Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Jalan Menuju Surga

Religius by Religius
22.01.2012
Reading Time: 20 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

بسم
الله الرحمن الرحيم

Jalan Menuju Surga


Tujuan yang diharapkan dari seorang hamba adalah agar dia
beribadah kepada Allah, mengenal-Nya, mencintai-Nya, kembali kepada-Nya dan istiqamah
di atasnya serta menempuh jalan yang mengarah kepada kenikmatan (surga). Namun
jika kita melihat kebanyakan manusia, mereka dikuasai oleh hawa nafsu dan
syahwatnya, sehingga tidak lagi memiliki perhatian terhadap tujuan tersebut,
bahkan berpaling darinya, meninggalkannya dan tidak ada keinginan untuk
mengejar hal yang telah luput daripadanya. Tidak ada yang sadar dari musibah
ini, selain sedikit di antara mereka yang berakal. Mereka sadar, bahwa kerugian
yang sesungguhnya adalah ketika sibuk dalam hal yang tidak bermanfaat baik di
akhirat maupun dunianya. Mereka pun memilih arah kesempurnaan daripada
kekurangan, mereka rela menjual yang fana agar mendapatkan yang kekal. Mereka
siap memikul beban sehingga beban itu terasa nikmat, dengan begitu mereka
menjadi orang-orang yang mulia. Sifat-sifat mereka yang sadar ini tercantum dalam
sebuah manzhuumah (sya’ir) yang disusun oleh Syaikh Abdurrahman As Sa’diy
berikut, maka perhatikanlah dan mintalah kepada Allah agar anda memiliki
sifat-sifat itu:

سَعِدَ الَّذِيْنَ تَجَنَّبُوْا
سُبُلَ الرَّدَى -وَتَيَمَّمُوْا لِمَنَازِلِ الرِّضْوَانِ

ADVERTISEMENT
فَهُمُ اَّلذِيْنَ اَخْلَصُوْا فِي
مَشْيِهِمْ -مُتَشَرِّعِيْنَ بِشِرْعَةِ الْإِيْمَانِ

وَهُمُ الَّذِيْنَ
بَنَوْامَنَاِزلَ سَيْرِهِمْ-بَيْنَ الرَّجَاءِ وَالْخَوْفِ لِلدَّيَّانِ

وَهُمُ الَّذِيْنَ مَلاَ الْإِلَهُ
قُلُوْبَهُمْ- بِوِدَادِهِ وَمَحَبَّةِ الرَّحْمَنِ

وَهُمُ الَّذِيْنَ اَكْثَرُوْا
مِنْ ذِكْرِهِ-فِى السِّرِّ وَالْإِعْلاَنِ وَالْأَحْيَانِ

يَتَقَرَّبُوْنَ اِلَى الْمَلِيْكِ
بِفِعْلِهِمْ-طَاعَاتِهُ وَالتَّرْكِ لِلْعِصْيَانِ

Berbahagialah orang-orang yang menjauhi jalan-jalan ke arah
kebinasaan

Pergi menuju tempat-tempat keridhaan.

Mereka adalah orang yang ikhlas dalam melakukan perjalanan

Berbekal dengan layar iman

Mereka bangun dasar pijakan antara sikap raja’ (berharap) dan
khauf (cemas) kepada Allah Pemberi keputusan.

Allah memenuhi hati mereka dengan rasa kasih dan cinta kepada Ar
Rahman.

Mereka sering menyebut nama-Nya, baik ketika sepi, ramai dan di
setiap keadaan.

Mereka mendekatkan diri kepada Allah dengan perbuatan, berupa ketaatan
dan menjauhi kemaksiatan.

Penjelasan singkat bait pertama

Jalan-jalan ke arah kebinasaan adalah kemaksiatan yang akan mengarah kepada kebinasaan (neraka),
ia adalah jalan setan. Contohnya adalah syirk (menyekutukan Allah), meninggalkan
shalat, durhaka kepada orang tua, enggan membayar zakat, meninggalkan puasa
Ramadhan, memakan harta anak yatim, memakan riba, membunuh, berzina, bersumpah
palsu, khianat dsb. Sedangkan tempat-tempat keridhaan adalah kebalikannya,
yaitu ketakwaan yang akan mengarah kepada kebahagiaan (surga).

Mereka adalah orang yang ikhlas, yakni ikhlas yang disertai dengan mutaba’ah (mengikuti contoh)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keduanya adalah syarat diterimanya
ibadah.

Mereka bangun dasar pijakan antara sikap raja’ (berharap) dan
khauf,
maksudnya dalam beribadah mereka memiliki
rasa raja’ (berharap); yakni berharap agar ibadah mereka diterima dan merasa
khawatir jika tidak diterima. Ketika mereka melihat diri mereka kurang memenuhi
hak Allah, timbul rasa khawatir di hati mereka, dan ketika mereka melihat
nikmat dan karunia Allah, timbul rasa raja’ (berharap) di hati mereka.

