Pada dasarnya waktu ini adalah relatif pendek dan tidaklah seorang pun
mengetahui berapa lama dia akan berada di dunia karena setiap orang mendapat jatah waktu yang
berbeda sesuai takdir yang telah Allah Ta’ala tetapkan. Dan jatah waktu inilah
kesempatan untuk berbekal.
Sungguh dunia ini
adalah tempat berbekal dan bekal terbaik adalah takwa. Takwa akan mudah dicapai dengan ilmu dan amal shalih.
Seorang hamba yang cerdas dan berilmu maka dia akan memanfaatkan kesempatan di
dunia yang tidak terlalu lama ini untuk beribadah dengan mendahulukan amal yang
paling utama dari yang utama.
Ketahuilah bahwa keutamaan suatu amal bergantung
diantaranya adalah pada jenisnya, pada waktunya ataupun tempat, keadaan dan
yang lainnya.
memberikan kepada kita beberapa contoh tentang amal amal yang
paling utama, diantaranya :
jihad, walaupun hal itu akan meninggalkan shalat (sunnah) di malam hari dan
puasa di siang hari.
membaca al Qur an, dzikir dan doa.
membaca al Qur an atau berdzikir) dan
sibuk menjawab muadzdzin.
shalat pada waktunya, dan keluar menuju masjid, walaupun jauh, serta berusaha
mendatanginya bagaimana pun caranya.
adalah bersegera membantu orang yang membutuhkan dengan
kedudukan, tenaga dan harta yang dimiliki.
keinginan untuk memahami dan memikirkannya, hingga seakan akan Allah Ta’ala
berbicara kepadamu.
berdzikir.
ibadah, takbir, tahlil dan tahmid.
Ramadhan adalah menetap di masjid, menyendiri dan beri’tikaf.
meninggal adalah menjenguknya, menghadiri jenazahnya dan pemakamannya, serta
mendahulukan hal itu atas keperluan pribadimu.
sibuk melayaninya.
keadaan adalah mencari ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan sibuk dengan
menunaikan kewajiban, tugas serta ketentuan dalam waktu itu.
(280)






































