Azwir B. Chaniago
gemstone mulai diminati lagi oleh banyak orang. Sehingga bisnis dibidang ini
jadi meningkat. Toko atau kios bahkan lapak yang menjual batu akik muncul
dibanyak lokasi. Koleksi berbagai jenis batu akik muncul. Mulai dari harga yang
sangat murah sampai kepada yangĀ mahal
sekali.Ā
akik pada umumnya adalah sekedar perhiasan yang dipakai berupa cincin, kalung
dan gelang ataupun yang lainnya. Memakai cincin batu akik hukum asalnya adalah
suatu hal yang mubah atau boleh boleh saja dengan catatan tidak dikaitkan
dengan berbagai kepercayaan yang tidak syarāi.Ā
seseorangĀ membeli batu akik karena
keinginan dan kepercayaan tertentu. Bahkan sampai ada yang memposisikan batu
akik tidak pada tempatnya atau melebihi dari yang sepatutnya. Adapula yang
membeli Ā karena keyakinan keyakinan
khusus kepada batu akik jenis tertentu.
ya tetap batu meskipun batu yang satu Ā terlihat lebih bagus dari yang lain dan itupun
relatif. Tergantung selera yang melihat. Mungkin ada yang suka jenis kalimaya
atau black opal. Ada yang suka jenis merah delima, kecubung, sungai dare dan
yang lainnya.
berlebihan dalam memberi nilai kepada batu akik. Diantaranya adalah karena
promosi yang hebat dari sebagian penjualnya sehingga ada yang mau membeli
dengan harga mahal. Misalnya ada jenis batu tertentu Ā yang katanya
memiliki kelebihan ini dan itu. Pada hal kelebihan kelebihan yang disebutkan itu tidaklah
pantas dan bahkan tidak mungkin dimiliki oleh sebuah benda mati yang bernama
batu. Keyakinan yang demikian terkadang sampaiĀ
merusak akidah dan mengantarkan seseorang kepada perbuatan syirik. Naāudzubillah.
terhadap batu akik itu sudah ada sejak dulu. Bahkan kelebihan kelebihan batu ada
yang mereka dukung dengan banyak hadits. Tetapi ternyata hadits haditnya adalah
maudhuā atau palsu. Ā
Albani, seorang Ulama besar ahli hadits, dalam Kitab beliau Silsilatul
Ahaadiits adh Dhaifah wal Maudhuāah, mengungkapkan beberapa hadits maudhuā atau
palsu tentang batu akik.
fa innahu mubarakunā Pakailah cincin dengan batu akik karena batu akik itu
diberkati.
perawi hadits ini terdapat Yaāqub bin al Walid al Madani atau dalam riwarat
lain disebutkan Yaāqub bin Ibrahim. Dalam biografi Yaāqub ini, Imam adz
DzahabiĀ berkataĀ : Imam Ahmad mengatakan bahwa Yaāqub termasuk
deretan pendusta besar pemalsu hadits ranking atas.
hadits ini maudhuā atau palsu.
fa innahu yunfiil faqraā. Gunakanlah cincin Ā akik karena sesungguhnya cincin akik itu dapat
menolak kefakiran.
adz Dzahabi dalamĀ Kitab al Mizan berkata
: Ini adalah hadits maudhuā. Pernyataan ini dikuatkan oleh Ibnu Hajar dalam al
Lisan dan Ibnul Jauzi dalam al Maudhuāat.
amar, wal yumna ahaqqu bizziinahā Ā Gunakanlah cincin akik karena ia dapat
mensukseskan segala urusan dan tangan kanan lebih patut untuk dihiasi.
Ibnu Hajar dalam al Lisan berkata : Tidak diragukan lagi bahwa hadits ini
maudhuā, namun saya tidak mengetahui siapa yang memalsukannya. Pernyataan ini
dikukuhkan oleh ImamĀ as Suyuthi dalam
Kitab al Laāali.
khawaatimil āaqiiqi fa innahu laa yushiibu ahadukum ghammu maa daama āalaihiā. Pakailah
cincin akik karena seseorang tidak akan ditimpa kesedihan selama ia memakainya.
ini maudhuā. Diriwayatkan oleh Ali bin Mahrawiyah. Dalam sanadnyaĀ terdapat seorang bernama Daud bin Sulaiman al
Ghazi al Jarjani yang oleh Ibnu Maāin dinyatakan sebagai pendusta. Imam adz Dzahabi
berkata : Dia adalah syaikh kadzdzabin atau biangnya pembohong.
āaqiiqi lam yazak yaraa khairanā. Barangsiapa memakai cincin akik ia akan
selalu menjumpai kebaikan.
ini maudhuā. Ibnul Jauzi meriwayatkannya dalam al Maudhuāat dengan sanad dari
Ibnu Hibban yakni dalam Kitab adh Dhuāafaā.
Hadits hadits (maudhuā atau palsu) ini Ā sangat menyesatkan akidah yang sehat dan murni.
oleh Syaikh al Albani).
kita semua. Ā Wallahu Aālam (536) Ā Ā




























