bagi kita. Kita telah bertemu dengannya berkali kali. Ada yang sudah bertemu
10, 20 bahkan ada yang sudah bertemu Ramadhan lebih dari 50 kali.
ketika mendapat anugerah bertemu dengan Ramadhan karena keutamaan dan kebaikan
yang banyak ada padanya. Oleh karena itu
kita selalu berdoa untuk dipertemukan dengan Ramadhan dan diberi kekuatan untuk
beribadah padanya serta kita bermohon pula kepada Allah Ta’ala agar ibadah kita
diterima.
para ulama dahulu juga bersungguh sungguh berdoa sebelum Ramadhan. Diantara
doanya adalah :
إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً
sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku
di bulan Ramadhan. (Lathaif al Ma’arif).
keutamaan dan kebaikan yang ada di bulan Ramadhan adalah untuk menghapus dosa.
Dalam hal ini paling tidak ada tiga
jalur yaitu :
melaksanakan puasa.
melaksanakan puasa Ramadhan akan diampuni dosanya yang telah lalu. Rasulullah
Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :
إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah
lalu. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim,
dari Abu Hurairah)
adalah meyakini wajibnya puasa yang dia lakukan. Sedangkan yang dimaksud dengan
mengharapkan pahala atau ihtisab adalah keinginan mendapatkan balasan pahala
dari Allah Ta’ala (Fath al Bari)
shalat taraweh
menyebutkan :
رضي الله عنه – أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: – مَنْ
قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا, غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ
ذَنْبِهِ
Salllahu ‘alaihi Wasallam, beliau bersabda : Jika seseorang melaksanakan shalat
taraweh atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah akan diampuni dosa dosanya
yang telah lalu. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim)
tarawih. Hal ini juga menunjukkan bahwa disebut ikhlas jika seseorang mengharap
pahala dari sisi Allah ketika beramal.
shalat pada malam qadar
bersabda :
إَيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
(H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim)
malam qadar tersebut. Telah diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, (dia)
berkata : Aku bertanya, “Ya Rasulullah !. Apa pendapatmu jika aku tahu kapan
lailatul qadr (terjadi), apa yang harus aku ucapkan ?. Beliau menjawab, ucapkanlah :
الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku (H.R at Tirmidzi dan Ibnu
Majah).
karena itu mari kita isi bulan Ramadhan dengan ibadah ibadah yang disyariat
sehingga kita menjadi orang orang bertakwa dan dosa dosa kita diampuni. Insya
Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.622)







































