Azwir B. Chaniago
agar dirinya menjadi manusia yang memiliki pribadi baik bahkan paling baik.
Ketahuilah saudaraku bahwa Rasulullah telah banyak meyampaikan penjelasan dalam sabda beliau tentang siapa siapa saja yang
dikatakan sebagai manusia paling baik. Dua diantaranya adalah :
baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain. (Hadits Hasan,
Lihat Shahihul Jami’, Syaikh al Albani).
karunia yang tidak sama atau berbeda antara manusia yang satu dengan yang
lainnya. Ada yang diberi kelebihan ilmu, ada yang kelebihan harta, ada yang
lebih dalam hal kekuatan dan ada pula yang lebih dalam hal pangkat dan jabatan.
Melihat kepada zhahir hadits maka setiap orang yang memiliki sesuatu yang lebih
maka haruslah digunakannya untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Itulah
salah satu kunci untuk menjadi manusia terbaik dan dicintai oleh Allah
Subhanahu wa Ta’ala.
disebutkan bahwa ada seorang laki laki datang kepada Rasulullah dan bertanya :
Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling dicintai Allah Subhanahu wa Ta’ala
?.
paling dicintai Allah Ta’ala adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia
dan amal yang paling dicintai Allah Ta’ala adalah kebahagiaan yang engkau
masukkan ke dalam diri seorang muslim atau engkau menghilangkan suatu kesulitan
atau engkau melunasi hutang atau
menghilangkan kelaparan … (H.R ath Thabrani, Mu’jamul Kabir).
Tidak mengganggu orang lain adalah
salah satu fase dalam berbuat kebaikan meskipun belum mampu melakukan kebaikan
yang sesungguhnya. Bisa juga dikatakan langkah awal dalam berbuat kebaikan dan
salah satu jalan untuk menjadi orang baik. Sungguh diantara tanda orang yang
baik adalah tidak suka mengganggu orang
lain dengan lisannya.Tidak suka menuduh, mencela, mengghibah, menghasut, menfitnah, menyebarkan kabar buruk dan yang
lainnya yang bisa mengganggu orang lain.
fisiknya seperti memukul, mencuri, merampok dan berbuat kerusakan.
bahwa Abdullah ibn Amr al ‘Ash berkata : Ada seorang laki laki bertanya kepada
Rasulullah : Siapakah orang muslim yang paling baik ?. Beliau menjawab : “Man salimal muslimuuna min lisaanihi wa yadihi”. Orang (muslim)
yang kaum muslimin merasa selamat dan aman dari lisan dan tangannya. (H.R Imam
Muslim).
hadits ini ialah orang Islam yang sempurna imannya, mereka tidak mengganggu
orang Islam lainnya baik dengan perkataannya atau perbuatannya. Dan dikhususkan
dengan penyebutan tangan karena paling besarnya perbuatan yang dilakukan oleh
manusia adalah dengan tangannya (Lihat Syarah Shahih Muslim).
pula hadits yang hamper semakna dengan ini. Rasulullah bersabda : “Al muslimu man salimal muslimuuna
min lisaanihi wa yadih”. Orang Islam itu ialah orang yang selamat orang
Islam lainnya dari gangguan lidah dan tangannya (H.R Imam Ahmad, dari Abu
Hurairah).




































![[Lirik+Terjemahan] HoneyWorks feat. Shibasaki Ken (CV: Eguchi Takuya) – Ijiwaru na Deai (Pertemuan Yang Kejam)](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/01/HoneyWorks-IjiwarunaDeai_2.jpg?fit=400%2C400&ssl=1)

