hamba Allah kita adalah orang orang yang amat sangat takut kepada api
neraka. Oleh karena itu setiap saat kita
berdoa, memohon kepada Allah Ta’ala agar dijauhkan dari api neraka yang amat
dahsyat itu. Dan diantara yang tak
pernah kita lalaikan dalam hal ini adalah satu doa yang diajarkan Allah Ta’ala
dalam firman-Nya surat al Baqarah 201.
Wasallam sering sekali membaca doa ini, yakni yang disebut dalam surat al
Baqarah 201 tersebut :
دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اللَّهُمَّ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ
النَّارِ
doa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang paling sering diucapkan
beliau adalah : “ Ya Allah, Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan
di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka. (H.R
Imam Bukhari dan Imam Muslim).
dianjurkan. Tetapi hamba hamba Allah paham betul bahwa doa saja belum cukup.
Haruslah dilengkapi pula dengan amal amal shalih terutama sekali yang wajib dan
juga yang sunnah.
mendapat perisai atau pelindung dan bahkan dijauhkan dari api neraka adalah
MELAKUKAN IBADAH PUASA. Sungguh Allah Ta’ala melalui Rasul-Nya telah
menjelaskan keutamaan dan manfaat berpuasa bagi orang orang beriman,
diantaranya adalah :
terhadap api neraka.
Wasallam bersabda :
يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ
seorang hamba dari siksa neraka. (H.R Imam Ahmad).
: Maksudnya puasa adalah penghalang antara dirinya dengan api neraka. Hal ini
mencakup puasa yang wajib seperti puasa Ramadhan dan juga puasa sunnah seperti
puasa enam hari di bulan Syawal, puasa Senin-Kamis, puasa tiga hari setiap
bulan, puasa Dzulhijjah, puasa ‘Arafah, dan puasa ‘Asyura (Lihat Fii Syarhi al Arba’in an Nawawiyyah).
melakukan ibadah puasa adalah salah satu cara untuk terhindar dari api
neraka bahkan bisa dijauhkan dengan sejauh jauhnya. Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :
باعد الله بذالك وجهه عن النار سبعين خريفا
jalan Allah melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh
tujuh puluh musim karena puasanya itu. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim, dari
Abu Sa’id al Khudri)
sabda Rasulullah tentang 70 musim adalah perjalanan 70 tahun. (Fathul Bari).
menjaga dengan sungguh sungguh ibadah puasa yang diwajibkan dan senantiasa
melazimkan diri untuk melakukan puasa sunnah YANG DISYARIATKAN.
manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.931)






