Allah memenuhi hati mereka dengan rasa kasih dan cinta kepada-Nya, maksudnya hati mereka cinta kepada Allah sehingga muncul usaha
menggapai ridha-Nya dengan beramal shalih.
Ada beberapa sebab agar dicintai Allah, di antaranya
adalah membaca Al Qur’an dengan mentadabburi dan memahami maknanya, mendekatkan
diri kepada Allah dengan melakukan amalan sunnah setelah amalan wajib,
senantiasa berdzikr kepada Allah, mendahulukan yang Allah cintai apabila
dihadapkan dua hal yang dicintainya, mempelajari nama Allah dan sifat-Nya,
memperhatikan nikmat Allah baik yang tampak maupun tersembunyi serta
memperhatikan pemberian-Nya kepada kita agar membantu kita bersyukur, pasrah
kepada Allah dan menampakkan sikap butuh kepada-Nya, qiyamullail di sepertiga
malam terakhir dengan disudahi istighfar dan taubat, duduk bersama orang-orang
shalih yang cinta karena Allah serta mengambil nasehat dari mereka dan menjauhi
sebab yang menghalangi hati dari mengingat Allah.

Mereka sering menyebut nama-Nya, baik ketika sepi, ramai dan di
setiap keadaan
, yakni
dengan banyak berdzikr.

فِعْلُ الْفَرَائِضِ
وَالنَّوَافِلُ دَأْبُهُمْ-مَعَ رُؤْيَةِ التَّقْصِيْرِ وَالنُّقْصَانِ

صَبَّرُواالنُّفُوْسَ
عَلَىالْمَكَارِهِ كُلِّهَا-شَوْقًااِلىَ مَا فِيْهِ مِنْ اِحْسَانٍ

نَزَلُوْا بِمَنْزِلَةِ الرِّضَى
فَهُمْ بِهَا-قَدْ اَصْبَحُوْا فِي جُنَّةٍ وَاَمَانٍ

شَكَرُواالَّذِيْ
اَوْلَىالْخَلاَئِقِ فَضْلَهُ-بِالْقَلْبِ وَاْلأَقْوَالِ وَالْأَرْكَانِ

صَحِبُوالتَّوَكُّلَ فِيجَمِيْعِ اُمُوْرِهِمْ-مَعَ بَذْلِ
جُهْدٍفىِرِضَى الرَّحْمَنِ

عَبَدُوااْلإِلَهَ عَلَى
اعْتِقَادِ حُضُوْرِهِ-فَتَبَوَّؤُوْا فِي مَنْزِلِ الْإِحْسَانِ

Mengerjakan amalan wajib dan sunat kebiasaan mereka, namun dengan
merasakan kekurangan.

Mereka menahan diri menerima hal yang tidak mengenakkan untuk
mencapai sikap ihsan

Mereka menempati sikap ridha, di mana dengannya mereka berada
dalam perisai dan keamanan

Mereka berterima kasih kepada manusia yang paling tinggi
keutamaannya (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) baik dengan hati,
kata-kata maupun tindakan

Teman mereka adalah tawakkal dalam setiap masalah, namun dengan
usaha untuk mencapai keridhaan Ar Rahman.

Mereka beribadah kepada Allah dengan merasakan pengawasan-Nya,
sehingga mereka mencapai derajat ihsan.

Penjelasan singkat bait kedua

Mengerjakan amalan wajib dan sunat kebiasaan mereka, namun dengan
merasakan kekurangan,

Inilah kesempurnaan, yaitu mengerjakan ibadah namun merasakan
kekurangan, sehingga dapat menghindarkan diri dari rasa malas dan dapat
menghindarkan sifat ‘ujub (bangga diri) yang dapat merusak dan membatalkan
amalan.

Mereka menahan diri menerima hal yang tidak mengenakkan, yakni untuk mencapai ridha Ar rahman. Mereka sabar menjalankan ketaatan,
mereka sabar meninggalkan kemaksiatan dan mereka sabar terhadap taqdir buruk
yang menimpa mereka dengan tidak keluh kesah.

Mereka menempati sikap ridha, di mana dengannya mereka berada
dalam perisai dan keamanan

Ridha lebih tinggi daripada sabar, karena sabar hanya menahan
dirinya dengan adanya pertentangan batin, namun jika sudah ridha, maka
pertentangan batin itu luluh dan hilang. Dengan sikap ridha hidup terasa nikmat
dan terasa sejuk dipandang mata. Oleh karena itu, ridha dinamakan juga “Perisai
dunia dan tempat beritirahat para ahli ibadah
”. Hakikat ridha adalah kamu
menghadapi ketetapan-ketetapan Allah baik yang syar’i (dalam agama-Nya) maupun
yang kauni (di alam semesta) dengan dada yang lapang, jiwa yang senang, tanpa
benci dan keluh kesah.

