira, menghiburnya
ketika mendapatkan musibah, bertutur kata yang lembut kepadanya, demikian pula
ketika berbicara dengan anaknya, mengarahkannya dengan lembut kepada kebaikan baik
dalam urusan agama dan dunianya, menjaga areanya yang terpelihara, memaafkan
ketegelinciranya, tidak mencari-cari kesalahannya, tidak membuatnya kesempitan
baik dalam bangungan yang dibangunnya maupun pada jalannya, tidak menggangunya
dengan pancoran yang menimpa kepadanya, tidak membuang kotoran di depan rumahnya,
dsb. Ini semua merupakan bentuk sikap berbuat baik kepadanya.

3. Memberikan sesuatu
yang bermanfaat kepadanya.

Rasulullah shallallahu
alaihi wa sallam bersabda,

«يَا نِسَاءَ
المُسْلِمَاتِ، لاَ تَحْقِرَنَّ جَارَةٌ لِجَارَتِهَا، وَلَوْ فِرْسِنَ شَاةٍ»

“Wahai kaum wanita
muslimah! Janganlah sekali-kali seorang tetangga meremekan (pemberian kepada)
tetangganya meskipun hanya memberikan kaki kambing kepadanya.” (Hr. Bukhari dan
Muslim)

Beliau juga pernah
bersabda kepada Abu Dzar radhiyallahu anhu,

«يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا
طَبَخْتَ مَرَقَةً، فَأَكْثِرْ مَاءَهَا، وَتَعَاهَدْ جِيرَانَكَ»

“Wahai Abu Dzar, jika
engkau masak sayur, maka perbanyaklah airnya dan berikanlah kepada tetanggamu.”
(Hr. Muslim)

Rasulullah shallallahu
alaihi wa sallam pernah ditanya oleh Aisyah radhiyallahu anha, “Aku punya dua
tetangga, maka ke siapakah aku memberikan hadiah?” Beliau menjawab, “Kepada
yang lebih dekat pintunya denganmu.” (Hr. Ahmad, Bukhari, dan Hakim)

4. Menghormati dan
memuliakan tetangga

Oleh karena itu,
hendaknya ia tidak menghalangi tetangganya meletakkan kayu pada dindingnya,
tidak menjual dan tidak menyewakan bagian yang menempel dengan rumah tetangga
atau dekat dengannya sampai menawarkan lebih dulu kepadanya serta bermusyawarah
dengannya. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam,

«لاَ يَمْنَعْ جَارٌ
جَارَهُ أَنْ يَغْرِزَ خَشَبَهُ فِي جِدَارِهِ»

“Janganlah seorang
tetangga menghalangi tetangganya menancapkan kayuke dindingnya.” (Hr. Bukhari
dan Muslim)

مَنْ
كَانَ لَهُ شَرِيكٌ فِي حَائِطٍ، فَلَا يَبِعْهُ حَتَّى يَعْرِضَهُ عَلَيْهِ

“Barang siapa memiliki
sekutu dalam sebuah kebun, maka janganlah ia menjualnya sampai menawarkan
kepada sekutunya.” (Hr. Ahmad. Al Kharaithi menambahkan kata “jaar”
yakni bagi yang memiliki tetangga, ia juga tawarkan dulu kepadanya. Hakim juga
meriwayatkan hadits ini dan ia menshahihkannya).

Catatan:

a. Seorang muslim dapat mengetahui keadaan dirinya apakah ia telah
berbuat baik kepada tetangganya atau malah telah berbuat buruk kepada
tetangganya berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada
orang yang bertanya tentang hal itu, maka Beliau menjawab, “Apabila kamu
mendengar tetanggamu berkata, “Engkau telah berbuat baik.” Maka berarti engkau
telah berbuat baik, tetapi apabila engkau mendengar mereka berkata, “Engkau
telah berbuat buruk,” maka berarti engkau telah berbuat buruk.” (HR. Ahmad
dengan sanad yang jayyid)

b. Apabila seorang muslim diuji dengan tetangga
yang buruk, maka hendaklah ia bersabar, karena sabarnya itu akan menjadi
penyebab lepasnya ia dari hal tersebut. Pernah datang seorang laki-laki kepada
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengeluhkan tentang tetangganya, maka Beliau
bersabda, “Pergilah dan bersabarlah.” Lalu orang itu datang lagi untuk yang
kedua kali atau ketiga kalinya, maka Beliau bersabda, “Taruhlah barangmu di
jalan.” Lalu ia menaruhnya, kemudian orang-orang melewatinya dan berkata, “Ada apa dengamu?” Ia
menjawab, “Tetanggaku telah menyakitiku, lalu mereka melaknat tetangganya
sampai tetangganya datang dan berkata, “Kembalikanlah barangmu ke rumah. Demi
Alah, aku tidak akan mengulanginya lagi.” (HR. Abu Dawud, dinyatakan hasan
shahih
oleh Al Albani).

Wallahu a’lam wa shallallahu ‘alaa Nabiyyina Muhammad wa ‘alaa alihi wa
shahbihi wa sallam.

Marwan bin Musa

Maraji’:  Minhajul Muslim
(Abu Bakar Al Jazairiy), Maktabah Syamilah versi 3.45, http://islam.aljayyash.net
, Modul Akhlak SMP kelas 8 (Penulis), www.alukah.net,
 
dll.

Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetPin
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta
Religi

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Next Post
Surga Bawah Laut Ada di Raja Ampat

Jepretan K.T. Satake: Kawasan Tengger di sekitar tahun 1935

“Jangan Lihat Apa Agamanya, Tetapi Lihat Apa yang Dilakukan Orangnya”

"Jangan Lihat Apa Agamanya, Tetapi Lihat Apa yang Dilakukan Orangnya"

Iklan

Recommended Stories

Bom Tewaskan 38 Orang di Ankara. Erdogan: Pelaku Akan Dihukum Seberat-Beratnya

Perlukah Pria Merawat Wajah? Mari Mencoba Scarlett Face Care

09.06.2021

Udang Bakar Bumbu Barbeque

10.04.2020

Resep Perkedel Kentang Sosis Cincang Super Praktis

08.07.2016

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?