hambatan, rintangan dan perkara sulit dalam mencapai suatu keinginan atau
harapan. Tidak semua selalu berjalan
lancar dan mudah. Bahkan dalam beribadah seperti belajar ilmu bahkan berdakwah sering juga ada hambatan.
dalam suatu perkara adalah juga sebagai ujian antara lain untuk menguji
keimanan seorang hamba. Allah Ta’ala berfirman :
يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ
الْكَاذِبِينَ
dibiarkan hanya dengan mengatakan : Kami telah beriman, sedang mereka tidak
diuji ?. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang orang sebelum mereka, maka
Allah pasti mengetahui orang orang yang benar
dan pasti mengetahui orang orag yang dusta. (Q.S al Ankabut 2-3).
lainnya adalah ketetapan Allah Ta’ala yang pasti berlaku bagi setiap hamba-Nya.
Allah Ta’ala berfirman :
ٱللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَىٰنَا ۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ
melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami dan
hanya kepada Allah bertawakkal orang orang yang beriman. (Q.S at Taubah
51).
seorang hamba harus bersabar dan berusaha mencari jalan yang lebih baik. Namun
demikian sangatlah dianjurkan untuk berdoa. Memohon kepada Allah Ta’ala agar
dimudahkan ketika menghadapi perkara sulit. Diantara doa yang diajarkan
Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam adalah :
اَللَّهُمَّ لا سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً
وَ أَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
Ya Allah tak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah, dan yang
sulit bisa Engkau permudah bila Engkau kehendaki mudah. (H.R Ibnu Hibban).
ada sesuatu yang lembut dan mudah melainkan yang telah Engkau buat menjadi
lembut dan mudah. Sedangkan makna al HAZNA
adalah setiap yang rumit dan susah. (Lihat Syarah Hisnul Muslim).
urusan kita. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu Alam. (1.513).







































