HADITS HADITS PALSU TENTANG BATU AKIK
Oleh :
Azwir B. Chaniago
Azwir B. Chaniago
SejakĀ lima atau enam tahun yang lalu batu akik atau
gemstone mulai diminati lagi oleh banyak orang. Sehingga bisnis dibidang ini
jadi meningkat. Toko atau kios bahkan lapak yang menjual batu akik muncul
dibanyak lokasi. Koleksi berbagai jenis batu akik muncul. Mulai dari harga yang
sangat murah sampai kepada yangĀ mahal
sekali.Ā
gemstone mulai diminati lagi oleh banyak orang. Sehingga bisnis dibidang ini
jadi meningkat. Toko atau kios bahkan lapak yang menjual batu akik muncul
dibanyak lokasi. Koleksi berbagai jenis batu akik muncul. Mulai dari harga yang
sangat murah sampai kepada yangĀ mahal
sekali.Ā
Tujuan membeli dan memakai batu
akik pada umumnya adalah sekedar perhiasan yang dipakai berupa cincin, kalung
dan gelang ataupun yang lainnya. Memakai cincin batu akik hukum asalnya adalah
suatu hal yang mubah atau boleh boleh saja dengan catatan tidak dikaitkan
dengan berbagai kepercayaan yang tidak syarāi.Ā
akik pada umumnya adalah sekedar perhiasan yang dipakai berupa cincin, kalung
dan gelang ataupun yang lainnya. Memakai cincin batu akik hukum asalnya adalah
suatu hal yang mubah atau boleh boleh saja dengan catatan tidak dikaitkan
dengan berbagai kepercayaan yang tidak syarāi.Ā
Tapi tidak jarang pula
seseorangĀ membeli batu akik karena
keinginan dan kepercayaan tertentu. Bahkan sampai ada yang memposisikan batu
akik tidak pada tempatnya atau melebihi dari yang sepatutnya. Adapula yang
membeli Ā karena keyakinan keyakinan
khusus kepada batu akik jenis tertentu.
seseorangĀ membeli batu akik karena
keinginan dan kepercayaan tertentu. Bahkan sampai ada yang memposisikan batu
akik tidak pada tempatnya atau melebihi dari yang sepatutnya. Adapula yang
membeli Ā karena keyakinan keyakinan
khusus kepada batu akik jenis tertentu.
Ketahuilah bahwa yang namanya batu
ya tetap batu meskipun batu yang satu Ā terlihat lebih bagus dari yang lain dan itupun
relatif. Tergantung selera yang melihat. Mungkin ada yang suka jenis kalimaya
atau black opal. Ada yang suka jenis merah delima, kecubung, sungai dare dan
yang lainnya.
ya tetap batu meskipun batu yang satu Ā terlihat lebih bagus dari yang lain dan itupun
relatif. Tergantung selera yang melihat. Mungkin ada yang suka jenis kalimaya
atau black opal. Ada yang suka jenis merah delima, kecubung, sungai dare dan
yang lainnya.
Lalu kenapa timbul kepercayaan yang
berlebihan dalam memberi nilai kepada batu akik. Diantaranya adalah karena
promosi yang hebat dari sebagian penjualnya sehingga ada yang mau membeli
dengan harga mahal. Misalnya ada jenis batu tertentu Ā yang katanya
memiliki kelebihan ini dan itu. Pada hal kelebihan kelebihan yang disebutkan itu tidaklah
pantas dan bahkan tidak mungkin dimiliki oleh sebuah benda mati yang bernama
batu. Keyakinan yang demikian terkadang sampaiĀ
merusak akidah dan mengantarkan seseorang kepada perbuatan syirik. Naāudzubillah.
berlebihan dalam memberi nilai kepada batu akik. Diantaranya adalah karena
promosi yang hebat dari sebagian penjualnya sehingga ada yang mau membeli
dengan harga mahal. Misalnya ada jenis batu tertentu Ā yang katanya
memiliki kelebihan ini dan itu. Pada hal kelebihan kelebihan yang disebutkan itu tidaklah
pantas dan bahkan tidak mungkin dimiliki oleh sebuah benda mati yang bernama
batu. Keyakinan yang demikian terkadang sampaiĀ
merusak akidah dan mengantarkan seseorang kepada perbuatan syirik. Naāudzubillah.
Rupanya kepercayaan yang berlebihan
terhadap batu akik itu sudah ada sejak dulu. Bahkan kelebihan kelebihan batu ada
yang mereka dukung dengan banyak hadits. Tetapi ternyata hadits haditnya adalah
maudhuā atau palsu. Ā
terhadap batu akik itu sudah ada sejak dulu. Bahkan kelebihan kelebihan batu ada
yang mereka dukung dengan banyak hadits. Tetapi ternyata hadits haditnya adalah
maudhuā atau palsu. Ā
Syaikh Muhammad Nashiruddin al
Albani, seorang Ulama besar ahli hadits, dalam Kitab beliau Silsilatul
Ahaadiits adh Dhaifah wal Maudhuāah, mengungkapkan beberapa hadits maudhuā atau
palsu tentang batu akik.
Albani, seorang Ulama besar ahli hadits, dalam Kitab beliau Silsilatul
Ahaadiits adh Dhaifah wal Maudhuāah, mengungkapkan beberapa hadits maudhuā atau
palsu tentang batu akik.
Pertama : āTakhattamuu bil āaqiiqi
fa innahu mubarakunā Pakailah cincin dengan batu akik karena batu akik itu
diberkati.
fa innahu mubarakunā Pakailah cincin dengan batu akik karena batu akik itu
diberkati.