Teman mereka adalah tawakkal dalam setiap masalah, namun dengan
usaha untuk mencapai keridhaan Ar Rahman

Dengan keduanya “tawakkal dan usaha” seseorang akan mencapai
kesempurnaan. Hakikat tawakkal adalah seseorang bersandar kepada Allah dan
yakin kepada-Nya dalam mencapai suatu manfaat baik berkaitan dengan agama
maupun dunia dan berusaha menjalani sebab-sebabnya. Sehingga, ketika seseorang
berniat mengerjakan ibadah, ia berusaha menyempurnakan dan memperbaikinya, lalu
beralih kepada Allah, mengharap kepada-Nya agar dibantu menyempurnakan
kekurangannya, dengan husnuzh zhan (bersangka baik) bahwa apa yang
diharapkannya akan tercapai.

Bukanlah termasuk tawakkal yang benar jika seseorang bersandar
kepada Allah, namun tidak dibarengi usaha. Dan bukanlah termasuk tawwakkal,
jika seseorang berusaha menggapai manfaat, namun bersandar kepada dirinya,
tidak kepada Allah.

Mereka beribadah kepada Allah dengan merasakan pengawasan-Nya,
sehingga mereka mencapai derajat ihsan

Hal ini sebagaimana sabda Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam
tentang ihsan, yaitu:

اَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ
تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ

“Kamu beribadah kepada Allah, seakan-akan
kamu melihat-Nya. Jika kamu tidak merasa begitu, maka ketahuilah bahwa Dia
melihatmu.” (HR. Muslim)

Ihsan adalah kedudukan tertinggi, akan tetapi untuk ke arahnya
seseorang butuh tahapan sedikit demi sedikit sehingga nantinya menjadi
terbiasa. Dengan ihsan seorang hamba akan merasakan kenikmatan dan rasa senang
ketika dekat dengan Tuhannya.

نَصَحُواالْخَلِيْقَةَفِىرِضَىمَحْبُوْبِهِمْ-بِاْلعِلْمِ
وَالْإِرْشَادِ وَالْإِحْسَانِ

صَحِبُوا الْخَلاَئِقَ
بِالْجُسُوْمِ-وَاِنَّمَاأَرْوَاحُهُمْ فِى مَنْزِلٍ فَوْقَانِي

اَلَابِاللهِ دَعْوْتُ
الْخَلاَئِقَ وَالْمَشَاهِدَكُلَّهَا
–خَوْفًاعَلَىالْإِيْمَانِ
مِنْ نُقْصَانٍ

عَزَفُوا الْقُلُوْبَ عَنِ
الشَّوَاغِلِ كُلِّهَا-قَدْ فَرَّغُوْا مِنْ سِوَى الرَّحْمَنِ

حَرَكَاتُهُمْ وَهُمُوْمُهُمْ
وَعُزُوْمُهُمْ- ِللهِ لاَلِلْخَلْقِ وَالشَّيْطَانِ

نِعْمَ الرَّفِيْقُ لِطَالِبِ
السُّبُلِ الَّتِي-تُفْضِي اِلَى الْخَيْرَاتِ وَاْلِإحْسَانِ

Mereka memberi nasehat kepada setiap orang untuk menggapai
kecintaan Allah dengan ilmu, bimbingan dan kebijaksanaan.

Mereka bersama manusia dengan badannya, namun ruh mereka
sebenarnya berada di atas tingkatan

Ketahuilah, karena Allah aku menyeru manusia dan sekitarnya,
lantaran khawatir terhadap lemahnya iman.

Mereka hindarkan hati dari semua yang melalaikan, selain dari
beribadah kepada Ar Rahman.

Gerakan mereka, niat dan tekad karena Allah, bukan karena manusia
dan setan.

Mereka adalah sebaik-baik teman bagi pencari jalan yang mengarah
kepada kebaikan dan kebahagiaan.

Penjelasan singkat bait ketiga

Mereka memberi nasehat kepada setiap orang untuk menggapai
kecintaan Allah dengan ilmu, bimbingan dan kebijaksanaan
,

Inilah keadaan mereka terhadap orang lain; keadaan yang paling
baik dan mulia. Mereka tampakkan rasa cinta dan keinginan agar orang lain
mendapatkan kebaikan seperti dirinya. Sehingga mereka berusaha semampu mungkin
menghilangkan keburukan yang menimpa mereka, serta berusaha memberikan hal yang
bermanfaat semampunya. Mereka beramr ma’ruf dan bernahy mungkar, berdakwah dan
menasehati mereka, memberi makan orang yang lapar, memberi pakaian orang yang
tidak memilikinya, membantu orang yang kesusahan dan membutuhkan bantuan,
mengajarkan orang yang tidak tahu, menghentikan kezhaliman yang dilakukan
seseorang dan membela orang yang dizhalimi, siap menerima gangguan dari orang
lain dan menahan diri dari mengganggu orang lain. Mereka bersungguh-sungguh
dalam beribadah kepada Allah dibarengi berbuat baik kepada sesama.

