jadi judul tulisan ini mendatangkan pertanyaan bagi sebagian orang. Bukankah
kalau sebagian harta kita diinfakkan atau disedekahkan akan menjadi berkurang.
Iya memang demikian secara matematika dan logika. Suatu jumlah akan berkurang
sebanyak jumlah yang diambil atau dikeluarkan.
ternyata tidaklah demikian dalam timbangan syariat. Ketahuilah bahwa Allah
Ta’ala akan melipat gandakan harta yang diinfakkan di jalan –Nya, yakni
sebagaimana firman-Nya : “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di
jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap
tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki
dan Allah Mahaluas dan Maha Mengetahui”.(Q.S al Baqarah 261)
ayat ini dengan sangat terang menjelaskan bahwa Allah melipat gandakan harta
orang orang yang berinfak di jalan-Nya sampai tujuh ratus kali lipat bahkan
bisa jadi lebih dari itu.
as Sa’di berkata : Nafkah nafkah seperti ini (infak di jalan Allah) akan
dilipat gandakan. Kelipatan ini dengan tujuh ratus kali lipat hingga berlipat
ganda lagi banyaknya dari itu. Karena
itu Allah berfirman : “Allah melipat
gandakan (balasan) bagi siapa yang Dia kehendaki. Itu tentunya sesuai dengan apa yang ada dalam hati orang
yang berinfak tersebut dari keimanan dan keikhlasan yang tulus. Juga sesuai
dengan kebaikan dan manfaat yang dihasilkan dari infaknya tersebut. (Tafsir
Taisir Karimir Rahman).
pelipat gandaan pahala berinfak juga dijelaskan dalam sabda Rasulullah Salallahu “alaihi wasallam : “Man
anfaqa nafaqatan fii sabiilillahi, kutibat lahu sab’a mi-ati dhi’fin”
Barangsiapa yang berinfak di jalan Allah, maka dicatat baginya tujuh ratus kali
lipat. (H.R Imam Muslim).
Salallahu ‘alaihi Wasallam bersabda : “Turunkanlah (datangkanlah) rizkimu
(dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah.” (H.R al-Baihaqi).
kikir atau bakhil dalam mengeluarkan infak ataupun sedekah maka rizkinya
terhambat sehingga hartanya bisa berkurang. Dari Asma’ binti Abu Bakar, ia
berkata, Rasulullah bersabda kepadaku : “Janganlah kamu menyimpan hartamu
(bakhil) sehingga Allah akan menutupi rizkimu”.
atau sedekahkan atau nafkahkanlah. Dan janganlah kamu menghitung hitungnya
sehingga Allah akan menghitung hitung pemberian-Nya kepadamu. Dan janganlah
kamu menakar nakarnya sehingga Allah akan menakar nakar pemberian-Nya kepadamu”.
(Mutafaqun ‘alaihi).
bersedekah sehingga pintu rizkinya akan selalu terbuka karena Allah Ta’ala berjanji
akan memberi ganti yang lebih banyak dan insya Allah semakin berkah. Wallahu
A’lam. (1.211)




