Syaikh al Albani berkata : Dalam
perawi hadits ini terdapat Yaāqub bin al Walid al Madani atau dalam riwarat
lain disebutkan Yaāqub bin Ibrahim. Dalam biografi Yaāqub ini, Imam adz
DzahabiĀ berkataĀ : Imam Ahmad mengatakan bahwa Yaāqub termasuk
deretan pendusta besar pemalsu hadits ranking atas.
perawi hadits ini terdapat Yaāqub bin al Walid al Madani atau dalam riwarat
lain disebutkan Yaāqub bin Ibrahim. Dalam biografi Yaāqub ini, Imam adz
DzahabiĀ berkataĀ : Imam Ahmad mengatakan bahwa Yaāqub termasuk
deretan pendusta besar pemalsu hadits ranking atas.
Syaikh al Albani menegaskan bahwa
hadits ini maudhuā atau palsu.
hadits ini maudhuā atau palsu.
Kedua : āTakhattamuu bil āaqiiqi
fa innahu yunfiil faqraā. Gunakanlah cincin Ā akik karena sesungguhnya cincin akik itu dapat
menolak kefakiran.
fa innahu yunfiil faqraā. Gunakanlah cincin Ā akik karena sesungguhnya cincin akik itu dapat
menolak kefakiran.
Syaikh al Albani mengatakan bahwa
adz Dzahabi dalamĀ Kitab al Mizan berkata
: Ini adalah hadits maudhuā. Pernyataan ini dikuatkan oleh Ibnu Hajar dalam al
Lisan dan Ibnul Jauzi dalam al Maudhuāat.
adz Dzahabi dalamĀ Kitab al Mizan berkata
: Ini adalah hadits maudhuā. Pernyataan ini dikuatkan oleh Ibnu Hajar dalam al
Lisan dan Ibnul Jauzi dalam al Maudhuāat.
Ketiga : Ā āTakhattamuu bil aqiiqi fa innahu anjahu lil
amar, wal yumna ahaqqu bizziinahā Ā Gunakanlah cincin akik karena ia dapat
mensukseskan segala urusan dan tangan kanan lebih patut untuk dihiasi.
amar, wal yumna ahaqqu bizziinahā Ā Gunakanlah cincin akik karena ia dapat
mensukseskan segala urusan dan tangan kanan lebih patut untuk dihiasi.
Syaikh al Albani mengatakan bahwa
Ibnu Hajar dalam al Lisan berkata : Tidak diragukan lagi bahwa hadits ini
maudhuā, namun saya tidak mengetahui siapa yang memalsukannya. Pernyataan ini
dikukuhkan oleh ImamĀ as Suyuthi dalam
Kitab al Laāali.
Ibnu Hajar dalam al Lisan berkata : Tidak diragukan lagi bahwa hadits ini
maudhuā, namun saya tidak mengetahui siapa yang memalsukannya. Pernyataan ini
dikukuhkan oleh ImamĀ as Suyuthi dalam
Kitab al Laāali.
Keempat : Takhattamuu bil
khawaatimil āaqiiqi fa innahu laa yushiibu ahadukum ghammu maa daama āalaihiā. Pakailah
cincin akik karena seseorang tidak akan ditimpa kesedihan selama ia memakainya.
khawaatimil āaqiiqi fa innahu laa yushiibu ahadukum ghammu maa daama āalaihiā. Pakailah
cincin akik karena seseorang tidak akan ditimpa kesedihan selama ia memakainya.
Syaik al Albani berkata : Hadits
ini maudhuā. Diriwayatkan oleh Ali bin Mahrawiyah. Dalam sanadnyaĀ terdapat seorang bernama Daud bin Sulaiman al
Ghazi al Jarjani yang oleh Ibnu Maāin dinyatakan sebagai pendusta. Imam adz Dzahabi
berkata : Dia adalah syaikh kadzdzabin atau biangnya pembohong.
ini maudhuā. Diriwayatkan oleh Ali bin Mahrawiyah. Dalam sanadnyaĀ terdapat seorang bernama Daud bin Sulaiman al
Ghazi al Jarjani yang oleh Ibnu Maāin dinyatakan sebagai pendusta. Imam adz Dzahabi
berkata : Dia adalah syaikh kadzdzabin atau biangnya pembohong.
Kelima : āMan takhattama bil
āaqiiqi lam yazak yaraa khairanā. Barangsiapa memakai cincin akik ia akan
selalu menjumpai kebaikan.
āaqiiqi lam yazak yaraa khairanā. Barangsiapa memakai cincin akik ia akan
selalu menjumpai kebaikan.
Syaikh al Albani berkata : Hadits
ini maudhuā. Ibnul Jauzi meriwayatkannya dalam al Maudhuāat dengan sanad dari
Ibnu Hibban yakni dalam Kitab adh Dhuāafaā.
ini maudhuā. Ibnul Jauzi meriwayatkannya dalam al Maudhuāat dengan sanad dari
Ibnu Hibban yakni dalam Kitab adh Dhuāafaā.
Syaikh al Albani mengatakan bahwa :
Hadits hadits (maudhuā atau palsu) ini Ā sangat menyesatkan akidah yang sehat dan murni.
Hadits hadits (maudhuā atau palsu) ini Ā sangat menyesatkan akidah yang sehat dan murni.
Ā (Lihat Kitab Silsilah Hadits Dhaāif dan Maudhuā
oleh Syaikh al Albani).
oleh Syaikh al Albani).
Insya Allah ada manfaatnya bagi
kita semua. Ā Wallahu Aālam (536) Ā Ā
kita semua. Ā Wallahu Aālam (536) Ā Ā
ADVERTISEMENT








