AKHLAK SEORANG HAMBA TERKAIT DENGAN IMANNYA
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Akhlak dan adab adalah termasuk bagian penting
dan utama dalam syariat Islam. Bahkan salah satu sebab Rasulullah Salallahu
‘alaihi Wasallam adalah untuk menyempurnakan akhlak. Beliau bersabda :
إِنَّمَا بُعِثْتُ
لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ
Sesungguhnya aku diutus untuk
menyempurnakan akhlak yang baik. (H.R Imam Ahmad)
Ketahuilah bahwa AllahTa’ala
memuji akhlak Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam. Allah Ta’ala
berfirman :
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ
اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ
وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Sungguh telah ada pada (diri) Rasulullah itu
SURI TELADAN yang baik bagimu (yaitu)
orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang
banyak mengingat Allah. (Q.S al Ahdzab 21).
Allah Ta’ala berfirman :
وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ
Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar benar
berbudi pekerti yang luhur. (Q.S al Qalam 4)
Lalu apa makna akhlak. Imam Ibnul Qayyim
menjelaskan tentang makna akhlak kepada
manusia, yaitu mencakup tiga hal : (1) Berbuat baik kepada orang lain.
(2) Menghindari sesuatu yang menyakiti atau yang tidak disukai orang
lain. (3) Menahan diri jika disakiti atau diperlakukan tidak baik
oleh orang lain. (Madaarijus Saalikin).
Sungguh, dalam syariat kita akhlak adalah
TERKAIT DENGAN IMAN. Dengan kata lain seseorang
yang tidak menjaga akhlak bisa dianggap tak sempurna imannya. Perhatikanlah
hadits berikut ini :
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ
وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أَوْ لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ
بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ
وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ.
Barangsiapa
yang BERIMAN kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia mengucapkan perkataan
yang baik atau diam. Dan barangsiapa yang BERIMAN kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah
dia menghormati tetangganya. Dan barangsiapa yang BERIMAN kepada Allah dan hari
akhir, hendaklah dia menghormati tamunya. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim,
dari Abu Hurairah).
Bahwa berkata
yang baik, memuliakan tetangga dan menghormati tamu sebagaimana disebutkan
dalam hadits ini, adalah termasuk bagi
penting dari akhlak seorang hamba. Ketahuilah bahwa ketika seseorang memiliki
iman yang kokoh maka akan mulia pula akhlaknya.
Oleh karena
itu, hamba hamba Allah hendaklah berusaha mempelajari akhlak dan adab dalam
Islam dan mengamalkannya. Dan juga sangat dianjurkan untuk selalu memohon kepada Allah Ta’ala agar dituntun mengamalkan akhlak yang
baik. Diantara doa yang diajarkan Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam
dan sangat baik kita amalkan adalah :
Pertama :
Memohon diperbagus akhlak
اَللَّهُمَّ أَحْسَنْتَ خَلْقِي فَأَحْسِنْ خُلُقِي
“Ya Allah, Engkau telah memperbagus
penciptaanku, maka baguskanlah akhlakku. (H.R Imam Ahmad).
Kedua :
Memohon ditujukkan akhlak yang baik.
اَللَّهُمَّ اهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي
لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي
سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ
“Ya Allah, tunjukkanlah aku kepada AKHLAK YANG
BAIK, tidak ada yang dapat menunjukkan kepadanya kecuali Engkau. Dan
palingkanlah dariku kejelekan akhlak, tidak ada yang dapat memalingkannya
dariku kecuali Engkau. (H.R Imam Muslim).
Ketiga :
Memohon berlindung dari akhlak yang buruk.
اللَّهُمَّ اهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَعْمَالِ وَأَحْسَنِ
الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَقِنِي سَيِّئَ
الْأَعْمَالِ وَسَيِّئَ الْأَخْلَاق لَا يَقِي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ
Ya Allah,
berilah petunjuk kepadaku untuk berbuat sebaik-baik amalan, sebaik-baik akhlak,
tidak ada yang bisa menunjuki untuk berbuat sebaik-baiknya kecuali Engkau. Dan
lindungi kami dari buruknya amalan dan BURUKNYA AKHLAK, dan tidak ada yang
melindungi dari keburukan kecuali Engkau. (H.R an Nasa’i).
Insya Allah
ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (2.137)






