Ketahuilah, karena Allah aku menyeru manusia dan sekitarnya,
lantaran khawatir terhadap lemahnya iman

Oleh karena itu, seorang hamba hendaknya tetap memperhatikan jati
dirinya, melihat kekurangan pada dirinya. Ia pun berusaha menutupinya dengan
beramal shalih, setelah itu menjaganya dari segala yang membatalkan amalan.
Karena menjaga amal lebih berat daripada beramal. Setiap kali perhatian dan
kesungguhannya terhadap amal semakin tinggi, maka semakin tinggi pula imannya.
Ia pun hendaknya memiliki rasa takut dan harap; takut dari sifat ‘ujub (bangga
diri), riya’ (pamer), takabbur (sombong) dsb. dan berharap kepada Allah agar
amalannya diterima.

Mereka hindarkan hati dari semua yang melalaikan, selain dari
beribadah kepada Ar Rahman,
yakni mereka
berusaha menghindarkan semua yang dapat menjauhkan dari Allah dan
keridhaan-Nya. Inilah hakikat zuhud, perhatiannya kepada ibadah lebih tinggi,
sehingga ia tidak banyak-banyak dalam sesuatu selain hal yang bernilai ibadah.
Pikirannya sering melayang dalam hal-hal yang dapat mendekatkan dirinya kepada
Allah. Juga tidak lepas dari memikirkan kubur serta keadaan yang akan terjadi
di alam kubur, memikirkan kiamat dan kedahsyatannya, memikirkan neraka dan
penghuninya serta memikirkan surga dan penduduknya. Pikirannya tidak lepas dari
semua ini, inilah memikirkan hal yang bermanfaat. Sebaliknya, memikirkan hal
yang tidak bermanfaat hanya membawa penderitaan, waktunya sia-sia dan
menyibukkan pikiran dengan hal yang tidak bermanfaat baik untuk sekarang maupun
yang akan datang.

Mereka adalah sebaik-baik teman bagi pencari jalan yang mengarah
kepada kebaikan dan kebahagiaan

Ya, merekalah sebaik-baik teman. Mereka ibarat penjual minyak
wangi, seperti dalam sabda Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam berikut:

«
إِنَّمَا مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَحَامِلِ
الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ
وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً
وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا
خَبِيثَةً

“Sesungguhnya perumpamaan kawan yang shalih
dengan kawan yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang besi.
Penjual minyak wangi, bisa saja memberi minyak wangi kepadamu, kamu bisa membeli
darinya dan bisa juga mencium wanginya. Sedangkan tukang besi, bisa saja
membakar bajumu atau jika tidak, kamu mencium bau yang tidak sedap.” (HR.
Muslim)

Berkawan dengan orang shalih akan kamu dapatkan kebaikannya dari
berbagai sisi. Sebagaimana berkawan dengan orang buruk, akan kamu dapatkan
keburukannya, paling sedikit kamu akan merasa risih di sampingnya.

Kita meminta kepada Allah dengan nama-nama-Nya Yang Indah dan
sifat-sifat-Nya yang tinggi agar Dia menunjukkan jalan yang lurus; jalan
orang-orang yang diberi-Nya nikmat, jalannya para nabi, para shiddiqin, para
syuhada dan orang-orang shalih. Merekalah teman yang sebaik-baiknya. Amin ya
Rabbal ‘Alamin.

Marwan bin Musa

Diringkas dari Syarh Manzhuumah As sair ilallah wad daaril
aakhirah
karya Syaikh Abdurrahman As Sa’diy dengan diberikan tambahan.


Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetPin
Religius

Religius

Related Posts

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta
Religi

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Next Post

Luasnya Rahmat Allah

[Penginapan] Wanaka View Motel

[Penginapan] Wanaka View Motel

Iklan

Recommended Stories

Inilah Biografi Ustadz Abdul Somad

Singapore’s Chinatown Trishaw Night Tour

22.10.2011

Sejarah Menjadi Indonesia (407): Pahlawan Indonesia dan Tan Eng Hoa Sarjana Hukum Anggota BPUPK;Rechthoogeschool Batavia

09.02.2022
RAHMAT DAN BERKAH PENERAPAN SYARIAH ISLAM

Best Buy 2020

13.12.2020

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

23.01.2026
Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?