الله الرحمن الرحيم
Allah, shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, kepada
keluarganya, kepada para sahabatnya dan orang-orang yang mengikutinya hingga
hari Kiamat, amma ba’du:
ini beberapa larangan yang terkait dengan kaum wanita agar mereka mengetahui
dan menjauhinya, semoga Allah Azza wa Jalla menjadikan penulisan risalah ini
ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, Allahumma aamin.
bagi kaum wanita menampakkan perhiasannya kecuali kepada mahramnya.
bagi kaum wanita bertabarruj (bersolek dan menampilkan kecantikan tubuhnya).
bagi kaum wanita berbuat dusta yang mereka adakan antara tangan dan kaki mereka
(seperti: menuduh berzina, menuduh bahwa anak si fulan bukan
anak suaminya,
dsb).
dibuat menderita karena anaknya, misalnya seorang ibu dipaksa menyusukan
anaknya tanpa diberi nafkah dan pakaian atau upah.
karena anaknya, misalnya
dibebani melebihi kesanggupannya.
memisahkan antara seorang ibu (ummul walad) dengan anaknya.
mengkhitan kaum wanita secara mendalam.
menyambung rambut dan meminta disambungkan.
mencabut bulu alis, dan meminta dicabut.
mentato dan minta ditato.
mengikir gigi untuk merenggangkan jarak antara gigi-giginya dengan maksud
kecantikan.
bagi kaum wanita bersafar tanpa mahram.
berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahram.
menjima’i wanita ketika haidh.
bagi kaum wanita melepas pakaiannya di bukan rumah suaminya.
bagi kaum wanita berjalan di tengah jalan.
melihat aurat sesama jenis, apalagi
lawan jenis kecuali suami-istri.
bagi wanita memakai wewangian ketika keluar rumah.
bagi wanita melewati kaum lelaki dengan wewangian yang dipakainya agar mereka
mencium wanginya.
berduaan dengan wanita yang bukan mahram.
bagi kepala keluarga bersikap dayyuts (tidak cemburu terhadap kemaksiatan yang
terjadi pada keluarganya),
melepaskan pandangan kepada wanita yang bukan mahramnya.
melanjutkan pandangan pertama dengan pandangan kedua, dst.
bagi kaum wanita meremehkan berbagi kepada tetangga, walau pun hanya membagi kaki
kambing kepada tetangganya.
menampakkan sesuatu yang tidak dimilikinya agar terkesan memiliki.
bagi kaum wanita mencukur habis rambut kepalanya, atau memendekkannya seperti
rambut kaum lelaki.
bagi kaum wanita mencukur rambut kepalanya ketika mendapatkan musibah.
a’lam wa shallallahu ‘alaa nabiyyinaa Muhammad wa ‘alaa alihi wa shahbihi wa
sallam.
Maraji’: Al Manhiyyat Asy
Syar’iyyah (M.
bin Shalih Al Munajjid), Mukhtashar Al Kaba’ir, Maktabah Syamilah
versi 3.35, dll.







































